TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kejam! Dua ayah ini tega meracuni bayi mereka, ini alasannya

Bacaan 4 menit
Kejam! Dua ayah ini tega meracuni bayi mereka, ini alasannya

Apapun alasannya, perbuatan ayah ini tidak dapat dibenarkan...

Entah apa yang ada di pikiran dua orang ayah ini yang tega meracuni bayi mereka hingga meninggal dunia. Apa sebenarnya alasan ayah menyakiti anak kandungnya?

Dua peristiwa ini terjadi di tempat yang berbeda, satu di Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan satu lagi di Cirebon, Jawa Barat.

Ayah menyakiti anak dengan memberi racun pada susunya

Ayah meracuni bayi di Kupang

ayah menyakiti anak 1

Sumber: Grid.

Ayah yang bernama Erens Lulu Bire (18) tega meracuni bayinya yang masih berusia 11 bulan. Selasa, 2 Januari 2018, ia mencampurkan racun serangga ke dalam botol susu anaknya.

Perbuatan sang ayah terungkap setelah mertuanya mendengar tangisan si bayi di kamar. Sang nenek menggendong cucunya sambil berusaha menenangkannya.

Ketika itulah tercium bau racun serangga dari mulut cucunya. Nenek korban memanggil tetangga untuk memastikan.

Tetangga masuk ke rumah dan mencium bau yang sama. Bau racun serangga juga tercium dari botol susu sang bayi.

Mereka pun langsung membawa bayi ke rumah sakit, namun sayangnya kondisi bayi sudah kritis. Bayi 11 bulan itu pun tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia.

Diduga, ayah menyakiti anak dengan racun karena kesal terhadap nenek korban alias ibu mertua. Nenek korban enggan memberikan cucunya untuk diasuh orangtuanya. Selama ini korban selalu diasuh oleh kakek dan neneknya.

Ayah meracuni bayi di Cirebon

ayah menyakiti anak 2

Sumber: Viva.

Sementara itu, seorang ayah lainnya mencampurkan racun tikus ke dalam susu anaknya yang berusia 14 bulan di hari Sabtu 6 Januari 2018 lalu. Tak hanya bayinya yang diracun, ia sendiri juga ikut menenggak air yang dicampur racun tikus hingga tak sadarkan diri

Bayi yang berusia 14 bulan ini akhirnya meninggal setelah menjalani perawatan di IGD Rumah Sakit Waled, Cirebon karena tak kuat melawan racun yang diberikan ayah kandungnya sendiri. Sementara itu, kondisi sang ayah masih bisa diselamatkan.

Anak ini menjadi korban pertikaian rumah tangga orangtuanya.

Sang Ayah, Taufik (27), bertengkar di telepon dengan istrinya yang bekerja di Batam. Ia bermaksud meminta uang untuk keperluan sehari-hari kepada istrinya.

Permintaan Taufik tidak digubris sang istri sehingga ia akhirnya mengancam akan bunuh diri bersama anak semata wayangnya. Istrinya tetap cuek dengan ancaman sang suami.

Taufik semakin kesal karena istrinya tak mau pulang semenjak pergi meninggalkan bayinya yang masih dua bulan saat itu. Pria yang sehari-hari mengamen ini pun akhirnya membeli dua bubuk racun tikus.

Kami dari theAsianparent mengecam tindakan yang dilakukan kedua ayah tersebut. Semoga tidak ada lagi kejadian ayah melukai anak seperti ini.

Sebelum terlambat, perhatikan 5 ciri yang memungkinkan ayah menyakiti anak

Kadang-kadang tidak ada peringatan sebelum seorang ayah menyakiti anak kandungnya. Namun, jika suami memiliki tanda-tanda berikut, Bunda sebaiknya waspada dan meminta bantuan orang lain dalam melindungi anak.

1. Ayah tidak mau mengakui anaknya

Saat bayi lahir, terkadang sulit bagi ayah untuk menyesuaikan diri dengan tanggung jawab baru sebagai orangtua. Hal ini tentu saja wajar, namun hati-hati jika suami mulai mencurigai bahwa bayi tersebut bukan anaknya atau bahkan membenci anaknya.

Bila kondisi ini terjadi hingga beberapa bulan setelah bayi lahir, Anda harus mencari bantuan sebelum situasi makin parah.

2. Ayah membenci dirinya sendiri

Menurut sebuah penelitian, ayah biasanya akan bunuh diri setelah ia membunuh anaknya. Namun apa yang membuatnya nekat melakukan bunuh diri?

Hal ini disebabkan oleh permasalahan rumit di mana ia sebenarnya membenci dirinya sendiri.

Artikel terkait: Kisah Depresi Seorang Ayah, “Sejak istriku melahirkan, aku mulai berpikir untuk bunuh diri.”

3. Disiksa waktu kecil

Tak semua orang yang pernah disiksa atau ditelantarkan waktu kecil akan membunuh anaknya. Tapi jika terlalu banyak masalah yang muncul akibat masa lalu suami yang kelam, saatnya mencari bantuan profesional dari psikolog.

4. Ayah berpikir Bunda lebih mencintai anak dibanding dirinya

Kecemburuan memang setan yang mengganggu sebuah hubungan. Kita sering mendengar pasangan yang bertengkar karena mencurigai suaminya selingkuh.

Namun, ada jenis kecemburuan yang lain, yaitu pada sang bayi baru lahir.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

5. Ayah menjadi mudah marah atau tidak memedulikan Anda

Semenjak memiliki anak, suami menjadi mudah marah pada hal-hal kecil. Suara tangisan bayi, rumah yang berantakan, atau sarapan yang belum siap bisa membuat emosi suami meledak.

Lebih parahnya lagi jika saking marahnya, suami pun tidak memedulikan Anda. Daripada tinggal di rumah dengan kondisi seperti ini, coba ajak suami berjalan-jalan berdua sambil membahas hal ini.

Bunda harus memercayai feeling Anda. Jika mencurigai ada yang tak beres, lebih baik segera meminta bantuan orang lain dan untuk sementara waktu, titipkan anak kepada orangtua Anda hingga permasalahan selesai.

 

*Referensi: Liputan6, Viva, Tribunnews, Grid, BabyGaga

Baca juga:

Tragis, Ayah Membunuh Bayinya Secara Live di Facebook dan Bunuh Diri Setelahnya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kejam! Dua ayah ini tega meracuni bayi mereka, ini alasannya
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti