TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Percobaan ini buktikan bahaya tertelan baterai pada anak, Parents wajib waspada!

Bacaan 3 menit
Percobaan ini buktikan bahaya tertelan baterai pada anak, Parents wajib waspada!

Baterai sangat berbahaya apalagi jika anak menelan baterai tanpa sengaja. Percobaan ini membuktikan efek batere dalam perut anak.

Seorang pria bernama Eric Boggess membagikan pengalamannya saat menghadiri Konferensi Pengobatan darurat. Dalam konferensi tersebut dilakukan sebuah percobaan untuk membutikan bahaya tertelan baterai pada anak.

Dalam akun Facebook-nya, Eric menulis demikian:

“Jadi, saya melihat ide ini dalam Konferensi Pengobatan Darurat yang diadakan akhir pekan ini. Saya pikir baik untuk mencobanya dan membagikan hasilnya. Inilah yang terjadi pada sosis saat sebuah baterai diletakkan di dalamnya hanya dalam kurun waktu dua jam. Sekarang bayangkan sosis ini adalah bagian dalam perut anak Anda. Hanya dalam beberapa jam saja dapat menyebabkan lubang di dalam lusus atau bagian perut lainnya.  Jika anak menelan baterai tanpa sengaja atau Parents khawatir anak telah menelannya, segera langsung pergi ke IGD. Tolong jauhkan mainan dan perangkat elektronik yang menggunakan baterai dari jangkauan anak-anak.  Bagikan hal ini agar semakin banyak orangtua yang sadar apa bahaya yang timbul jika anak menelan baterai tanpa sengaja.

Bahaya tertelan baterai pada anak

Baterai kecil sangat berbahaya jika tertelan oleh anak bukan hanya karena dapat membuatnya tersedak dan mengganggu pernapasannya.

Namun, sekali udara lembab masuk ke dalam baterai, amonium klorida yang sangat beracun dapat dengan mudah merembes keluar dari penutup logam dan bisa meracuni anak Anda.

Tak hanya itu saja, komponen baterai tetap bisa menghasilkan arus listrik kecil, terutama saat tertelan.

Bila suatu hari Anda mendapati anak menelan baterai tanpa sengaja, segera pergi ke IGD atau klinik terdekat. Jangan memaksanya untuk memuntahkan baterai tersebut.

Mengapa? Saat Anda memaksa anak memuntahkan baterai yang telah ditelannya, hal tersebut justru membuat baterai menjadi pecah di dalam tubuh anak. Lebih parahnya lagi, kerongkongan anak bisa rusak dan baterai yang tersangkut dapat menghalangi jalur pernapasan.

Mencegah anak menelan baterai

Anak-anak, khususnya balita, senang mengeksplorasi segala hal yang ada di sekitarnya. Salah satu caranya belajar adalah dengan memasukkan benda-benda yang terlihat baru untuknya ke dalam mulut.

Agar anak terhindar dari bahaya tertelan baterai, berikut beberapa hal yang perlu Parents lakukan:

  • Sebelum anak mulai merangkak, Parents harus mencoba merangkak sambil melihat benda-benda apa saja yang mungkin akan ditemukan anak saat ia menjelajah rumah.
  • Singkirkan benda-benda yang memiliki baterai dari jangkauan anak. Pastikan bagian penutup baterai tidak kendor, bila perlu kencangkan dengan lakban atau selotip. Simpan baterai bekas di tempat yang benar-benar aman dan tidak terlihat anak.
  • Awasi saat anak sedang bermain, menjelajah rumah, atau saat ia sekedar penasaran dengan berbagai benda yang ada di sekitarnya.
  • Setelah menelan sesuatu, biasanya anak akan menunjukkan gejala berikut ini: batuk-batuk, tersedak, kesulitan menelan makanan, meneteskan air liur yang banyak, nyeri dada, sakit perut, bahkan muntah. Jangan abaikan gejala demikian. Segera bawa anak ke rumah sakit. Lebih baik mencegah daripada menyesal.

Bagikan artikel ini kepada para orangtua lainnya, agar semakin waspada akan bahaya tertelan baterai.

 

Referensi: Huffington Post, Cleveland Clinic

Baca juga: 

Bayi 8 Bulan Menelan Baterai dan Cacat Seumur Hidup

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Percobaan ini buktikan bahaya tertelan baterai pada anak, Parents wajib waspada!
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti