TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bahaya Kebiasaan Menggigit Kuku; Anak ini Memasukkan 32 Potongan Kuku ke dalam Gusinya

Bacaan 4 menit
Bahaya Kebiasaan Menggigit Kuku; Anak ini Memasukkan 32 Potongan Kuku ke dalam Gusinya

Kebiasaan gigit kuku bukan sesuatu yang sepele. Karena ada banyak risiko kesehatan di dalamnya. Jangan sampai yang ada di video ini terjadi pada anak Anda.

Kebiasaan gigit kuku adalah hal kecil yang sering dilakukan banyak anak-anak hingga dewasa. Padahal, ini adalah kebiasaan buruk yang mestinya harus segera dihentikan.

Tidak hanya karena kuman pada jemari akan pindah ke mulut, dan sebaliknya. Tapi juga kebiasan menggigit kuku bisa berlanjut pada hal yang lebih ekstrim.

Seperti yang terjadi pada anak bernama Kale ini. Selama ini, tak hanya menggigit kukunya, ia juga memasukkan potongan kuku tersebut ke dalam gusi. Simak video dan penjelasannya ibu Kale ini.

Kale selalu punya cara membuat kami sibuk dan khawatir. Kali ini, aat ia membuka mulutnya, aku melihat sesuatu yang berwarna putih di gusinya. Aku menggunakan pinset untuk mengeluarkannya. Benda yang terperangkap di gusi tersebut ternyata adalah potongan kuku. Aku melanjutkan dan menemukan empat kuku lainnya. Aku terus mencari di seluruh area mulutnya. Kemudian aku menarik sekitar 27 kuku dari tempat kedua. Yup! 27 kuku! Dokter gigi pun tak pernah melihat hal seperti ini. Kami menemukan bahwa Kale punya kebiasaan menggigit kuku dan sering memainkan kuku di mulutnya. Ia juga sering mendorong kuku tersebut ke dalam gusinya. Sehingga kuku tersebut masuk di antara gigi susu dan permanennya. Jangan bisarkan anakmu mengigit kukunya. Jika Anda bisa menahan rasa jijiknya. lihatlah video berikut ini.

Pesan tersebut dibagikan oleh lebih dari 200 ribu akun dan mendapatkan banyak komentar. Apalagi banyak yang masih sering menggigit kukunya sampai dewasa.

Tak sedikit yang mengkritisi keputusan sang ibu untuk menarik sendiri kuku dari gusi anaknya. Mereka khawatir jika bukan dokter yang melakukannya, maka mulut akan terinfeksi.

“Jika alat sudah disterilkan dengan alkohol dan setelah menarik kuku itu si ibu membubuhkan cairan antiseptik di sana, maka anak akan terhindar dari infeksi,” ujar dokter gigi Dhihram Tenrisau.

Dokter gigi yang akrab disapa dengan panggilan dokter Tesa ini juga menyebut bahwa kuncinya adalah sterilitas. Ia menyatakan bahwa antiseptik seperti betadine bisa jadi solusi jika orangtua melakukan tindakan sendiri seperti ini.

Namun, jika orangtua khawatir, dokter yang berpraktek di Klinik Tiga Dental Duren Tiga Jakarta Selatan ini menyarankan untuk menyerahkan anak ke dokter gigi atau dokter bedah mulut. Apalagi jika khawatir masih ada yang bersisa maupun infeksi.

Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran untuk kita semua. Mulai sekarang, stop kebiasaan gigit kuku!

 

Baca juga:

Panduan Lengkap Untuk Ajari Anak Sikat Gigi Sejak Dini

 

Kebiasaan menggigit kuku adalah hal kecil yang sering dilakukan banyak orang hingga dewasa. Padahal kebiasaan ini adalah kebiasaan buruk yang mestinya harus segera dihentikan. Tidak hanya kuman pada jemari tangan, namun kuman juga akan berpindah ke mulut si kecil. Namun memlihara kebiasaan gigit kuku bisa berlanjut pada hal yang lebih ekstrem. Hal ini dialami oleh Kale yang memasukkan potongan kuku tersebut ke dalam gusinya. Mari simak ulasan selengkapnya berikut.

Kale Memasukkan Kuku Dalam Mulutnya

Dalam akun facebooknya Sara Guidry meneceritakan pengalaman Kale yang memasukkan kuku ke dalam mulutnya. Dalam unggahanya Sara menuliskan bahwa Kale selalu memiliki cara untuk membuat sara sibuk dan khawatir. Kali ini Kale membuka mulutnya, Sara melihat sesuatu yang berwarna putih di giginya.

bahaya kebiasaan gigit kuku anda

Sara pun berinisiatif menggunakan pinset untuk mengeluarkan kuku tersebut. Benda yang ada dalam gusi tersebut ternyata potongan kuku. Sara pun melanjutkan dan menemukan ada empat kuku lainnya. Ia pun terus mencari di seluruh area mulutnya dan kemudian menarik sekitar 27 kuku dari tempat kedua.

Banyak Komentar Terkait Tindakan Sara

Kale sendiri memiliki kebiasaan gigit kuku dan memainkan kuku di mulutnya, ia juga sering mendorong kuku tersebut ke dalam gusinya. Sehingga kuku tersebut masuk diantara gigi susu dan permanennya. Dalam unggahannya Sara berpesan kepada orang tua untuk tidak membiarkan anak untuk menggigit kukunya.

awas kebiasaan gigit kuku itu

Pesan tersebut telah dibagikan oleh lebih dari 200 ribu akun dan mendapatkan banyak komentar. Apalagi jika banyak yang sering menggigit kukunya sampai dewasa. Tak sedikit yang mengkritisi keputusan Sara yang menarik sendiri kuku dari gusi anaknya. Seharusnya alat yang digunakan adalah alat yang sudah disterilakn dengan alcohol. Setelah menarik kuku si ibu harusnya membubuhkan cairan antisepti di dalam mulut sehingga akakn terhindar dari infeksi.

waspada kebiasaan gigit kuku ini

Dari kisah Sara tersebut orang tua bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga untuk tidak membiarkan anak untuk menggigit kukunya. Hal ini akan berdampak anak memiliki peluang untuk terkena infeksi dari kuku yang dimakannya. Selalu perhatikan kebiasaan buruk anak yang akan membuatnya sakit dan terinfeksi.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bahaya Kebiasaan Menggigit Kuku; Anak ini Memasukkan 32 Potongan Kuku ke dalam Gusinya
Bagikan:
  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti