Bayi 7 Bulan Tewas Terbelit Selimut, Ibu Ini Peringatkan Orangtua Lainnya

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Setelah peristiwa tragis kematian anaknya akibat terbelit selimut, ibu ini memberi peringatan keras pada para orangtua untuk memerhatikan keamanan tempat tidur anak.

Barang-barang bayi paling umum ternyata berpotensi mengundang risiko pada anak, dan sayangnya kita seringkali terlambat menyadarinya. Seorang ibu membagikan kisah mengenaskan bagaimana bayinya tewas terbelit selimut agar tidak ada lagi ibu-ibu yang harus patah hati karena kehilangan anak.

“Kamu tidak pernah berpikir hal ini akan terjadi pada bayimu”

Dalam sebuah postingan Facebook* yang menyayat hati, Jordan DeRosier – ibu dua anak – menceritakan bagaimana putranya, Sloan, secara fatal terbelit selimut saat tidur.

Bayi tujuh bulan ini tidur dengan selimut abu-abu favoritnya. Ketika datang untuk mengecek Sloan, ibunya menemukan ia telah menarik selimut melalui sela-sela boks bayi, dengan kepalanya terjebak di dalamnya.

“Sloan tidur dengan selimut buatan nenek buyutnya, dan satu selimut lain berwarna abu-abu yang selalu digunakannya sejak ia tidur.”

Jordan menambahkan entah bagaimana Sloan menarik selimut abu-abu melewati pinggiran boks sehingga akhirnya kepalanya terbelit selimut.

“Anda tak akan pernah berpikir hal ini akan terjadi padamu. Anda tidak akan mengira akan terjadi pada bayimu. Tolong jangan tidurkan bayimu di boks bayi menggunakan selimut. Tolong,” tulis Jordan.

Sloan masih berusia tujuh bulan, sedang senang merangkak, belajar berdiri sendiri, dan memanjat. Jordan berpikir ia akan baik-baik saja ketika tidur dengan selimut.

Jordan menulis bahwa ia ingin memperingatkan semua orangtua akan tragedi yang seharusnya bisa dicegah. “Kesedihan ini begitu luar biasa dan tak terduga. Kehilangan, patah hati, dan rasa bersalah muncul terus-menerus.”

“Saya TIDAK AKAN PERNAH berhenti merasa bertanggung jawab. Saya akan terus mengingat kejadian ini di sepanjang sisa hidup saya, mengetahui bahwa sebenarnya ada hal yang bisa saya lakukan untuk mencegahnya. Tolong belajarlah dari kesalahan saya.

Baca juga: Waspadai Kematian Mendadak pada Bayi (SIDS)

Tempat tidur yang aman untuk bayi

Tragedi terbelit selimut yang terjadi pada si kecil Sloan bukanlah kesalahan siapa pun – seharusnya tidak ada ibu yang perlu merasa bersalah atas kecelakaan tak terduga dan mengerikan ini.

Pakar memberikan tips bagaimana cara aman meletakkan bayi dalam boks.

  • Pastikan tempat tidur yang datar dan kokoh. Canadian Paediatric Society (CPS) menganjurkan agar balita tidak boleh ditidurkan di bahan yang lembut, sprei yang kendur, dengan bantal-bantal kecil atau bahkan boneka kain. Benda-benda ini dapat menutupi muka anak tanpa disengaja saat ia tidur.
  • Tanpa bantal, sprei, dan selimut. Senada dengan CPS, American Academy of Paediatrics juga menyarankan bahwa segala sesuatu yang dapat menghambat pernapasan bayi atau membuatnya kegerahan harus disingkirkan.
  • Jangan biarkan anak tidur di car seat. Saat bepergian dengan mobil, jangan gunakan car seat maupun carrier sebagai tempat tidur sementara.
  • Gunakan kantong tidur khusus bayi. Tempat terbaik untuk tidur bayi adalah kantong tidur bayi yang aman, begitu yang disarankan Red Nose, sebuah lembaga penelitian untuk kematian bayi yang tibaa-tiba. Kantong tidur ini dirancang khusus untuk balita, dengan lubang yang pas untuk leher dan lengan.

Utamakan keamanan dan kenyamanan anak saat tidur. Bila anak tidur sendiri di boks bayi, Anda harus rajin-rajin mengecek keadaannya.

*Postingan asli Facebook telah diturunkan untuk menghormati privasi dan alasan pribadi. Kami ikut berduka bersama orangtua Sloan yang kehilangan bayi laki-laki mereka.

Artikel ini juga diterbitkan dalam versi bahasa Inggris oleh theAsianparent Singapura.

 

Baca juga:

Cara Meletakkan Bayi pada Posisi Teraman di Tempat Tidur Bayi

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Berita Kisah Mengharukan