TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Viral Bayi Ditemukan Terbungkus di Mesin Pemilah Sampah, Apa Penyebabnya?

Bacaan 3 menit
Viral Bayi Ditemukan Terbungkus di Mesin Pemilah Sampah, Apa Penyebabnya?

Bagaimana kronologinya?

Terjadi lagi, penemuan bayi yang diduga dibuang oleh pihak tidak bertanggung jawab. Kali ini, bayi baru lahir berjenis kelamin perempuan ditemukan di mesin pemilah sampah beberapa waktu lalu (8/11). Bagaimana kronologinya? Mengapa banyak bayi yang dibuang orangtuanya? 

Kronologi Bayi Ditemukan di Mesin Pemilah Sampah

Viral Bayi Ditemukan Terbungkus di Mesin Pemilah Sampah, Apa Penyebabnya?

Tragis, seorang bayi perempuan ditemukan di mesin pemilah sampah di Denpasar Bali beberapa waktu lalu (8/11). Bayi merah yang malang itu ditemukan pertama kali oleh pekerja di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Kertalangu, bernama Ni Kadek Suryantini. 

Saat itu, Suryantini sedang bekerja memilah sampah seperti biasanya. Ia mencurigai sebuah kantong plastik berukuran besar. Ia pun mencoba membuka isi bungkusan tersebut. 

Di dalamnya, ia menemukan celana panjang hitam dan bungkusan kain besar, yang ternyata berat ketika ia coba mengangkatnya. Ketika ia mencoba membuka bungkusan kain, betapa kagetnya ia menemukan seorang bayi malang berjenis kelamin perempuan lengkap dengan ari-ari dan tali pusarnya yang masih menempel. 

Namun, kondisi bayi tersebut sudah terlihat bersih tanpa darah, dan terkulai lemas. Beberapa saat setelah ditemukan, bayi itu pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun sayang, sampai di rumah sakit bayi tersebut dinyatakan meninggal dan sudah tak bernyawa. 

Dokter yang sempat memeriksa kondisi bayi malang tersebut menyatakan bahwa terdapat bagian yang retak di kaki bayi dan kepala bayi yang membiru. 

Sampai saat ini, polisi masih berusaha mencari pelaku dengan mendata kendaraan yang membawa sampah masuk ke TPST selama periode bayi ditemukan. 

Artikel terkait: Anak Bayi Dibuang Orang Tuanya Karena Berkulit Hitam Legam

Mengapa Banyak Bayi yang Ditelantarkan Orangtuanya?

Viral Bayi Ditemukan Terbungkus di Mesin Pemilah Sampah, Apa Penyebabnya?

Berita tentang bayi yang dibuang atau ditelantarkan orangtuanya memang tidak bisa terhitung banyaknya. Sebenarnya, apa yang menyebabkan hal ini? 

Rasa Malu dan Penolakan

Tentunya, hal ini bisa terjadi karena beberapa hal. Mulai dari kelahiran yang tidak diinginkan, penolakan, hingga stres atau tekanan yang dialami sang ibu. Alhasil, bayi yang seharusnya menjadi harapan dan masa depan orangtuanya, malah menjadi beban yang harus dihilangkan. Selain itu, rasa malu dan tuntutan dari keluarga yang mungkin mendesak sang ibu untuk menggugurkan bayi yang tidak bersalah. 

Mereka bingung, kalut, pening, hingga frustasi sehingga perilakunya menjadi kontrasosial dan menyimpang seperti tega membuang anaknya sendiri. Ditambah lagi, jika sang ayah tidak mau bertanggung jawab, sehingga perempuan harus berjuang sendiri merawat anaknya. 

Faktor Kemiskinan 

Prevalensi kelahiran di luar perkawinan telah terbukti berdampak negatif terhadap ekonomi dan kesejahteraan sosial. Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir dari ibu tunggal mengalami tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dan lebih mungkin terlibat dalam kejahatan, serta penyalahgunaan zat dalam jangka panjang.

Dikutip dari laman Verywell Family, orang tua yang menelantarkan anak mereka seringkali karena mereka juga merasa tidak mampu memberikan stabilitas emosi dan keuangan yang baik yang dibutuhkan anak. Hal ini tentu perlu dipelajari lebih lanjut bagaimana pendampingan yang didapatkan sang orang tua atau ibu. Meskipun, alasan ini bukan merupakan alasan yang sah. 

Artikel terkait: Depresi Postpartum: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

Pada akhirnya, pentingnya edukasi seks secara tepat bagi generasi muda juga sangat diperlukan, disamping edukasi persiapan kesehatan dan mental menjadi orang tua. Hal ini mungkin menjadi pekerjaan bagi negara untuk lebih berkontribusi dalam perlindungan perempuan yang di posisi terjepit seperti ini. 

 

 

Baca juga: 

id.theasianparent.com/bayi-ditemukan-di-suhu-minus

Penemuan Bayi Cantik Baru Lahir di Waikabubak, Hanya Ditutupi Daun Jati

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Bayi Dibuang di Rumah Warga, Pesan Pelaku: Jangan Lapor Polisi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Viral Bayi Ditemukan Terbungkus di Mesin Pemilah Sampah, Apa Penyebabnya?
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti