TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bayi tak berhenti menangis, 4 remaja ini pukul dan injak bayi hingga meninggal

Bacaan 4 menit
Bayi tak berhenti menangis, 4 remaja ini pukul dan injak bayi hingga meninggal

Pelaku pembunuhan itu ternyata ialah teman-teman dari sang ibu korban yang tinggal dirumahnya

Orangtua biasanya memiliki tingkat toleransi yang lebih tinggi ketika melihat anaknya menangis. Namun tingkat toleransi ini belum tentu dimiliki oleh orang lain. Seperti kisah empat orang remaja asal Malaysia yang tega aniaya bayi berusia 20 bulan karena tidak berhenti menangis.

Aniaya bayi karena tidak berhenti menangis

aniaya bayi 1

ilustrasi bayi menangis

Seorang ibu muda di Semporna, Sabah, Malaysia baru saja mengalami hal traumatis dalam hidupnya. Ibu berusia 23 tahun itu harus menerima kenyataan bahwa putranya meninggal karena penganiayaan yang dilakukan oleh teman-temannya sendiri.

Putra malangnya yang bernama Muhammad Al Suhaimi Alsarif telah dianiaya oleh teman-teman yang tinggal di rumah ibu tersebut. Keempat orang remaja itu diketahui berusia antara 16 dan 19 tahun.

aniaya bayi 1

Menurut laporan media setempat, Muhammad telah dilemparkan ke kasur, ditarik, dipukul ke ranjang besi, dan diinjak-injak. Hal ini menyebabkan bayi malang itu mengalami cedera parah hingga tak mampu bertahan hidup.

Setelah kejadian itu, polisi menangkap keempat orang remaja tersebut. Kepala Kepolisian Semporna, Supt Sabarudin Rahmat, mengatakan bayi malang  tersebut langsung dibawa oleh ibunya ke Bangsal Darurat Rumah Sakit Semporna untuk dirawat.

Namun sayangnya kondisi Muhammad kritis dan dia kemudian meninggal dunia,

Mirisnya, setelah diselidiki kasus penganiayaan tersebut terjadi hanya karena para pelaku kesal dengan tangisan si bayi yang tak kunjung berhenti.

Artikel terkait: Kesal karena rewel, pengasuh gigit balita 2,5 tahun, ini kata KPAI

Mengajarkan pengasuh dan teman yang menginap untuk menghadapi tangisan bayi

aniaya bayi 2

Kasus bayi malang di atas tentunya bisa dihindari jika sang ibu bisa melihat gelagat teman-temannya yang tidak sabar menghadapi tangisan bayi.

Cegah terjadinya penganiayaan anak yang dilakukan pengasuh atau teman yang menginap dengan cara berikut ini:

1. Pastikan pengasuh memahami bahwa bayi  menangis adalah hal normal untuk hindari penganiayaan anak

Mendengar bayi menangis terus menerus memang bisa membuat frustasi, dan kadang-kadang menjengkelkan. Untuk itu penting untuk mengatahui apakah pengasuh Anda tahu bahwa hal itu normal dilakukan bayi. Karena saat bayi menangis, itu artinya bayi mencoba mengatakan sesuatu.

Jadi, pastikan pengasuh Anda dapat tetap tenang dan tidak frustrasi atau kesal jika bayi Anda mulai menangis.

2. Beri tahu pengasuh tempat ‘tempat aman’ untuk bayi Anda

Bayi memiliki area aman, tempat yang membuat mereka merasa nyaman. Ini bisa berupa tempat tidur bayi, tempat tidur Anda, atau di lantai beralaskan karpet.

Jika pengasuh bayi mulai frustrasi, mereka dapat mencoba meninggalkan si kecil di ruang aman mereka sementara pengasuh mencoba untuk tenang dan rileks, karena cara ini sangat efektif untuk membuat siap merawat bayi.

Namun, pastikan juga bayi berada di tempat yang tidak membuat rentan cedera atau alami SIDS, sebelum pengasuh meninggalkannya.

3. Berikan informasi penting terkait anak yang perlu diketahui pengasuh

Jangan lupa, tuliskan hal-hal atau informasi penting, seperti apakah bayi Anda memiliki alergi makanan, apa yang disukai bayi Anda, atau tidak suka, dan hal lainnya.

Dengan memberikan informasi semecam ini tentu saja bisa mempermudah pengasuh atau pembantu untuk merawat bayi.

4. Cara menenangkan bayi

Salah satu yang tidak kalah penting untuk mencegah penganiayaan anak, pastikan pengasuh memahami cara menenangkan bayi. Ingat, bayi mudah terganggu, oleh karenanya pengasuh perlu  belajar cara tepat untuk membuat bayi berhenti menangis.

5. Sediakan mainan yang medukung bayi menjadi tenang

Kunci lain agar bayi lebih tenang tentu saja dengan cara membuatnya lebih nyaman dan bahagia! Dengan melakukan permainan bersama dapat membantu bayi rileks, tentunya juga membantu ikatan pengasuh dengan anak.

Jika pengasuh bisa melakukannya, ini merupakan cara tepat untuk melihat dan memastikan bahwa si kecil dirawat oleh orang yang tepat.

6. Latih pengasuh untuk perhatikan jam tidur anak

Bayi bisa menjadi rewel jika mereka tidak cukup tidur. Jadi, pastikan bahwa sang pengasuh mengikuti jadwal tidur bayi untuk  menghindari masalah, misalnya membuat anak jadi rewel.

7. Pastikan pengasuh mengetahui nomor telepon Anda

Terakhir, ada baiknya meninggalkan nomor Anda pada pengasuh anak. Dengan begitu, jika sesuatu terjadi, atau jika mereka terlalu stres, mereka dapat dengan mudah menghubungi Anda.

TAP ID APP BANNER NEW (5)

Artikel ini disadur dari tulisan Beto Rahman dari theAsianparent Malaysia

Baca juga:

Bayi kembar yang disiksa ibunya telah diselamatkan! Alasan sang ibu melakukannya sungguh menyedihkan

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bayi tak berhenti menangis, 4 remaja ini pukul dan injak bayi hingga meninggal
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti