Benarkah produksi ASI akan menurun jika Busui memakai bra kawat?

Benarkah produksi ASI akan menurun jika Busui memakai bra kawat?

Muncul anggapan jika bra kawat bisa menghambat aliran ASI jika dikenakan oleh ibu menyusui. Sayangnya, anggapan itu dibantah oleh pakar.

Bra kawat atau underwire bra menjadi salah satu jenis bra yang banyak dipakai perempuan, karena merasa lebih nyaman saat memakainya dan payudara tertopang dengan sempurna. Namun, banyak juga anggapan negatif yang muncul terkait penggunaan bra jenis ini.

Contohnya yaitu anggapan tentang bra kawat yang tidak boleh dipakai oleh ibu menyusui, karena dapat menghambat aliran air susu ibu (ASI). Parahnya, penggunaan bra jenis ini juga dipercaya bisa membuat mastitis pada ibu menyusui.

Lantas, apakah anggapan itu benar atau hanya mitos belaka, ya, Bun? Berikut ini kami berikan penjelasannya untuk Bunda, khususnya yang sedang menyusui si kecil.

Artikel terkait : Cara tepat memilih bra hamil yang nyaman bagi bumil

Bolehkah ibu menyusui memakai bra kawat atau underwire bra?

bra kawat

Sebenarnya tidak apa-apa jika ibu menyusui ingin memakai bra kawat. Akan tetapi, Rebecca Agi selaku Konsultan Laktasi Bersertifikat Dewan Internasional dari Best Milk LA menyarankan ibu menyusui agar menghindari pemakaian underwire bra sekitar 6 minggu pertama pasca melahirkan.

Tujuannya untuk kembali menormalkan fungsi tubuh, termasuk memantau bagaimana produksi ASI selama itu. Maka, jika waktunya Bunda mengganti jenis bra, khususnya ketika coba menggunakan underwire bra, Bunda dapat melihat apakah ada perbedaan dalam produksi ASI atau tidak.

Apabila Bunda melihat adanya perubahan produksi ASI atau mengalami mastitis saat mengenakan underwire bra, tak luput perhatikan juga faktor lainnya. Apakah ada faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap kondisi itu, atau hanya karena pemakaian underwire bra?

Perlu diingat, saat memakai underwire bra, pastikan Bunda memakainya dengan nyaman. Misalnya dengan tidak menarik talinya terlalu kencang.

Belum ada bukti jika bra kawat terkait dengan masalah laktasi

bra kawat

Melansir dari laman Babycenter, Carmit Archibald, M.D., mengatakan jika ibu menyusui aman untuk memakai underwire bra. Pasalnya, dari sudut pandang kesehatan, tidak akan ada masalah jika mengenakan underwire bra saat menyusui.

“Kekhawatiran tentang penggunaan underwire bra saat menyusui berasal dari gagasan bahwa kawat dapat menghambat aliran darah dan menghambat produksi susu atau menyebabkan saluran tersumbat atau bahkan mastitis,” kata Carmit yang merupakan asisten profesor klinis Mount Sinai School of Medicine.

Carmit melanjutkan, tidak ada bukti nyata bahwa underwire bra terkait dengan masalah menyusui. Setiap laporan tentang masalah tersebut sebagian besar bersifat anekdotal.

“Itulah sebabnya konsultan laktasi, bidan, dan bahkan sesama ibu menyusui dapat meneruskan nasihat ini,” imbuh Carmit.

Busui tetap harus mengutamakan kenyamanan jika ingin memakai bra kawat

Benarkah produksi ASI akan menurun jika Busui memakai bra kawat?

Walaupun bra kawat aman digunakan oleh ibu menyusui, tapi jangan abaikan kenyamanan juga. Jika Bunda merasa tidak nyaman saat memakai underwire bra, maka jangan memakainya lagi.

Itu juga menjadi alasan mengapa sebagian besar bra khusus menyusui tidak memiliki kawat. Sebab, itu dirasa kurang atau tidak nyaman bagi ibu menyusui.

Artikel terkait : 5 model baju menyusui yang sedang tren, Bunda sudah punya?

Tips memilih bra untuk Busui

Mengutip dari laman HelloSehat, berikut ini adalah 3 tips yang bisa Busui pertimbangkan jika akan membeli bra:

1. Pilih bra yang fleksibel

Pastikan Bunda memilih bra menyusui yang fleksibel alias lentur, sehingga nyaman saat dikenakan. Pilih bra dengan cup yang mudah dibuka dan ditutup, bahkan hanya menggunakan satu tangan, serta ukuran cup yang memudahkan bayi saat menyusu.

bra kawat

2. Cari yang ukurannya pas

Pilih bra yang sesuai dengan kebutuhan dan ukuran payudara. Jika ukuran payudara cukup besar, maka hindari memilih bra menyusui yang terlalu sempit, yang justru bisa membuat Bunda sesak dan kurang nyaman saat dipakai.

3. Bahan dasar bra yang nyaman dan mudah dibersihkan

Leigh Anne O’Connor seorang konsultan laktasi di International Board Certified Lactation Consultant (IBCLC), menyarankan Bunda memilih bra dengan bahan dasar kain yang mudah dibersihkan.

Hal itu karena bra bersentuhan langsung dengan puting dan kulit payudara. Dengan demikian, bra juga bisa dengan mudah terkena ASI yang keluar dari payudara.

Maka dari itu, pilihlah bahan bra yang mudah dibersihkan dan dicuci. Lalu, pastikan bahan dasar pembuatan bra juga bisa terasa sejuk saat Bunda pakai.

Itulah informasi terkait pemakaian bra kawat untuk ibu menyusui. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Bunda.

Baca juga :

Pentingnya merawat payudara saat menyusui, ini 8 tips yang bisa Anda praktekkan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner