TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Sudah gawat janin, ibu ini ngotot tak mau operasi agar anak lahir di tanggal cantik

Bacaan 4 menit
Sudah gawat janin, ibu ini ngotot tak mau operasi agar anak lahir di tanggal cantik

"Keluarga saya telah memilih hari yang baik. Itu dalam dua hari, pada tanggal 20 September. Hari lain tidak menguntungkan," ujar seorang ibu.

Mungkin memang tidak masuk akal bagi kebanyakan orang, tetapi ibu asal Cina ini lebih memilih bayi lahir di tanggal cantik, tanpa memikirkan keselamatan bayinya sendiri.

Pasalnya, dokter sudah mengatakan pada ibu tersebut bahwa bayinya mengalami komplikasi yang cukup berbahaya, dan harus dilahirkan segera lewat prosedur operasi caesar. Namun, ibu itu tetap menolak dan tetap ingin anaknya lahir di tanggal cantik.

Demi bayi lahir di tanggal cantik, ibu asal Cina ini mengabaikan anjuran dokter untuk operasi caesar

bayi lahir di tanggal cantik 1

Dilansir dari situs Asia One, seorang ibu dari Zhejiang, Cina membuat para dokter bingung ketika dia menolak untuk segera melakukan operasi caesar agar bayinya lahir di tanggal cantik.

Ibu yang tidak disebutkan namanya tersebut telah mengunjungi rumah sakit untuk pemeriksaan rutin pada 17 September lalu. Ketika melakukan pemeriksaan rutin, dokter telah mengungkapkan bahwa kondisi tali pusar janin membengkak dan membutuhkan tindakan caesar segera.

Hal itu dikarenakan pembengkakan yang menekan tali pusat mempengaruhi aliran darah dan oksigen dari ibu ke bayi. Kondisi ini terjadi pada 1 dari 10 persalinan dan dapat menyebabkan kerusakan otak pada bayi.

Kondisi bayi kekurangan oksigen ini juga dikenal sebagai hipoksia janin, ada risiko komplikasi kesehatan lainnya bahkan kematian.

Dokter memberi tahu sang ibu yang sedang hamil 37 minggu itu bahwa dia perlu menjalani operasi caesar darurat hari itu juga.

Artikel terkait: 3 Komplikasi tali pusar bayi yang berbahaya selama proses persalinan

Direktur rumah sakit turun tangan dan memperingatkan sang ibu bila tetap ingin sang bayi lahir di tanggal cantik

bayi lahir di tanggal cantik featured

Namun pihak dokter dibuat terkejut, ibu itu menolak untuk operasi caesar saat itu juga, dan bersikeras melahirkan bayi pada 20 September.

“Keluarga saya telah memilih hari yang baik. Dua hari lagi, pada tanggal 20 September. Hari lain tidak hoki,” katanya, tidak mengindahkan peringatan dokter yang berulang-ulang menjelaskan bahwa menunggu dua hari lagi bisa berisiko membuat bayinya meninggal dunia.

Mirisnya, sang ibu tetap menolak operasi caesar bahkan setelah perutnya mulai sakit sekitar jam 4 sore pada tanggal 18 September. Padahal, ini  menunjukkan bahwa bayinya kekurangan oksigen.

Ia dan keluarganya baru menyadari bahwa situasi sudah semakin gawat setelah direktur rumah sakit secara pribadi menjelaskan risiko dan bahaya yang mengancam keselamatan ibu serta janinnnya. Direktur rumah sakit tersebut juga merekam seluruh percakapan sebagai bukti bahwa rumah sakit telah melakukan yang terbaik.

Dokter akhirnya melakukan operasi caesar pada pukul 6 sore hari itu dan sang bayi pun bisa lahir dengan selamat.

Sayangnya kulit bayi malang itu sudah membiru dan dia juga menunjukkan tanda-tanda hipoksia (kekurangan oksigen).

“Menunggu lebih lama akan sangat berbahaya bagi bayi,” ujar dokter yang melahirkan anak itu.

Artikel terkait: 3 Komplikasi tali pusat bayi yang berbahaya selama proses persalinan

Mengetahui tanda-tanda hipoksia pada janin

Sudah gawat janin, ibu ini ngotot tak mau operasi agar anak lahir di tanggal cantik

Hipoksia merupakan suatu kondisi di mana kurangnya pasokan oksigen yang ada di sel dan jaringan tubuh. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat mengganggu fungsi otak, hati, dan organ vital lainnya dengan cepat.

Tidak hanya orang dewasa, kondisi ini juga bisa dialami oleh janin di dalam kandungan. Bahkan bsa memicu kondisi gawat janin yang perlu segera mendapatkan penanganan.

Ada beberapa tanda hipoksia pada janin yang perlu diwaspadai orangtua:

a Janin jarang bergerak

Ketika mendekati waktu persalinan, gerakan janin memang dapat berubah karena lebih sedikit ruang dalam rahim untuk bergerak. Namun frekuensi geraknya tetap sama.

Untuk itu, periksa secara teratur pergerakan janin Anda. Hitung apakah Anda merasakan 10 tendangan dalam waktu 2 jam atau tidak.

Jadi waspadai bila janin jadi lebih jarang bergerak dari biasanya atau bahkan tidak bergerak sama sekali. Bisa jadi ini merupakan salah satu tanda bahwa janin kekurangan oksigen.

perkembangan janin 7 bulan

b. Detak jantung janin menurun

Sangat penting untuk memantau detak jantung janin Anda secara teratur. Denyut jantung janin harus berkisar antara 110-160 per menit.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Bila detak jantung bayi kurang dari 110-160 per menit atau bahkan terus menurun, maka itu bisa menandakan bahwa janin Anda mengalami kekurangan oksigen.

Penurunan denyut jantung pada janin dapat menyebabkan hal yang serius hingga berujung pada kematian.

Sudah gawat janin, ibu ini ngotot tak mau operasi agar anak lahir di tanggal cantik

Artikel terkait: Waspadai 15 tanda janin tidak berkembang di dalam kandungan, Bumil wajib tahu!

c. Terdapat mekonium dalam air ketuban

Air ketuban biasanya berwarna bening dengan sedikit warna merah muda, kuning, atau merah. Namun ketika bercampur dengan mekonium atau feses janin, air ketuban bisa berubah menjadi cokelat atau hijau.

Apabila mekonium yang tebal masuk ke saluran udara janin Anda, maka dapat menyebabkan gangguan pernapasan ketika bayi baru lahir.

Adanya mekonium atau feses janin dalam air ketuban dapat menjadi tanda dari hipoksia pada janin. Janin yang kekurangan oksigen bisa mengalami stres hingga mengeluarkan mekonium.

Hal tersebut juga bisa terjadi jika waktu melahirkan terlambat hingga berpengaruh pada air ketuban.

Namun sebaiknya Anda segera melakukan konsultasi pada dokter bila menemukan salah satu atau beberapa gejala di atas.

***

TAP ID APP BANNER NEW (6)

Referensi: Asia One, SehatQ, WebMD

Baca juga:

Anensefali: Penyebab, Gejala, hingga Penanganan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Sudah gawat janin, ibu ini ngotot tak mau operasi agar anak lahir di tanggal cantik
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti