Bayi Dibuang di Rumah Warga, Pesan Pelaku: Jangan Lapor Polisi

Bayi Dibuang di Rumah Warga, Pesan Pelaku: Jangan Lapor Polisi

"Saya minta maaf karena tidak bisa merawat anak ini dengan baik," tulis orang tua bayi dalam sepucuk surat.

Warga di Jalan Sumur Welut AMD No. 1, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur mendadak digegerkan dengan kasus bayi dibuang di rumah warga. Ia ditemukan di depan rumah seorang warga bernama Cipto bersama sepucuk surat yang diduga ditulis oleh orangtuanya.

Sontak, kejadian itu pun mengundang perhatian warga sekitar. Tak ada yang tahu siapa yang tega membuang bayi berjenis kelamin perempuan itu.

Bagaimana hal tersebut sampai bisa terjadi? Begini kronologinya.

Kronologi Kasus Bayi Dibuang di Rumah Warga, Ditemukan di Depan Pintu oleh Tetangga

bayi dibuang di rumah warga 3

Bayi mungil itu pertama kali ditemukan oleh tetangga Cipto yang bernama Ra’i pada Senin (24/8/2020) tengah malam. Saat itu, Ra’i sedang mengantar istrinya buang air kecil di kamar mandi. Kebetulan kamar mandinya berada di luar rumah.

Samar-samar, ia pun mendengar suara tangisan seorang bayi. Betapa kaget dirinya ketika menyadari ada seorang bayi mungil dalam balutan kain jarik dan selimut tergeletak di depan rumah tetangganya, pasangan suami istri Cipto Roso (45) dan Sutin (41).

Ia kemudian mengetok pintu pemilik rumah dan memberi kabar ada seorang bayi cantik menunggu di depan pintu rumahnya.

Baca juga: Malu Hamil di Luar Nikah, Bayi Baru Lahir ini Dibuang oleh Ibu Kandung

Kasus Bayi Dibuang di Rumah Warga, Ditemukan Sepucuk Surat yang Isinya Minta Jangan Dilaporkan Polisi

bayi dibuang di rumah warga 3

Sang bayi yang ternyata telah diberi nama Arsyila Romeesa Farzana ditemukan bersama sepucuk surat yang diduga ditulis oleh orangtuanya. Surat tersebut diselipkan di antara selimut dan isinya kurang lebih meminta agar warga tidak membawa kasus tersebut ke kepolisian. Ia juga meminta maaf karena belum bisa merawat bayi itu.

Berikut isi suratnya secara lengkap:

“Assalamualaikum wr wb.

Bapak/ibu sekeluarga, saya selaku keluarga anak ini, ingin meminta tolong keluarga ini agar bisa merawat dan mendidik dengan baik. Anak saya titipkan dan percayakan kepada keluarga ini.

Saya juga mohon untuk tidak diproses kepada pihak yang berwajib dikarenakan saya sangat percayakan kepada keluarga ini.

Anak ini sudah diberi nama “Arsyila Romeesa Farzana”.

Saya minta dipanggil ‘Zana’.

Sebelumnya saya minta maaf karena tidak bisa merawat anak ini dengan baik.

Kesaksian Penduduk Setempat

bayi dibuang di rumah warga 5

Kejadian tersebut sontak mengagetkan warga setempat. Pasalnya, pada malam ditemukannya sang bayi, warga sempat berkeliling kampung untuk meminta iuran ronda. Namun, mereka sama sekali tak melihat adanya pergerakan yang mencurigakan.

“Sekitar jam 23.00 WIB itu belum lihat ada bayi. Lha kok pas selang setengah jam baru ada kabar bayi itu,” kata Andik, warga Kecamatan Lakarsantri.

Meskipun diminta untuk tidak melapor, namun warga akhirnya tetap memberi tahu kepolisian terkait penemuan bayi perempuan bernama Zana itu.

Ra’i dan Cipto ditemani penduduk setempat langsung bergegas melapor pada polisi, RT/RW, dan babinsa Koramil Lakarsantri.

Menurut keterangan dari Andik, kampungnya hanya memiliki satu akses jalan yang dijaga oleh warga. Namun, ada jalur lain yang kebetulan tidak dijaga, yakni perbatasan antara kampung dengan Rusunawa.

Warga pun menduga, orang tua bayi Zana itu masuk dan keluar kampung lewat akses jalan tersebut.

Baca juga: Dibuang dari lantai 5, bayi ini selamat karena terlindung daun pisang

Bayi Akhirnya Diadopsi Babinsa Serka Suwarsu

bayi dibuang di rumah warga 6

Bayi cantik bernama Zana itu akhirnya dibawa oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serka Suwarsu. Pihaknya menyatakan akan mengadopsi bayi Zana.

Sementara itu, petugas kepolisian hingga kini masih menyelidiki siapa orang tua yang menitipkan bayi Zana di depan rumah warga.

Kapolsek Lakarsantri, AKP Hendrik Wardhana membenarkan, timnya saat ini sedang melakukan penyelidikan guna menemukan orang tua bayi tersebut.

“Benar, saat ini masih kami selidiki,” ujarnya singkat seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Untungnya, bayi Zana dalam keadaan sehat. Ia kini tengah dirawat dan dititipkan kepada pihak yang telah bersedia mengasuhnya.

Wah, Parents, lagi-lagi kasus pembuangan bayi di rumah warga kembali terulang ya. Beruntung, bayi Zana dalam keadaan sehat dan sudah menemukan orang tua yang mau mengadopsinya.

Kira-kira kalau Anda ada di posisi warga yang menemukan, apa yang akan Parents lakukan? Yuk kita doakan semoga bayi mungil itu bisa tumbuh menjadi anak yang sehat dan ceria.

Sumber foto lead: Surya.co.id/Firman Rachmanudin

Baca juga:

Bayi menggemaskan ini dibuang di jalan, mengapa orangtuanya tega?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner