TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Berniat fogging untuk mencegah DBD? Ini syarat yang yang harus diperhatikan

Bacaan 3 menit
Berniat fogging untuk mencegah DBD? Ini syarat yang yang harus diperhatikan

Fogging memang bisa dilakukan sebagai upaya membunuh nyamuk aedes aegypti. Namun, dalam praktiknya tentu saja harus memerhatikan beberapa syarat.

Ketika penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai merajalela, biasanya fogging dilakukan sebagai salah satu langkah yang kerap dilakukan sebagai upaya pencegahan. Namun tahukah Parents ada beberapa bahaya fogging yang perlu diwaspadai?

Seperti yang kita ketahui, fogging biasanya akan dilakukan jika ada sebuah daerah telah ditemukan kasus DBD yang diduga menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti. Penyemprotan gas fogging berfungsi untuk membunuh nyamuk aedes aegypti, jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Namun tahukah Parents bahwa saat penyemprotan berlangsung, sebaiknya Anda dan keluarga menghindar dari lingkungan yang sedang disemprot fogging?

World Health Organization (WHO) menyebutkan kalau gas untuk fogging nyamuk memang sudah diracik sehingga tidak membahayakan manusia dan hewan peliharaan. Kandungan yang biasa terdapat di fogging adalah insektisida yang terbuat dari zat pyrethroid sintetis yang banyak dijual di pasaran.

Artikel terkait : Rekomendasi obat anti nyamuk untuk bayi yang aman, Parents wajib tahu!

Meskipun kandungan gas fogging memang tidak bahaya untuk manusia, tapi tetap saja kita harus menghindari ketika penyemprotan sedang berlangsung. Hal ini tentu saja untuk mengindari risiko gas tersebut dihirup dalam jumlah berlebih. Biar bagaimana pun hal ini tentu saja bisa menimbulkan efek samping untuk manusia.

Lantas, bagaimana apabila fogging dilakukan di dalam lingkungan yang terdapat bayi? Apakah hal ini aman dilakukan atau justru berbahaya?

Bahaya Fogging – Amankah dilakukan ketika ada bayi di lingkungan sekitar?

bahaya fogging

Dalam hal ini, Prof. Drh. Upik Kesumawati Hadi, MS, Phd, mengatakan bahwa fogging tidak berbahaya, artinya fogging akan aman jika dilakukan sesuai dengan aturan. Di mana fogging harus dilakukan oleh petugas khusus, karena tidak sembarang orang bisa melakukan penyemprotan fogging.

“Harus sesuai SOP. Tidak seperti sekarang yang saya lihat, fogging bisa dilakukan oleh siapa pun, padahal mereka tidak memiliki pengetahuan tentang bagaimana melakukan fogging yang baik,” ujar Upik dalam acara ‘Media Briefing bersama My Baby’.

Kemudian, penyemprotan fogging yang tepat yaitu dilakukan pada pagi atau sore hari. Agar hasil lebih maskimal, penyemprotan tentu saja perlu dilakukan di dalam rumah, bukan hanya di pekarangan rumah.

“Fogging untuk membunuh nyamuk aedes aegypti dewasa harus dilakukan di dalam rumah karena kemungkinan nyamuk dewasa istirahat di dalam rumah dan sekelilingnya. Setelah itu, fogging juga dilakukan dalam radius 100 meter dari tempat terjadinya kasus DBD,” jelas Upik yang ditemui beberapa waktu lalu. 

“Lalu, saat fogging sedang dilakukan di dalam rumah, maka orang-orang harus menghindar semuanya. Bayi dan anak-anak harus dibawa menjauh dari kawasan yang difogging, makanan juga harus ditutup semuanya,” lanjut Upik menjelaskan.

Upik menambahkan, seharusnya fogging dilakukan segera mungkin, yaitu di hari yang sama ketika ditemukan ada yang terkena DBD. Namun, sangat disayangkan karena yang terjadi di lapangan, penyemprotan fogging justru dilakukan jauh hari setelah penyakit DBD di salah satu tempat terungkap.

“Sering fogging itu terlambat, atau bisa juga kurang tepat dilakukan. Biasanya karena orang-orang panik duluan dengan DBD, jadi fogging dilakukan bukan dengan operator atau petugasnya,” kata Upik yang ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Tak hanya itu, Kepala Unit Kajian Pengendalian Hama Permukiman (UKPHP) IBB ini juga mengatakan bahwa waktu yang paling tepat paling tepat dilakukan saat pagi atau sore hari karena relatif tidak angin

“Intinya, saat melakukan fogging di dalam rumah itu harus hati-hati, harus ikuti aturan yang berlaku. Maka, itu aman dilakukan,” tambahnya.

Jika dilakukan dengan tapat, Parents pun tidak perlu khawatir bahaya fogging lagi. Namun, untuk mencegah DBD, tak cukup hanya melakukan fogging saja, pola hidup bersih dan menerapkan prinsip 3M tentu saja perlu dilakukan. 

Sudahkah Parents melakukannya?

 

Referensi : hellosehat

Baca juga :

Kenali Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) Agar Anak-anak Terhindar Darinya

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Berniat fogging untuk mencegah DBD? Ini syarat yang yang harus diperhatikan
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti