TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

'School Bullying', Tas Sekolah Anak Tunarungu Ini Dibuang ke Toilet

Bacaan 4 menit
'School Bullying', Tas Sekolah Anak Tunarungu Ini Dibuang ke Toilet

Kasus bullying semakin merajalela. Kali ini anak tunarungu menjadi korbannya. Dua orang siswa menyerang dan memasukkan isi tas sekolahnya dalam toilet

Rasanya semakin geram saja membaca dan mendengar aksi bullying alias kekerasan di sekolah belakangan ini. Kali ini, bahkan menimpa anak tunarungu di sekolah!

Kasus ini menimpa Alex Hernandez, seorang anak tunarungu di Omaha Public School, Nebraska, Amerika Serikat.

Tahun ajaran baru di negeri Paman Sam tersebut baru saja mulai. Alex Hernandez sedang asyik menyantap makan siangnya di kantin saat dua orang siswa pria mengambil tasnya dan membawanya ke toilet.

Tidak disangka mereka membuang semua isi tas Alex ke dalam toilet. Selain buku dan alat sekolah, barang lain yang ikut terbuang adalah kartu debit serta baterai cadangan untuk alat bantu dengarnya.

Ketika diwawancarai stasiun TV setempat, Alex merasa kecewa karena kini bullying bahkan tidak lagi memandang penyandang difabilitas sepertinya.

Sementara itu, pihak sekolah mengaku akan menindak tegas pelaku kekerasan ini, namun demi keamanan siswa, sekolah memutuskan untuk tidak mempublikasikan nama-nama siswa yang telah menyerang Alex.

Solidaritas sekolah

Ketika mendengar ada kawannya yang diserang dan isi tasnya semua dimasukkan ke toilet, teman sekolah Alex bergerak membantu.

Mereka membuat aksi sosial di GoFundMe (semacam situs urunan dana untuk misi tertentu) guna membantu Alex mengembalikan isi tasnya. Responnya amat positif, dana yang ditargetkan sebesar 800$ terkumpul hanya dalam tiga hari!

Alex mengaku tidak dendam dan ia justru ingin berbicara pada mereka yang telah menyerangnya seperti itu.

“Aku ingin berbicara dengan mereka dan orangtua mereka. Sehingga mereka bisa menanamkan nilai-nilai yang baik pada anak-anaknya. PR ku ikut rusak dan basah dalam kejadian itu. Padahal, aku berusaha amat keras mendapat nilai baik agar membanggakan ibuku.” Ujarnya.

Meskipun sekolah telah melakukan investigasi, demi keamanan Alex, ia akan dipindahkan ke Ralston High School dalam waktu dekat.

 

Referensi: ketv omaha

Baca juga: 

Anak Alami Bullying di Sekolah, Ini Cara Menyikapinya

Sudah tidak asing bukan dengan kasus bullying yang dilakukan anak sekolah kepada temannya, lalu akhirnya dimuat di beberapa media? Tidak hanya di Indonesia, di negeri Paman Sam juga terjadi kasus serupa kepada anak penyandang disabilitas di suatu sekolah. Ia mendapat perlakuan tidak nyaman dari teman teman sekolahnya. Inilah perlunya edukasi kepada setiap anak untuk tidak mengganggu teman lainnya. Berikut kisah anak tunarungu yang mengalami perundungan.

Stop Perundungan!

Bullying atau perundungan memang banyak terjadi, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Beberapa pelaku bullying melakukan hal tersebut untuk mendapat kepuasan dengan menyiksa orang lain. Apakah dengan mengganggu orang lain dapat mendatangkan kebahagiaan? Bahagia yang diperoleh hanyalah sesaat, perasaannya tetap kosong dan hampa. Sejatinya ia hanya orang yang kesepian, bahkan kekurangan kasih sayang. Sehingga tidak suka melihat orang lain bahagia.

ini stop School Bullying Anak Tunarungu

Bagikan “Stop Bullying” di seluruh media sosial yang Anda miliki, mungkin dapat mengedukasi orang lain yang merasa memiliki kekuasaan dan kekuatan agar tidak menindas orang lain. Orang orang yang lemah bukan sasaran untuk melampiaskan kehampaan yang Anda rasakan. Ia juga manusia yang tidak nyaman dan tidak suka jika diganggu. Perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan, sehingga tidak akan timbul rasa ingin menindasnya.

Perundungan yang Dirasakan Alex

Alex adalah salah satu siswa penyandang disabilitas di Omaha Public School, Nebraska, Amerika Serikat. Negara semaju Amerika tidak menjadikan penduduknya lebih teredukasi, sehingga jauh dari kasus perundungan. Di negeri Paman Sam tersebut banyak kasus perundungan yang tidak muncul ke permukaan atau masuk ke media massa. Hal ini yang menjadikan pelaku bullying semakin menjadi jadi karena merasa sikapnya aman aman saja.

bahaya School Bullying Anak Tunarungu emosional anak

Kasus bullying dirasakan Alex pada siang hari, saat makan siang. Ketika ia sibuk menikmati makan siangnya, tiba tiba tasnya disambar oleh dua orang siswa. Kemudian tas Alex dibawa ke toilet dan seluruh barang barangnya dibuang ke dalam toilet. Barang barang yang dibuang tidak hanya buku dan alat sekolah. Dengan kejam mereka juga membuang kartu debit dan baterai cadangan untuk alat bantu dengarnya.

Kasus ini diusut secara mandiri oleh pihak sekolah dan tidak akan dimuat di media massa, pelaku hanya akan mendapat sanksi dari sekolah. Alex menyatakan rasa kecewanya saat diwawancarai atas kejadian yang menimpanya, ia tidak menyangka perundungan juga akan menimpa anak tunarungu seperti dirinya. Sangat miris, tidak adanya keadilan untuk korban!

ini School Bullying Anak Tunarungu aplikasi untuk anak tunarungu

Melindungi putra putri adalah tugas setiap orang tua, ketika di rumah. Berbeda halnya ketika di sekolah, guru yang harus memastikan siswa siswinya belajar dengan tenang. Dengan adanya keadilan dan jaminan keselamatan akan membuat siswa belajar dengan tenang. Apa jadinya jika di sekolah bebas melakukan bullying? Perlunya tindakan tegas agar tidak ada lagi kasus serupa dan tidak ada lagi korban seperti Alex ke depannya!

Cerita mitra kami
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Febby

  • Halaman Depan
  • /
  • Usia Sekolah
  • /
  • 'School Bullying', Tas Sekolah Anak Tunarungu Ini Dibuang ke Toilet
Bagikan:
  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

    17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

  • Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

    Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

    17 Contoh Puisi Anak SD Kelas 4 Mulai dari Tema Pahlawan, Sahabat dan Sekolah

  • Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

    Berat Badan Anak 7 Tahun yang Sehat dan Cara Menambahnya Jika Kurang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti