Berhasil Punya Bayi Setelah 2 Kali Alami Blighted Ovum

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Dua kali mengalami blighted ovum atau janin tidak berkembang bisa membuat seorang wanita pesimis untuk menimang buah hati. Namun tidak bagi Anne Marianne.

Dua kali blighted ovum (janin tidak berkembang) tidak menyurutkan semangat Anne untuk mendapatkan momongan.
Dua kali blighted ovum (janin tidak berkembang) tidak menyurutkan semangat Anne untuk mendapatkan momongan.

Saat itu Anne Mariane telah menikah selama 10 tahun. Sebagaimana pasangan lainnya ia dan suami sangat mendambakan kehadiran anak.

Sayang, ibu yang berprofesi sebagai desainer ini musti menghadapi ujian dari Yang Maha Kuasa karena dua kali mengalami blighted ovum, atau janin tidak berkembang di dalam kandungan.

Kondisi ini seringkali terjadi pada trimester pertama dan seringkali tidak disadari, karena ibu tetap merasakan tanda-tanda kehamilan dan seolah semua baik-baik saja.

Kali ini, kami meminta Anne untuk berbagi pengalamannya dalam menantikan si Buah Hati, serta tips-tips menarik lainnya untuk kita semua.

Apakah yang dilakukan Anne setelah mengalami 2 kali blighted ovum? Lalu metode apa yang digunakan sehingga ia berhasil hamil lagi dan melahirkan bayi perempuan yang sehat walafiat? Ikuti penuturannya pada wawancara eskslusif ini.





Hamil Perencanaan kehamilan