Bentuk perilaku anak dengan mendongeng, begini caranya!

Bentuk perilaku anak dengan mendongeng, begini caranya!

Ketahui, yuk, apa saja yang perlu dilakukan agar aktivitas mendongeng bisa lebih maksimal.

Dengan cara mendongeng yang menarik, anak tentu saja akan lebih tertarik sehingga banyak pesan moral dalam cerita bisa tersampaikan. Tak hanya itu, mendongeng juga bisa menstimulasi perkembangan si kecil, dan meningkatkan bonding antara si kecil dan orangtua. 

Hal inilah yang  disampaikan oleh Psikolog Anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo pada acara Konferensi Pers Dukung Gerakan Ibu Bangsa Membaca, NIVEA Sentuhan Ibu di Jakarta.

Dikatakan Vera, saat anak memasuki masa ekaplorasi dan imajinasi, anak-anak akan selalu tertarik dengan dongeng. Khususnya jika disampaikan dengan cara yang tepat. Menurut Vera, usia paling efektif untuk membiasakan membacakan dongeng memang perlu dimulai sejak dini, mulai 0 hingga 5 tahun.

“Saya selalu percaya bahwa the first five years kehidupan, yaitu 0-5 tahun anak jadi saat yang tepat untuk membentuk pondasi anak, salah satunya dengan cara mendongeng,” ujarnya.

Mendongeng untuk perkembangan anak

Dongeng juga merupakan bentuk komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan moral tertentu pada si kecil. Di sisi lain, mendongeng dengan cara yang benar bisa menstimulasi perkembangan si kecil.

Menurut Vera, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan cara membacakan dongeng ini pada si kecil.

1. Cari waktu yang tepat

Salah satu kunci yang perlu diperhatikan adalah memilih waktu efektif sehingga si kecil bisa lebih rileks dan pesan yang ingin disampaikan lewat dongeng bisa disampaikan dengan baik.

Pemilihan waktu ini juga terkait dengan kondisi Bunda sendiri, ketika Bunda sudah merasa santai, tidak terburu-buru karena pekerjaan atau urusan lainnya.

“Dongeng yang disampaikan secara rileks, baik sisi anak atau ibunya sendiri bisa membuat suasana dan kerekatan menjadi lebih efektif. Biasanya memang membacakan dongeng yang cukup efektif ialah sebelum si kecil tidur malam atau siang hari,” tegas Vera.

2. Mendongeng bisa dilakukan di mana pun juga 

Menurut Vera, membacakan dongeng tak harus di tempat tidur saja. Saat di perjalanan misalnya, Bunda bisa memanfaatkan waktu dengan membacakan dongeng, cara ini juga bisa menyiasati kejenuhan akibat kemacetan. 

Lebih seru lagi, tak ada salahnya Parents sesekali mengajak si kecil keluar rumah, menikmati suasana baru dalam menikmati dongeng. Sambil bertamasya, Bunda bisa menceritakan dongeng yang menarik menggunakan alat bantu.

Bahkan, tak hanya mendongeng menggunakan buku, Bunda juga bisa memanfatkan gawai dengan berbagai media video, gambar, atau ebook sebagai materi penunjang. Namun dalam hal ini, Vera berpesan bahwa sebaiknya screen time dengan membaca melalui buku biasa haruslah seimbang.

cara mendongeng yang menarik

cara mendongeng yang menarik

3. Sudah memikirkan nilai moral yang hendak diajarkan?

Nilai moral perlu ditanamkan sejak dini, misalnya saja melalui cerita dongeng. “Siapkan dulu nilai perilaku yang ingin dicapai. Pastikan ada pesan-pesan yang ingin disampaikan terkait dengan masalah,” ujar Vera.

4. Libatkan anak secara aktif

Setiap anak mungkin akan mengalami periode repitisi, saat ketika ia nyaman dengan pengulangan tertentu, tak terkecuali dalam hal mendengarkan cerita dongeng. Ada anak yang seolah tak bosan mendengarkan cerita favoritnya berulang kali.

Namun jangan khawatir, ini merupakan suatu hal yang normal terjadi. Vera mengungkapkan bahwa saat anak ingin mengulang dongeng ternyata ini bisa menimbulkan rasa aman dan nyaman.

Hal ini biasanya bisa terjadi saat usia si kecil berkisar 3-5 tahun. Ketika proses mendongeng berlangsung, jangan lupa untuk melibatkan si kecil secara aktif. Cara ini tentunya ini bisa menstimulasi perkembangan lainnya seperti melatih anak untuk bercerita dan berkomunikasi.

Bahkan, seperti yang diutarakan Vera, dengan mendongeng juga bisa membuka peluang melakukan diskusi dengan dengan si kecil.  

“Misalnya saja terjadi konflik kecil atau perbedaan pendapat saat bercerita, itu bukanlah masalah, kok. Ketika konflik bisa diskusi, lalu berbaikan, ini juga akan menambah bonding dengan si kecil.”

5. Jangan lupakan sentuhan fisik 

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa sentuhan ibu memiliki manfaat luar biasa bagi anak. “Anak bisa merasa terhubung dengan ibu, bonding terjalin, anak juga merasa rileks, proses belajarnya bisa berjalan dengan baik, memunculkan hormon oksitosin sehingga membuat anak merasa nyaman.” ulas Vera.

Cara mendongeng yang menarik

Aktivitas mendongeng memang tampak begitu sederhana dan mudah dilakukan. Namun, tahukah Parents bahwa ada beberapa cara yang perlu dilakukan agar proses mendongeng menjadi lebih menarik?

Parents tentu saja bisa mendapatkan banyak referensi bagaimana cara mendongeng menarik lewat YouTube atau platform lainnya. Namun, seperti yang dikatakan Vera,  bahwa ada beberapa kunci yang tidak boleh dilupakan, mulai kreativitas terhadap cerita, intonasi suara, dan bagaimana ekspresi yang Parents perlihatkan.

Sadar akan banyak manfaat yang didapatkan lewat mendongeng, saat ini NIVEA mendukung ibu untuk terus menguatkan bonding time dengan anaknya melalui membaca dongeng dengan menyelenggarakan serangkaian kelas membaca dongeng dengan para ahli di beberapa kota di Indonesia. 

Acara NIVEA Sentuhan Ibu Gelar Mendongeng Untuk Indonesia

Acara NIVEA Sentuhan Ibu Gelar Mendongeng Untuk Indonesia

NIVEA Sentuhan Ibu bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 2 Mei 2019 menggelar peluncuran program “Mendongeng untuk Indonesia”, sebuah program inisiasi dari NIVEA bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PERPUSNAS RI) yang bertujuan untuk mempromosikan pentingnya meningkatkan bonding time antara ibu dan anak melalui kegiatan membaca dongeng.

“Mengambil temanya bonding time karena sekarang ini banyak ibu yang sulit memiliki waktu bersama anak, inginnya menjadi sarana bagi para ibu untuk terus ada menyediakan waktu di golden time anak. Kegiatan ini bisa menjawab kekhawatiran ibu-ibu dalam mendongeng, bekerjasama dengan expert yang sudah jago mendongeng, roadshow, sharing tips mendongeng yang baik”, ujar Diana Riaya, Marketing Manager Skin Care PT Beiersdorf Indonesia.

 

Baca Juga :

Ayah, Inilah Alasan Mengapa Anda Harus Membaca Dongeng Untuk Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

nisya

app info
get app banner