TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Dokter gunakan jarum suntik tak steril, 900 Anak di Pakistan positif HIV

Bacaan 4 menit
Dokter gunakan jarum suntik tak steril, 900 Anak di Pakistan positif HIV

Sebanyak 900 anak di kota kecil Ratodero, Pakistan, dinyatakan positif mengidap HIV. Berikut kisah selengkapnya.

Kepanikan dirasakan oleh masyarakat di Kota Pakistan setelah 900 anak terinfeksi HIV. Hal ini diduga terjadi karena praktik ‘nakal’ seorang dokter yang menggunakan kembali jarum suntik terinfeksi berkali-kali.

Berikut ini kisah selengkapnya untuk Anda.

900 Anak terinfeksi HIV di Kota Pakistan

anak terinfeksi HIV 2

Sumber: www.dailymail.co.uk/

Dilansir dari The New York Times, awal tahun ini dilaporkan 900 anak di kota kecil Ratodero, Pakistan, positif mengidap HIV. Sebagian besar dari mereka diketahui masih berada di bawah usia 12 tahun.

Para pejabat kesehatan di sana percaya bahwa angka tersebut mungkin akan jauh lebih tinggi. Sebab hanya sebagian kecil dari populasi yang telah diuji sejauh ini.

Kota Ratodero ialah kota yang memiliki 200.000 orang penduduk dan merupakan yang termiskin di Pakistan dengan tingkat buta huruf yang tinggi.

Artikel terkait: Ibu dengan HIV/AIDS ini melahirkan 2 anak sehat, seperti ini kisahnya

Pelaku merasa tak bersalah dan masih bekerja sebagai dokter

anak terinfeksi HIV 5

Muzaffar Ghanghro, Sumber: www.nytimes.com

Saat mereka mengunjungi Ratodero untuk menyelidiki kasus tersebut, mereka menemukan bahwa sebagian besar anak-anak yang telah terinfeksi datang ke dokter anak yang sama. Dokter tersebut bernama Muzaffar Ghanghro.

Ghanghro adalah dokter dengan bayaran termurah di kota ini. Dia hanya meminta bayaran sebesar 20 sen untuk para keluarga di sana yang hanya berpenghasilan kurang dari $ 60 sebulan.

Dia kemudian ditangkap dan didakwa dengan kelalaian serta pembunuhan setelah skala wabah HIV keluar. Namun Ghanghro belum divonis dan masih bekerja sebagai dokter umum di rumah sakit umum dipinggiran kota.

Dia bersikeras tidak bersalah dan tidak pernah menggunakan jarum suntik tak steril berulangkali.

Pengakuan salah satu keluarga korban

Dokter gunakan jarum suntik tak steril, 900 Anak di Pakistan positif HIV

Imtiaz Jalbani adalah salah satu warga yang selalu datang ke dokter Ghanghro saat anaknya sakit. Dia mengaku pernah melihat dokter tersebut mengambil jarum suntik dari tempat sampah dan digunakan untuk menyuntik anaknya yang kini positif terinfeksi HIV.

Ghanghro merawat keenam anak Imtiaz Jalbani dan empat orang anaknya dinyatakan positif mengidap HIV. Adapun dua orang anak lainnya, Rida yang berusia 14 bulan dan Sameena yang berusia 3 tahun, telah meninggal dunia.

Jalbani merupakan seorang buruh. Ia mengaku khawatir saat melihat Ghanghro menggeledah tempat sampah untuk mencari jarum suntik yang kemudian digunakan pada Ali, putranya yang berusia 6 tahun.

Ketika Jalbani memprotes hari itu, Ghanghro justru membentaknya dan mengatakan kepadanya bahwa dia menggunakan jarum suntik bekas karena Jalbani terlalu miskin untuk membayar yang baru.

“Dia berkata, ‘Jika kamu tidak ingin perawatan saya, pergi ke dokter lain.'” ujar Jalbani menirukan kata Ghanghro.

“Saya dan istri saya harus kelaparan agar bisa membayar obat,” tambahnya.

Artikel terkait: Perlukah tes HIV saat hamil, begini penjelasannya!

Anak terinfeksi HIV bukan hanya akibat penggunaan jarum suntik bekas

Pejabat kesehatan mengatakan bahwa perbuatan Muzaffar Ghanghro tidak mungkin menjadi satu-satunya penyebab wabah HIV di sana.

Saat mengunjungi daerah Ratodero, mereka melihat banyak kasus dokter menggunakan jarum suntik berulang, tukang cukur menggunakan pisau cukur yang sama ke wajah banyak pelanggan, dan dokter gigi pinggir jalan yang mencabut gigi pasien di trotoar dengan alat yang tidak disterilkan.

Praktek-praktek tidak higienis seperti itu lazim di seluruh Pakistan dan mungkin penyebab utama tingkat melonjaknya kasus HIV.

anak terinfeksi HIV 3

Sumber: www.dailymail.co.uk/

Wilayah Ratodero sangat miskin sehingga praktik seperti itu cenderung lebih umum. Di sana penduduk berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Jadi mereka berusaha berhemat sebisa mungkin.

Kini tim petugas kesehatan internasional dari berbagai negara datang ke kota itu untuk membantu masyarakat di sana. Organisasi Kesehatan Dunia pun menyumbangkan ratusan alat uji.

Pusat-pusat pengujian didirikan di gedung-gedung pemerintah. Lusinan tenda kuning dibangun di seluruh kota untuk menerima masyarakat yang ketakutan yang ingin sekali diuji.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Belum seperempat dari populasi kota yang dites untuk virus, para pejabat takut bahwa jumlah sebenarnya yang terinfeksi jauh lebih tinggi daripada 1.112 kasus yang dikonfirmasi sejauh ini.

Semoga pemerintah Pakistan bisa segera menangani wabah ini dan mencegah lebih banyak korban terinfeksi.

TAP ID APP BANNER NEW (5)

Referensi: The New York Times, Daily Mail

Baca juga

9 Cara menghindari risiko penularan HIV AIDS yang perlu Anda ketahui

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dokter gunakan jarum suntik tak steril, 900 Anak di Pakistan positif HIV
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti