TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Hindari Doom Spending, Ini 6 Tips Budgeting Keuangan yang Sehat

Bacaan 5 menit
Hindari Doom Spending, Ini 6 Tips Budgeting Keuangan yang Sehat

Gaji cuma lewat doang sekejap? Yuk terapkan tips budgeting keuangan yang sehat berikut ini agar tenang di akhir bulan.

Mencapai kesuksesan finansial menjadi impian bagi semua orang. Namun, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencapai kesuksesan finansial. Salah satunya adalah melakukan budgeting keuangan yang sehat.

Belum lama ini, tengah ramai istilah doom spending di kalangan milenial dan gen Z. Doom spending adalah kondisi ketika seseorang memilih menghamburkan uang untuk barang-barang mewah dibandingkan dengan menabungnya.

Biasanya, doom spending ini dilakukan dengan tujuan sebagai bentuk ‘penghargaan diri’ atau ketika sedang stres. 

Nah, tentunya doom spending ini perlu dihindari apabila ingin mencapai kesuksesan finasial. Doom spending mendorong seseorang untuk mengeluarkan uang secara impulsif sehingga dinilai tidak sehat untuk kondisi keuangan. 

Lalu, bagaimana seharusnya budgeting keuangan yang sehat? Berikut penjelasannya.

Artikel Terkait: Cara Atur Keuangan Rumah Tangga agar Tujuan Finansial Tercapai

Tips Budgeting Keuangan yang Sehat

Hindari Doom Spending, Ini 6 Tips Budgeting Keuangan yang Sehat

 1. Membuat Rencana Anggaran

Tips pertama untuk budgeting keuangan yang sehat adalah membuat rencana anggaran.

Rencana anggaran adalah rencana untuk pemasukan dan pengeluaran di masa yang akan datang.

Rencana anggaran ini bisa kita jadikan sebagai panduan untuk menyisihkan uang dan sebagai pembelajaran.

Yang harus kita lakukan untuk merencanakan anggaran adalah menghitung berapa banyak pemasukan yang didapatkan serta kisaran pengeluaran yang nantinya akan dikeluarkan.

Dengan membuat rencana anggaran, kita bisa mengetahui estimasi anggaran kita pada setiap waktunya. 

Baca juga: 4 Cara Mengatur Keuangan untuk Investasi Jangka Panjang 

2. Menentukan Prioritas Keuangan

Hindari Doom Spending, Ini 6 Tips Budgeting Keuangan yang Sehat

Tips kedua untuk budgeting keuangan yang sehat adalah menentukan prioritas keuangan. Prioritas keuangan ini akan memudahkan kita untuk mengatur budgeting keuangan.

Beberapa hal yang masuk ke dalam prioritas keuangan adalah biaya kebutuhan untuk makan sehari-hari, tagihan air dan listrik, biaya transportasi, serta biaya-biaya cicilan. 

Dengan menentukan prioritas keuangan kita akan lebih mengetahui apa saja kebutuhan yang harus dipenuhi segera.

Jika nantinya kebutuhan dalam daftar prioritas telah dipenuhi, maka sisa dananya dapat kita alokasikan terhadap kebutuhan-kebutuhan lainnya. 

Baca juga: 7 Perbedaan Tabungan dan Asuransi, Serupa tapi Tak Sama 

3. Catat Setiap Pengeluaran

budgeting keuangan yang sehat

Tips ketiga untuk budgeting keuangan yang sehat adalah mencatat setiap pengeluaran.

Agar terhindar dari pengeluaran yang membengkak, akan lebih baik jika kita selalu mencatat setiap pengeluaran. 

Catatlah setiap pengeluaran dengan rinci agar kita dapat memantau keuangan dengan baik.

Banyak orang mengabaikan hal ini, namun ternyata mencatat setiap pengeluaran bisa menjadi salah satu cara budgeting keuangan yang sehat. Karena pada dasarnya pengeluaran pada setiap bulan atau bahkan pada setiap hari tidak selalu sama. 

Dengan mencatat pengeluaran, kita dapat lebih bijak dalam berbelanja dan dapat menganalisis kebiasaan belanja kita. Mencatat pengeluaran juga dapat meminimalisasi kita terhadap kebiasaan belanja impulsif. 

Dana-dana yang dikeluarkan bisa kita catat secara manual dengan membuat tabel seperti pembukuan akuntansi sederhana maupun secara digital dengan menggunakan aplikasi keuangan. 

Baca juga: Tips Mengatur Cicilan Agar Tak Memberatkan dan Malah Terjerat Hutang 

4. Siapkan Dana Darurat

budgeting keuangan yang sehat

Tips keempat untuk budgeting keuangan yang sehat adalah menyiapkan dana darurat.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
8 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman
8 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman
Inilah 7 Metode Budgeting untuk Perencanaan Keuangan Anda
Inilah 7 Metode Budgeting untuk Perencanaan Keuangan Anda
Bantu si Kecil Wujudkan Mimpi, Ini 5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Menabung di Tabungan BRI Junio
Bantu si Kecil Wujudkan Mimpi, Ini 5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Menabung di Tabungan BRI Junio

Dana darurat merupakan salah satu komponen penting yang harus dipikirkan. 

Dana darurat adalah tabungan yang dipersiapkan  untuk hal-hal yang tidak terduga dan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan mendesak.

Dana darurat juga bermanfaat untuk menghindari kebiasaan berutang. Ketika memiliki dana darurat, kebutuhan mendadak dan mendesak bisa kita tutup tanpa harus berutang. 

Baca juga: Financial goals Keluarga Bisa Terwujud Jika 6 Hal Ini Dilakukan 

5. Mengurangi Penggunaan Kartu Kredit

Hindari Doom Spending, Ini 6 Tips Budgeting Keuangan yang Sehat

Tips kelima untuk budgeting keuangan yang sehat adalah mengurangi penggunaan kartu kredit.

Penggunaan kartu kredit yang sangat mudah terkadang membuat kita terlena untuk membeli sesuatu yang bukan menjadi prioritas utama.

Jika kita menggunakan kartu kredit dengan bijak, kita dapat memanfaatkan promo-promo yang ditawarkan oleh kartu kredit. 

Namun, jika tidak bijak, kartu kredit dapat membuat kita terjebak dalam hutang dengan jangka panjang. Penggunaan kartu kredit tidak menjadi masalah jika kita bisa mengontrol.

Bila dirasa sulit untuk mengontrol, tidak disarankan untuk menggunakan kartu kredit, karena selain membayar total belanjaan, kita juga harus membayar bunga dan biaya administrasi dari kartu kredit tersebut. 

Baca juga: 8 Tips Agar Bebas Hutang, Lakukan Sekarang agar Segera Lunas Semua 

6. Terapkan Konsep 50-30-20

Hindari Doom Spending, Ini 6 Tips Budgeting Keuangan yang Sehat

Tips keenam untuk budgeting keuangan yang sehat adalah menerapkan konsep 50-30-20.

Konsep 50-30-20 adalah konsep yang dibuat oleh akademisi ekonomi dari Harvard University yaitu Elizabeth Warren.

Dasar dari konsep ini ialah membagi rasio keuangan sesuai dengan persentase 50, 30 dan 20.

Konsep 50-30-20 terdiri dari:

  • 50% Needs atau Kebutuhan Primer. 
  • 30% Wants atau Keinginan. 
  • 20% Savings atau Tabungan. 

50% bisa kita gunakan untuk kebutuhan primer seperti biaya untuk makan sehari-hari, biaya air, biaya listrik, transportasi hingga biaya sewa tempat tinggal. 

30% kita gunakan untuk keinginan yang sebenarnya jika kita tidak penuhi kita masih tetap bertahan hidup. Contohnya seperti pengeluaran untuk hobi, liburan, atau hangout. 

20% pemasukan bisa kita simpan sebagai tabungan. Baik untuk tabungan pensiun maupun tabungan lainnya. 

Artikel Terkait: 7 Tanda Orang Cerdas Finansial, Hidup Sesuai Kemapuan Salah Satunya

Demikianlah informasi mengenai tips budgeting keuangan yang sehat agar hidup tenang meski di akhir bulan. 

***

Baca juga: 

Daftar Pengeluaran Bayi Per Bulan Beserta Perkiraan Harga, Parents Sebaiknya Tahu!

6 Strategi Atur Uang demi Tercapainya Financial Goals Keluarga

6 Cara Cermat Mengatur Budgeting untuk Liburan Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keuangan
  • /
  • Hindari Doom Spending, Ini 6 Tips Budgeting Keuangan yang Sehat
Bagikan:
  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
    Cerita mitra kami

    Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis

  • Fakta Harga Emas Antam Terbaru Desember 2025, Cek Parents!

    Fakta Harga Emas Antam Terbaru Desember 2025, Cek Parents!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
    Cerita mitra kami

    Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis

  • Fakta Harga Emas Antam Terbaru Desember 2025, Cek Parents!

    Fakta Harga Emas Antam Terbaru Desember 2025, Cek Parents!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti