TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Duh, bayi 3 bulan ini koma setelah tertimpa apel yang dilempar oleh anak 11 tahun

Bacaan 3 menit
Duh, bayi 3 bulan ini koma setelah tertimpa apel yang dilempar oleh anak 11 tahun

Apel tersebut jatuh dari ketinggian dan meremukkan tengkorak bayi yang sedang digendong neneknya.

Tinggal di gedung tinggi seperti apartemen tentulah banyak aturan keselamatan yang perlu Parents ajarkan pada anak, misalnya harus menjauhi balkon atau jendela terbuka. Tetapi tahukah Anda bahwa ada bahaya tak terduga yang bisa menyebabkan seorang bayi koma?

Aturan keselamatan bukan hanya berguna bagi keselamatan sang anak tetapi sekaligus menjaga keselamatan orang lain di sekitarnya.

Apel terjatuh melukai bayi, meremukkan tengkorak, dan membuat bayi koma

bayi koma karena kejatuhan apel 2

Peristiwa ini menjadi pelajaran berat bagi sang anak 11 tahun dan juga orangtuanya. Anak tersebut dilaporkan melempar sebuah apel melalui jendela apartemennya di lantai 24 sebuah gedung.

Anak itu tak tahu bahwa di bawah tempat tinggalnya, ada seorang bayi 3 bulan yang sedang digendong oleh neneknya. Kejadian apel yang membuat bayi koma ini terjadi di Cina tanggal 9 Maret 2018 sekitar pukul 4 sore waktu setempat.

Ketika itu sang bayi dan neneknya sedang berjalan pulang ke rumah. Apel yang jatuh itu menimpa kepala bayi, meremukkan tengkorak, dan menyebabkan kerusakan otak serius.

Akibatnya, kepala sang bayi membengkak dan wajahnya pucat. Tak lama setelah itu, bayi koma dan belum sadar hingga saat ini.

Ketika artikel ini ditulis, bayi tersebut telah menjalani dua kali operasi. Menurut The Straits Times, kondisi bayi tersebut belum stabil.

Menurut China Daily, anak perempuan 11 tahun yang membuang apel sedang berada sendirian di apartemen. Ia rupanya berusaha melemparkan potongan apel ke anjing peliharaannya tetapi meleset.

Shanghai List melaporkan bahwa ayah anak perempuan tersebut akan menanggung semua biaya rumah sakit yang sejauh ini berjumlah 130 ribu yuan (atau sekitar 28 juta rupiah).

Artikel terkait: Balita 1,5 tahun jatuh dari lantai 4 apartemen, waspada tinggal di gedung tinggi!

Apa yang seharusnya Parents ajarkan pada anak tentang tanggung jawab tinggal di gedung bertingkat?

bayi koma karena kejatuhan apel 3

Insiden yang terjadi di Cina ini mungkin tak dapat dihindari tetapi ada Parents bisa mengajari anak untuk menjaga keamanan ketika berada di gedung tinggi.

  • Jangan membuang sampah atau benda apapun ke luar jendela, tidak peduli seberapa kecil benda tersebut. Membuang sampah sembarangan melalui jendela tak hanya membuat lingkungan menjadi kotor, tetapi juga bisa membahayakan orang lain. Tak ada seorang pun yang berharap bahwa potongan buah dapat menyebabkan kerusakan begitu besar. Bila suatu benda terjatuh dari ketinggian, maka benda tersebut mengubah kecepatan saat jatuh menjadi kekuatan besar yang dapat mengancam nyawa.
  • Sebaiknya balkon tidak boleh dilewati anak. Kecuali anak pergi ke balkon dengan ditemani orang dewasa, maka buat kesepakatan dengan anak untuk tidak berada di area balkon sendirian. Tubuh anak yang kecil dapat lolos dari kisi-kisi pagar balkon sehingga membahayakan.
  • Pasang teralis di jendela Anda. Jendela berteralis tak hanya meelindungi anak dari kemungkinan terjatuh tetapi sekaligus mencegah ada benda-benda yang jatuh dari jendela.
  • Jangan menjemur pakaian di jendela. Bahkan tali jemuran dan gantungan bisa sangat berbahaya. Jika Anda tak punya pilihan lain, pastikan untuk membuat jemuran tetap aman.
  • Pastikan tetangga Anda juga melakukan prosedur keamanan yang sama. Ajak tetangga dan pengelola gedung untuk bersama-sama mengupayakan agar gedung tempat Anda tinggal aman bagi para penghuni maupun orang-orang yang sedang melintas. Perubahan sekecil apapun dapat menyelamatkan nyawa seseorang.

 

*Artikel disadur dari theAsianparent Singapura.

Baca juga:

Balita jatuh dari lantai 6 sebuah apartemen akibat kelalaian orangtua

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Duh, bayi 3 bulan ini koma setelah tertimpa apel yang dilempar oleh anak 11 tahun
Bagikan:
  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti