TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bayi Berusia 74 Menit Jadi Donor Organ Tubuh Termuda

Bacaan 5 menit
Bayi Berusia 74 Menit Jadi Donor Organ Tubuh Termuda

Simaklah bagaimana kedua orangtua Hope Lee ingin bayinya tak meninggal sia-sia, dengan menjadi donor organ tubuh bagi orang yang membutuhkannya.

Kisah donor organ tubuh yang mengharukan

Emma dan Drew Lee mendonasikan ginjal dan hati putrinyanya, Hope Lee, yang meninggal 74 menit setelah lahir. Hope Lee kemudian tercatat sebagai donor organ tubuh termuda di Inggris.

Orangtua Hope awalnya mengetahui calon bayi mereka menderita anencephaly pada usia kandungan 13 minggu. Kondisi langka ini membuat tulang otak tidak tumbuh dengan sempurna.

Hampir semua bayi dengan kondisi ini meninggal sebelum dilahirkan atau beberapa saat setelah lahir. Umumnya dokter juga menyarankan ibu untuk menggugurkan kandungan dengan alasan medis.

Namun Emma terinspirasi kisah bayi Teddy Houlston yang punya kondisi serupa. Teddy menjadi donor organ hati dan ginjal untuk saudara kembarnya Noah, 100 menit pasca dilahirkan bulan April lalu.

“Kami tahu bahwa Hope tak akan bisa bertahan. Saat tahu kisah Teddy, kami meyakinkan dokter untuk lakukan hal sama terhadap Hope,” kata Emma pada The Guardian.

“Saya tidak tau apa yang bisa dikatakan dalam 74 menit, kami cuma bisa beri pelukan.”

Tak mau meninggal sia-sia

Sebelumnya, pasangan ini memiliki putri yang kini berusia empat tahun yang didapatkan melalui proses bayi tabung. Emma kemudian menjalani berbagai tindakan agar bisa hamil lagi, dan mereka mendapat bayi kembar.

Namun saat USG di usia kandungan tiga bulan, mereka menemukan kondisi Hope berbeda dengan Josh saudara kembarnya.

Dokter lalu menyarankan untuk aborsi. Namun pasangan ini meminta bayi tersebut tetap hidup dan mendonasikan organnya.

“Kami bingung dan putus asa, tapi kami tak mau ia meninggal sia-sia,”.

Tak lama setelah meninggal, Hope menjalani operasi bedah. Ginjalnya diangkat lalu ditransplantasi pada pasien dewasa. Jadilah ia seorang donor organ tubuh termuda.

Sementara sel hatinya dibekukan dan akan digunakan untuk pasien yang membutuhkan tranplantasi hati.

Hope lahir melalui operasi caesar di rumah sakit Addenbrooke, Cambridge dengan berat 1,28 kilogram dan kembarannya Josh lahir dua menit kemudian dengan berat 2,27 kilogram.

Drew bilang awalnya pasangan ini telah memutuskan nama bayi laki-laki mereka Josh, dan kesulitan mencari nama saudara perempuannya, hingga mereka beri nama Hope (harapan).

“Namanya sesuai dengan artinya. Kami masih memilikinya karena dia hidup dalam tubuh orang lain.”

“Dia memang hanya hidup 74 menit tapi dia memberikan lebih dari yang bisa diberikan orang lain seumur hidupnya. Putri kami adalah pahlawan.”

Parents, semoga kisah donor organ tubuh termuda Hope Lee menjadi inspirasi untuk Anda.

sumber: The Guardian

Baca juga: 

Babysitter donor hati untuk anak sakit yang baru diasuhnya 3 minggu

Biasanya orang dewasa akan lebih sering melakukan donor organ dibandingkan dengan anak anak. Namun bagaimana jadinya jika seorang bayi yang melakukan donor organ untuk bayi lain yang membutuhkan. Hal ini dilakukan oleh orang tua anak dari Hope Lee yang tidak ingin membuat bayinya meninggal dengan sia sia. Ia pun menutuskan untuk donor organ tubuh yang ada di dalam bayinya untuk anak sesamanya. Mari simak ulasan selengkapnya berikut.

Kisah Donor Organ Dari Seorang Bayi yang Mengharukan

Seorang pasangan Emma dan Drew Lee mendonasikan ginjal dan hati putrinya Hope Lee yang meninggal 74 menit setelah lahir. Anak dari kedua psangan ini kemudian ditetapkan saebagai pendonor temuda yang ada di inggris. Orangtua Hope awalnya mengetahui jika calon bayinya menderita anencephaly pada kandungan yang masih berusia 13 minggu.

ini Bayi donor organ tubuh termuda

Kondisi langka ini membuat tulang otak Hope tidak bisa tumbuh dengan sempurna. Hampir bisa dipastikan jika semua bayi dalam kondisi ini akan meninggal sebelum dilahirkan atau beberapa saat setelah melahirkan. Umumnya dokter akan menyarankan ibu untuk menggugurkan kandungan dengan alasan medis.

Namun Emma yang mengetahui hal ini sangat terinsipirasi dengan kisah bayi Teddy Houlston yang memiliki kondisi serupa. Teddy kemudian menjadi donor organ hati dan ginjal untuk saudara kembarnya Noah, 100 menit pasca dilahirkan April lalu. Emma tahu bahwa bayinya tidak akan bertahan lama. Namun saat menceritakan kisah dari Teddy, ia menyakinkan dokter untuk melakukan hal yang sama pada anaknya Hope.

ini Termuda Bayi donor organ tubuh Transplantasi Organ Perlukah Dilakukan

Tidak Ingin Hope Meninggal Sia Sia

Sebelumnya pasangan ini memiliki putri yang kini sudaha berusia empat tahun. Putrinya ini didapatkan melalui proses bayi tabung. Emma kemudian menjalani berbagai tindakan agar bisa hamil lagi dan mereka mendapatkan bayi kembar. Namun ketika dilakukan USF pada usia kandungan 3 bulan, mereka menemukan kondisi Hope berbeda dengan Josh saudara kembarnya.

Dokter kemudian menyarankan untuk melakukan aborsi. Namun pasangan ini meminta bayi tersebut tetap hidup dan berencana donor organ tubuh Hope agar bisa bermanfaat bagi lainnya. Tak lama setelah Hope meninggal, ia pun segera melakukan operasi bedah. Ginjalnya diangkat lalu ditransplantasi pada pasien dewasa.

tau Termuda Bayi donor organ tubuh

Sementara sel hatinya dibekukan dan akan digunakan untuk pasien yang membutuhkan transplantasi hati. Hope lahir melalui perasi Caesar di rumah sakit Addenbrooke dengan berat 1,28 kg dan kembaranya Josh lahir dua menit kemudian dengan berat 2,27 kg. Mulanya Drew telah menemukan nama anak laki lakinya Josh dan kesulitan mencari nama perempuannya hingga ia beri nama Hope (harapan).

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Cerita yang mengharukan ini tentu bisa dijadikan pembelajaran bagi orang tua lainnya untuk bisa menjadi ikhlas saat anaknya akan divonis meninggal. Meskipun kesedihan sangat terasa, namun keluarga Emma dan Drew dipenuhi dengan kesyukuran karena adaya kehadiran Josh. Semoga keluarga kecil ini selalu bahagia ya parent!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Della Syahni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bayi Berusia 74 Menit Jadi Donor Organ Tubuh Termuda
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti