TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Yakin Mau Suntik Botox? Perhatikan Manfaat, Prosedur dan Efek Sampingnya!

Bacaan 5 menit
Yakin Mau Suntik Botox? Perhatikan Manfaat, Prosedur dan Efek Sampingnya!

Suntik botox tidak hanya bermanfaat untuk kecantikan, melainkan juga untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan.

Botox atau Botulinum toxin adalah pelemas otot yang diberikan dalam bentuk suntikan. Obat ini terbuat dari racun yang dihasilkan bakteri Clostridium botulinum penyebab botulisme, salah satu jenis keracunan makanan. Racun tersebut menghambat aliran sinyal saraf, sehingga otot akan melemah dan tidak bergerak (lumpuh) untuk sementara waktu. 

Bakteri Clostridium botulinum menghasilan delapan jenis racun dari A sampai G. Namun sejak tahun 1950, para pakar lebih banyak mengembangkan racun botulinum-A yang berefek melemaskan otot dan botulinum-B untuk penggunaan terapeutik. Botox adalah obat pertama dari kategori ini dan mengandung racun onobotulinumtoxinA. 

Efek suntik ini umumnya memang hanya bisa bertahan 3 sampai 6 bulan sehingga perlu dilakukan berulang kali.

Manfaat Suntik Botox

botox

Suntik Botox banyak dipakai di bidang kecantikan untuk menyamarkan kerutan atau garis-garis halus di sudut luar mata, antara alis, dan dahi. Prosedur ini juga dapat membantu memperbaiki tampilan wajah serta mengatasi rambut bercabang, tipis, dan rusak.

Selain untuk tujuan kosmetik, suntikan ini juga bermanfaat untuk mengobati berbagai masalah kesehatan, seperti:

  • Distonia serviks (posisi kepala abnormal dan nyeri leher).
  • Kekakuan otot (spastisitas) lengan, tangan, tungkai, dan kaki. 
  • Kelainan pada mata seperti mata malas akibat ketidakseimbangan otot-otot di sekitar mata, gangguan saraf mata yang menyebabkan mata berkedip terus-menerus, dan mata juling (strabismus).
  • Gangguan kandung kemih. Suntik botox dapat membantu mengurangi inkontinensia urin (mengompol) akibat kandung kemih yang terlalu aktif.
  • Mencegah sakit kepala atau migrain kronis yang terjadi lebih dari 15 hari selama sebulan.
  • Hiperhidrosis, yaitu kondisi ketika produksi keringat berlebihan meski suhu lingkungan sekitar tidak panas dan tidak sedang berolahraga atau beraktivitas fisik.

Perhatikan Ini Sebelum Suntik Botox

botox

Hindari penggunaan Botox pada kondisi-kondisi berikut:

  • Mengalami infeksi di area penyuntikkan.
  • Sedang mengalami infeksi kandung kemih atau tidak dapat buang air kecil.

Untuk memastikan Botox aman digunakan, beritahukan dokter bila:

  • Pernah mendapatkan suntikan lain yang mengandung racun botulinum dalam 4 bulan terakhir
  • Mengalami Amyotrophic lateral sclerosis (ALS atau penyakit Lou Gehrig), myastenia gravis, atau sindrom Lambert-Eaton
  • Mengalami efek samping pada suntikan Botox sebelumnya
  • Gangguan pernapasan seperti asma atau emfisema
  • Gangguan menelan
  • Kelemahan otot wajah (kelopak mata turun, dahi berkerut, sulit menaikkan alis)
  • Perubahan tampilan normal wajah
  • Gangguan perdarahan
  • Pembedahan (khususnya pada wajah)

Hingga kini, belum diketahui bagaimana efek suntik Botox pada janin maupun ibu menyusui dan bayinya. Oleh sebab itu, beritahukan dokter bila sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.

Dosis Suntik Botox

botox

Di Indonesia, Botox terdaftar resmi dengan kategori obat keras sehingga hanya dapat digunakan dengan resep dokter.

Dosis dapat berbeda-beda tiap individu, namun secara umum jumlahnya disesuaikan dengan kondisi yang ingin ditangani.

    • Dosis untuk kandung kemih yang terlalu aktif (overactive bladder): 100 unit, dibagi menjadi 20 kali suntikan. Masing-masing suntikan berisi 5 unit Botox. Setelah mencapai 100 unit, dosis berikut diberikan paling sedikit 12 minggu dari suntikan terakhir.
    • Dosis untuk migrain kronis: 155 unit, dibagi ke dalam 7 titik suntikan di area kepala dan leher.
    • Dosis untuk kekakuan otot (spastisitas): 75–400 unit, dibagi ke dalam beberapa titik suntikan pada otot-otot tubuh yang kaku. Dosis maksimal 50 unit di setiap titik suntikan.
  • Dosis untuk distonia serviks: 198–300 unit, dibagi ke beberapa titik suntikan pada tiap otot yang mengalami gangguan. Dosis maksimal 50 unit di setiap titik suntikan.
  • Dosis untuk hiperhidrosis: 50 unit di masing-masing ketiak, dibagi merata ke dalam beberapa titik suntikan.
  • Dosis untuk kelopak mata yang berkedut (blefarospasme): 1,25–2,5 unit di masing-masing otot sekitar mata. Bila perlu, dosis bisa ditingkatkan hingga maksimum 5 unit di tiap area.

Prosedur Suntik Botox

botox

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui sebelum mendapatkan suntik Botox:

  • Suntik Botox hanya boleh diberikan oleh dokter yang telah terlatih. 
  • Prosedur suntik Botox biasanya dilakukan di unit rawat jalan.
  • Digunakan jarum tipis dan halus untuk menyuntikan Botox ke dalam kulit dan otot. Jumlah suntikan yang diperlukan bergantung pada banyak faktor, termasuk luas area yang diobati.
  • Individu akan mendapatkan anestesi lokal pada area penyuntikkan agar tidak sakit.
  • Setelah prosedur dilakukan, hindari memijat atau menggosok area yang disuntik selama 24 jam. Hal ini untuk mencegah racun menyebar ke area lain. 
  • Suntik Botox tidak mengganggu aktivitas. Individu dapat kembali beraktivitas normal segera setelah prosedur dilakukan.

Efek suntik umumnya mulai bekerja 1-3 hari setelah prosedur dilakukan. Tergantung pada kondisi yang diobati, efek dapat bertahan selama 3 bulan atau lebih. Untuk mempertahankan efeknya, diperlukan suntikan ulangan.

Efek Samping Suntik Botox

botox

Selama diberikan dengan dosis yang tepat, suntik Botox jarang menimbulkan efek samping. Namun pada beberapa kasus, sebagian orang mungkin mengalami efek samping berikut:

  • Gatal, nyeri, bengkak, atau memar di lokasi suntikan.
  • Nyeri kepala atau gejala seperti flu (demam, pegal linu)
  • Kelopak mata turun atau alis miring.
  • Mata kering atau air mata keluar secara berlebihan.
  • Bibir miring atau mengeces.

Meski sangat jarang, ada kemungkinan kandungan racun dalam suntikan ini bisa menyebar ke dalam tubuh. Segera kunjungi dokter apabila Anda mengalami efek samping berikut (bisa muncul beberapa jam hingga beberapa minggu setelah penyuntikkan):

  • Kelemahan otot yang berat.
  • Gangguan penglihatan dan iritasi mata yang berat.
  • Kelopak mata turun.
  • Suara serak, kesulitan berbicara atau menelan (disfagia).
  • Gangguan pernapasan
  • Tidak dapat mengontrol kandung kemih (mengompol).

Penggunaan suntik Botox bersama dengan obat-obatan seperti pelemas otot, obat flu atau alergi, obat tidur, antibiotik suntik, atau obat pengencer darah dapat menimbulkan efek samping tertentu. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk memberitahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang dikonsumsi sebelum menjalani suntik Botox.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Yakin Mau Suntik Botox? Perhatikan Manfaat, Prosedur dan Efek Sampingnya!
Bagikan:
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti