TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Keji! Ayah Tega Bunuh Bayi Perempuan karena Ingin Anak Laki-laki

Bacaan 3 menit
Keji! Ayah Tega Bunuh Bayi Perempuan karena Ingin Anak Laki-laki

Hingga saat ini, pelaku penembakan yang tak lain adalah ayah kandung sendiri dikabarkan masih buron.

Kasus ayah bunuh bayi perempuan kembali terjadi di Pakistan. Pembunuhan yang terjadi pada Senin (7/3/2022) itu menewaskan seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang baru berusia 7 hari. Pelakunya adalah ayah kandungnya sendiri yang hingga berita ini ditulis, masih berstatus buron. Bagaimana peristiwa itu bisa terjadi? Apa yang mendorong pelaku hingga tega membunuh darah dagingnya sendiri? Simak informasi selengkapnya berikut ini. 

Seorang Ayah Bunuh Bayi Perempuan karena Ingin Anak Laki-laki

ayah bunuh anak perempuan

Kehadiran seorang bayi seharusnya menjadi kabar gembira bagi kedua orang tuanya. Namun, yang terjadi kepada seorang bayi di Pakistan ini justru teramat tragis. Di usianya yang baru menginjak 7 hari, ia harus meregang nyawa di tangan ayah kandungnya sendiri. 

Bayi perempuan yang diberi nama Jannat itu tewas ditembak ayahnya yang tak ingin mempunyai anak perempuan. Peristiwa penembakan itu terjadi pada hari Senin (7/3/2022). Jannat dinyatakan tewas seketika dengan luka tembak sekujur tubuhnya. 

Paman dari ibu sang bayi, seorang pria bernama Hidayatullah Khan mengatakan, pelaku langsung mengamuk begitu mengetahui bahwa anak pertamanya yang lahir dari rahim istrinya berjenis kelamin perempuan. Kemarahan tersebut lantas mendorongnya untuk berperilaku nekat dengan menembak putrinya sendiri di hari ketujuh. 

“Seorang bayi perempuan lahir lalu dia marah,” kata Hidayatullah Khan kepada Reuters seperti dikutip dari Tempo.

Baca juga: 12 Rekomendasi Buku tentang Feminisme dan Kesetaraan Gender

Korban Tewas dengan 5 Luka Tembak di Sekujur Tubuh

ayah bunuh bayi perempuan

Entah apa yang ada di pikiran ayah Jannat saat itu. Hanya karena anaknya berjenis kelamin perempuan, ia tega menghabisinya dengan sebuah pistol. Padahal, bayi berumur tujuh hari itu bahkan belum bisa mengucapkan sepatah kata pun selain hanya menangis. 

Polisi yang mendapatkan laporan langsung bergegas menuju lokasi. Setelah dilakukan autopsi, ditemukan lima buah peluru yang bersarang di sekujur tubuh korban. Dengan jumlah peluru sebanyak itu dan usianya yang masih sangat muda, Jannat pun meninggal dunia seketika.

Sampai saat ini, pelaku pun dikabarkan masih buron. Polisi masih melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku yang tak lain adalah ayah kandung Jannat sendiri. 

“Kami berusaha menangkap tersangka yang masih buron,” kata petugas seperti dikutip dari Reuters. 

Baca juga: My Pregnancy Journey: Gender Disappointment, It Really Happened To Me

Penembakan Bayi Perempuan di Pakistan Picu Amarah Publik

ayah bunuh bayi perempuan

Peristiwa penembakan bayi berusia 7 hari itu langsung memicu kemarahan publik. Terlebih setelah foto-foto korban pasca penembakan dan pada saat pemakaman tersebar di media sosial. Banyak yang bersuara terkait motif penembakan bayi malang itu yang disebabkan karena jenis kelamin. 

“Dan mereka masih bertanya apa itu hak perempuan? Mengapa kita butuh perlindungan terhadap hak-hak perempuan? Mengapa hari perempuan dirayakan?” kata pengguna Twitter.

“Mengapa dia ditolak haknya untuk hidup?” kata pengguna Twitter lainnya. 

Pakistan saat ini menduduki posisi bawah Indeks Kesenjangan gender 2021 Forum Ekonomi Dunia seperti dikutip dari Tempo. Jannat bukan hanya korban satu-satunya, sebab ada banyak bayi lainnya yang dibunuh lantaran berjenis kelamin perempuan. 

Faisal Edhi, Kepala Kelompok Amal Kesejahteraan Sosial di Karachi, kota terbesar di Pakistan mengatakan, dalam dua tahun terakhir, dari 500 mayat bayi yang ditemukan di kota itu, sebagian besar adalah perempuan. Fakta ini menempatkan Pakistan sebagai negara yang sangat berbahaya bagi perempuan. 

Parents, demikian informasi mengenai kasus ayah bunuh bayi perempuan di Pakistan. Sangat memilukan sekali ya, di tengah kemajuan teknologi, masih ada bentuk kejahatan semacam ini. Semoga pelaku segera tertangkap dan dihukum seberat-beratnya. 

***

Baca juga:

id.theasianparent.com/alegra-wolter

Merasa Berada dalam Tubuh yang Salah, 8 Artis Ini Putuskan Mengubah Gender

4 Tokoh Perempuan Inspiratif, Menolak Bias Gender Jadi Penghalang Cita-cita

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Keji! Ayah Tega Bunuh Bayi Perempuan karena Ingin Anak Laki-laki
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti