TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Balita 1,5 tahun jatuh dari lantai 4 apartemen, waspada tinggal di gedung tinggi!

Bacaan 3 menit
Balita 1,5 tahun jatuh dari lantai 4 apartemen, waspada tinggal di gedung tinggi!

Anak balita ini merangkak ke arah balkon dan menggeser pintu balkon. Berhati-hatilah bagi Anda yang tinggal di gedung tinggi.

Berhati-hatilah bagi Anda yang tinggal di gedung tinggi, seperti apartemen atau rumah susun. Terutama jika ada anak kecil yang tinggal bersama Anda. Baru-baru ini, ada kejadian seorang anak jatuh dari apartemen lantai 4 di Malaysia.

Media setempat melaporkan, anak yang jatuh dari apartemen tersebut baru berusia satu setengah tahun. Beruntung, dia masih bisa bertahan. Saat ini, si anak sedang menjalani perawatan di RS Tengku Ampuan Afzan Malaysia, dan kondisinya dinyatakan stabil.

Kronologi peristiwa anak jatuh dari apartemen, ketika anak sedang bermain di balkon di lantai 4 apartemen, kompleks perumahan di daerah Kuantan, Malaysia.

Anak jatuh dari apartemen itu sebelumnya terlihat merangkak ke arah balkon dengan membuka pintu geser. The Straits Times  menyebut, ibu anak itu tidak menyadari bahwa anaknya telah membuka pintu geser di balkon. Untungnya, sang ayah langsung sigap, segera menyelamatkan anaknya dan melarikannya ke rumah sakit.

anak jatuh dari apartemen

Anak jatuh dari apartemen di daerah Kuantan, Malaysia.

Artikel terkait: Balita ini merangkak keluar dari jendela, peringatan bagi yang tinggal di gedung tinggi

Pelajaran yang bisa dipetik dari kasus anak jatuh dari apartemen

Anak jatuh dari apartemen di Malaysia itu termasuk beruntung, karena ia berhasil bertahan hidup. Namun, tidak semua orangtua seberuntung itu. Banyak kasus anak meninggal karena jatuh dari apartemen atau gedung tinggi.

Sebuah studi di tahun 2011 memperkirakan bahwa ada 5 ribu anak yang meninggal setiap tahunnya karena jatuh dari gedung tinggi. Oleh sebab itu, orangtua harus ekstra waspada dan berhati-hati dalam menjaga keselamatan anak saat tinggal di gedung yang tinggi.

Tips mencegah anak jatuh dari apartemen

1. Memasang teralis atau palang di jendela

Bila Anda tinggal di gedung tinggi, pastikan memasang teralis di jendela sehingga anak tidak akan keluar melewatinya. Atau, bila Anda punya balkon dengan pintu geser, pastikan tertutup rapat dan terkunci selama orangtua tidak berada di dekat anak.

2. Kunci pintu dan jendela setiap saat

Meskipun Anda tidak tinggal di apartemen, mengambil tindakan pencegahan tetap harus dilakukan. Saat anak berada di rumah dan Anda tidak bisa mengawasinya setiap saat, pastikan semua pintu dan jendela selalu tertutup rapat dan terkunci.

3. Jangan meletakkan perabotan dekat jendela

Anak-anak selalu penuh rasa ingin tahu. Mereka akan naik ke perabotan atau benda apapun yang menarik perhatiannya. Karena itu, pastikan agar Anda tidak menaruh benda apapun di dekat jendela. Hal ini untuk menghindari anak merangkak ke jendela.

4. Jangan pernah meninggalkan anak Anda sendirian di dekat jendela

anak jatuh dari apartemen

Jangan pernah meninggalkan anak Anda yang masih bayi atau balita di dekat jendela sendirian, walaupun hanya sebentar. Musibah bisa terjadi hanya dalam hitungan menit.

Bila ada keperluan di ruangan lain, bawalah anak Anda atau tempatkan dia agak jauh dari jendela di area yang lebih aman.

5. Jauhkan barang mudah pecah dari jangkauan anak

Benda berat seperti mainan berukuran besar jika jatuh atau terbanting juga bisa memecahkan benda yang terbuat dari kaca. Selain mewaspadai risiko anak jatuh dari ketinggian, Parents juga harus berhati-hati agar anak tidak terluka akibat pecahan kaca.

6. Pastikan pengasuh atau ART Anda tahu tindak pencegahan dan aturan keselamatan di rumah

Bila Anda memiliki ART atau pengasuh, atau sering menitipkan anak di daycare, pastikan aturan keamanan yang Anda terapkan juga diterapkan oleh mereka.

***

Semoga bermanfaat.

 

*Diterjemahkan ulang dari artikel di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Bikin deg-degan! Video anak 4 tahun yang tersangkut dan nyaris jatuh dari lantai 4

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Balita 1,5 tahun jatuh dari lantai 4 apartemen, waspada tinggal di gedung tinggi!
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti