TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ibu hamil terinfeksi cacing kremi, bahayakah bagi janin?

Bacaan 3 menit
Ibu hamil terinfeksi cacing kremi, bahayakah bagi janin?

Bahayakah ibu hamil terinfeksi cacing kremi? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Infeksi cacing kremi pada ibu hamil rawan terjadi. Cacing kremi merupakan parasit berukuran kecil yaitu sekitar 2-13 mm yang menyerang usus besar manusia.

Penyebab infeksi cacing kremi yaitu karena tidak menjaga kebersihan secara benar. Selain itu, infeksi ini juga diakibatkan karena tertular dari orang lain, khususnya orang yang sudah terkena infeksi cacing kremi.

Kemungkinan penyebab tersebut juga dapat terjadi pada ibu hamil. Misalnya, ketika ada seseorang terinfeksi cacing kremi, kemudian orang itu bertemu dengan Anda yang sedang hamil, ada kemungkinannya Anda bisa tertular melalui sentuhan fisik.

Artikel terkait : Mengenal Cacing Kremi yang Sering Menyerang Anak-Anak

cacing kremi pada ibu hamil

Atau bisa juga ketika seseorang yang terinfeksi cacing kremi datang berkunjung ke rumah Anda, lalu telur cacing dapat ditransfer dari anus orang ke sprei, karpet, tangan, handuk, dan pakaian. Mengapa dari anus, karena cacing kremi betina bertelur di sekitar anus dan vagina.

Cacing kremi betina melepaskan lendir yang gatal ketika bertelur, itu memicu keinginan untuk menggaruk daerah anus atau vagina. Saat tangan menggaruk bagian tersebut, kemudian dari tangan, telur dapat ditransfer ke benda apa pun yang disentuh, termasuk barang-barang yang telah disebutkan atau barang lainnya.

Tanda dan gejala infeksi cacing kremi pada ibu hamil

Dilansir dari situs Parenting Firstcry, setidaknya ada beberapa tanda yang mengisyaratkan infeksi cacing kremi pada ibu hamil. Berikut ini adalah tanda dan gejala yang harus diperhatikan.

  1. Gatal di sekitar anus atau vagina, terutama di malam hari.
  2. Melihat ada cacing kremi di dalam kotoran.
  3. Sulit tidur akibat rasa gatal atau sakit perut.
  4. Mual disertai dengan hilangnya nafsu makan.
  5. Penurunan berat badan yang substansial pada seseorang. Hal itu karena cacing kremi mengambil semua nutrisi.

Apakah infeksi cacing kremi pada ibu hamil berpengaruh pada janin?

Ibu hamil terinfeksi cacing kremi, bahayakah bagi janin?

Ibu hamil tentunya harus hati-hati dalam menjaga kondisi kesehatan. Pasalnya, apabila ibu hamil terserang infeksi penyakit, dikhawatirkan akan berpengaruh pada janin yang dikandung.

Terkait infeksi cacing kremi pada ibu hamil, ternyata Anda tidak perlu khawatir. Keberadaan cacing kremi tidak memengaruhi janin dengan cara apa pun.

Cacing kremi tetap terbatas pada daerah usus dan hanya menyebabkan rasa tidak nyaman dan gatal pada ibu hamil. Ini juga sebabnya dokter biasanya tidak memberikan apapun untuk ibu hamil, dan lebih menyarankan untuk menjaga kebersihan yang lebih baik dari sebelumnya.

Mengobati infeksi cacing kremi pada ibu hamil

Ibu hamil terinfeksi cacing kremi, bahayakah bagi janin?

Sebenarnya ada beberapa obat yang dapat digunakan oleh orang yang terinfeksi cacing kremi, seperti albendazole, mebendazole, dan pyrantel pamoate yang disarankan sebagai penanganan pertama. Namun, obat-obat tersebut petunjuk pemakaiannya harus sesuai dengan arahan dokter.

Sementara itu, untuk ibu hamil, ternyata penggunaan obat-obat lebih baik tidak dilakukan. Menjaga kebersihan lebih direkomendasikan untuk ibu hamil dan menyusui sebagai cara penanganan infeksi cacing kremi.

Mebendazole dan albendazole tidak boleh dikonsumsi selama 13 minggu pertama kehamilan, serta pyrantel tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan tanpa persetujuan dokter. Namun, apabila memang memerlukan obat, biasanya dapat diberikan saat trimester 2 dan 3, tapi itu pun harus melalui arahan dari dokter.

Cara mencegah infeksi cacing kremi pada ibu hamil

Ibu hamil terinfeksi cacing kremi, bahayakah bagi janin?

Telur cacing kremi bisa bertahan di suatu benda, seperti handuk atau pakaian selama 2 hingga 3 minggu. Daripada mengobati, akan lebih baik kita mencegahnya, inilah beberapa cara yang dapat Anda lakukan.

  1. Mengganti pakaian dalam setiap hari.
  2. Hindari kebiasaan mengisap jari.
  3. Cuci pakaian atau perlengkapan lain yang mungkin terkontaminasi, dengan menggunakan air panas. Keringkan pula pakaian dengan sinar matahari langsung.
  4. Bersihkan anus setiap pagi.
  5. Jangan berbagi barang pribadi dengan orang lain.
  6. Biasakan mencuci tangan menggunakan sabun. Khususnya setelah dari kamar mandi atau mengganti popok bayi.
  7. Hindari menggaruk anus ketika gatal.

Semoga informasi ini bermanfaat. 

 

Referensi : Parenting Firstcry, Medical News Today, dan Alodokter

Baca juga :

Waspada Anak Cacingan! Kenali Penyebab, Gejala, Diagnosis, serta Cara Mengobatinya

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Ibu hamil terinfeksi cacing kremi, bahayakah bagi janin?
Bagikan:
  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

    Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

    Ciri-Ciri Orang Hamil dari Bentuk Perut, Apakah Bisa Terlihat?

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti