Bayi 1 tahun meninggal setelah disiksa oleh pengasuh

lead image

“Ia menyiksanya dengan sangat kejam, padahal si bayi hanya melakukan apa yang semua bayi lakukan, menangis..”

Sebuah kabar tragis ini membuat kita semua sedih: bayi disiksa pengasuh hingga meninggal. Kejadian ini berlangsung di Singapura. Pengasuh tersebut memukuli bayi yang baru berusia 1 tahun dan mencengkeram lehernya untuk menghentikan tangisnya.

Bayi disiksa pengasuh hingga meninggal

Peristiwa yang menyedihkan ini terjadi pada tanggal 8 Mei 2016 lalu di Singapura. Dilansir dari Channel NewsAsia, si pengasuh yang bernama Maryani Usman Utar, baru saja akan pergi tidur lepas tengah malam pada tanggal 8 Mei, ketika ia mendengar suara dentuman kencang. Bayi yang bernama Richelle Teo Yan Jia, yang tidur bersamanya di kasur yang sama, terjatuh dengan muka menghadap ke bawah.

Ia mengangkat baby Richelle dan menidurkannya kembali. Tapi jam 2 pagi, baby Richelle bangun lagi dan menangis. Maryani memberinya susu, tapi si bayi muntah dan mengotori baju keduanya.

Si pengasuh berusaha menidurkan Richelle kembali, tapi ia tidak mau tidur, malah menangis lebih kencang.

Frustasi, marah, dan ngantuk, Maryani memukul si bayi di bagian kiri lehernya kuat-kuat agar si bayi berhenti menangis. Tapi baby Richelle malah menangis lebih kencang. Maryani pun kehilangan kesabarannya. Ia mencengkeram leher baby Richelle kuat-kuat selama kira-kira setengah jam, sampai akhirnya baby Richelle memejamkan mata dan berhenti menangis.

Setelah itu, Maryani meletakkan baby Richelle di tempat tidurnya, dan pergi mencuci bajunya yang terkena muntahan. Ia kembali tidur tanpa mengecek kondisi baby Richelle.

Tidak bangun lagi setelah bayi disiksa pengasuh

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/newborn abused by father lead e1543261704831.jpg Bayi 1 tahun meninggal setelah disiksa oleh pengasuh

Keesokan paginya, Maryani pergi dari rumah pagi-pagi sekali untuk menemui keluarganya yang datang mengunjunginya dari Indonesia.

Sekitar pukul 9 pagi, ayah Richelle, Mr. Teo Kok Eng, berencana memberi makan anaknya. Ia terkejut ketika melihat wajah anaknya lebam-lebam, juga lengan kiri dan kakinya. Ketika ia memegang anaknya, badannya terasa dingin. Bayinya juga tidak bernapas.

Ia buru-buru membawa bayinya ke rumah sakit, namun sayang nyawanya tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal pukul 10 pagi.

Maryani ditangkap pada jam 1 siang di sekitar Merlion Park.

Bayi disiksa pengasuh, sang pengasuh dihukum 7 tahun

Pada hari Kamis, 22 November 2018 lalu, Maryani divonis penjara selama 7 tahun. Dalam pembelaannya, sang pengacara mengutip laporan dari Institut of Mental Health yang menyatakan bahwa Maryani menderita depresi. 

Rupanya, ia sudah dua kali minta dipindahkan tempat kerja ke agennya karena ia merasa stres dan merasa pekerjaannya terlalu banyak. Namun Maryani mengakui ia tidak pernah mendapatkan perlakuan buruk dari majikannya dan diberi cukup makanan.

Menurutnya, ia merasa takut pada Mrs. Teo, yang selalu mengecek keadaan dirinya dan mencari-cari kesalahan. Satu bulan sebelum tragedi ini terjadi, Mrs. Teo pernah memarahi dan mempermalukannya di depan umum di sebuah tempat perbelanjaan.

Namun, jaksa penuntut umum Kelly Ho menyatakan, “Depresi, separah apapun itu, tidak bisa membenarkan sebuah pembunuhan. Ia menyiksanya dengan sangat kejam. Padahal si bayi hanya melakukan apa yang semua bayi lakukan, menangis..”

Tentunya bayi tak berdaya ini tidak seharusnya meninggal dengan tragis seperti ini..

Bagaimana memastikan bayi Anda aman dengan pengasuh?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/maid abuse baby singapore 1a e1543261834930.jpg Bayi 1 tahun meninggal setelah disiksa oleh pengasuh

Bagaimana kita bisa memastikan bayi kita diasuh dengan baik, terutama ketika si bayi terlalu kecil untuk berbicara atau berkomunikasi? Bunda bisa melakukan beberapa hal ini:

Mencegah bayi disiksa pengasuh #1: Pasang kamera CCTV

Kita bisa tenang bepergian karena kita bisa mengawasi rumah dengan kecanggihan teknologi ini. Namun penting untuk memberitahu pengasuh atau siapapun yang bekerja di rumah mengenai keberadaan CCTV ini, jangan sampai mereka mengeluhkan tidak adanya privacy.

Mencegah bayi disiksa pengasuh #2: Lakukan inspeksi mendadak

Kalau jadwal Anda teratur, sesekali pulanglah lebih cepat untuk mengecek kondisi di rumah. Salah satu teman saya pernah secara sengaja pulang lebih awal dari kantor dan mendapati bayinya diajak keluar rumah oleh sang pengasuh untuk bertemu pacarnya!

Mencegah bayi disiksa pengasuh #3: Amati bayi Anda

  • Perhatikan apakah ada perubahan perilaku pada bayi Anda ketika berada di dekat pengasuh. Apakah bayi Anda terlihat takut, gelisah, dan menolak untuk bersamanya? Jika ya, harus dicurigai.
  • Perhatikan tanda-tanda fisik seperti luka lebam atau goresan. Penyebabnya memang bisa apa saja, namun jika terjadi terlalu sering dan jawaban si pengasuh atas apa yang terjadi mulai mengada-ada, bisa jadi indikasi sesuatu tidak benar.
  • Anak Anda terlihat tidak terawat. Memang, anak kecil seringkali berantakan dan kotor. Namun jika Anda terlalu sering mendapatinya kotor, popok kelamaan tidak diganti, badan dan baju kotor, ada kemungkinan pengasuhnya mengabaikan bayi Anda.

Mencegah bayi disiksa pengasuh #4: Tetapkan aturan

Tetapkan aturan di rumah, seperti tidak mengundang teman-temannya ketika ia sendirian saja bersama bayi di rumah, atau membawanya keluar tanpa persetujuan Anda. Anda juga mungkin ingin membuat aturan mengenai penggunaan handphone.

Mencegah bayi disiksa pengasuh #5: Jangan membebaninya terlalu banyak pekerjaan

Seringkali, seorang pengasuh menjadi frustasi karena ia terlalu stres dan lelah. Diskusikan mengenai beban kerja yang nyaman untuknya. Pastikan ia sehat, cukup tidur dan memiliki cukup energi untuk mengerjakan tugas-tugasnya.

Mengatasi bayi disiksa pengasuh #6: Komunikasi dan pelatihan

Tulis instruksi secara spesifik dan tempel di dinding atau di kulkas. Anda juga bisa meluangkan waktu untuk melatih pengasuh Anda.

Mengatasi bayi disiksa pengasuh #7: Utamakan kejujuran

Dorong pengasuh untuk selalu jujur dengan Anda. Jika bayi Anda jatuh atau membentur sesuatu, tanya pengasuhnya secara detail dan dorong ia untuk berkata jujur.

Mengatasi bayi disiksa pengasuh #8: Cari yang berpengalaman

Ketika mencari seseorang untuk mengasuh bayi Anda, selalu cek apakah ia memiliki pengalaman sebelumnya. Orang yang belum berpengalaman takutnya belum dewasa dan tidak memiliki kesabaran untuk menghadapi bayi Anda. Bicara pada majikan sebelumnya jika memungkinkan.

Mengatasi bayi disiksa pengasuh #9: Beri masukan yang membangun

Jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan kemauan Anda, bicarakan baik-baik dengannya. Dan bersikap adillah, puji dia ketika ia mengerjakan tugasnya dengan baik. Itu akan mendorongnya untuk bekerja lebih baik lagi.

Mengatasi bayi disiksa pengasuh #10: Jangan pernah menyiksa pengasuh Anda

Jangan pernah menyiksa pengasuh Anda, fisik ataupun secara verbal. Selain tidak manusiawi dan melanggar hukum, ia bisa dendam kepada Anda dan melampiaskannya pada anak Anda.

 

*Artikel disadur dari tulisan Jaya di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Karena rewel, balita 2 tahun dicekoki cabai oleh pengasuh hingga meninggal

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.