TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Miris! Remaja ini meninggal setelah dihukum lari oleh gurunya, ini harapan sang Ibu

Bacaan 3 menit
Miris! Remaja ini meninggal setelah dihukum lari oleh gurunya, ini harapan sang Ibu

Begini kronologis selengkapnya Parents.

Kabar duka kembali datang dari dunia pendidikan tanah air. Dari Indonesia bagian Timur, tepatnya di Manado, Sulawesi Utara, anak SMP meninggal dunia setelah ia diintruksikan lari di sekolahnya.

Adalah Fanli Lahingide, seorang remaja belia yang masih berusia 14 tahun, meregang nyawa pasca hukuman yang diberikan oleh guru berinisial CS. Kejadian ini menyisakan luka mendalam bagi sang Bunda, Julian Mandiangan.

Kronologis kejadian

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Selasa (01/10) saat jam sekolah. Julian menuturkan bahwa pagi itu putranya berangkat dalam kondisi sehat menuju SMP Kristen 46.

“Anak saya pergi ke sekolah dengan keadaan sehat-sehat dan kembali sudah terbujur kaku,” kata Julian seperti yang dikutip dari Kompas.com di rumah duka kompleks Perumahan Tamara, Kecamatan Mapanget Barat, Manado, Rabu (2/10/2019) pukul 13.22 WITA.

Artikel terkait : Sebelum meninggal, ini pesan terakhir Satia, bocah 7 tahun yang alami obesitas

Di hari yang sama, Fanli dilarikan ke RS AURI dalam keadaan kritis setelah menerima hukuman. Melihat kondisinya tersebut, pihak rumah sakit merujuk remaja tersebut ke RS Prof Kandou.

Namun naas, saat sudah berada di RS Prof Kandou, ia telah mengembuskan nafasnya yang terakhir. Untuk melakukan otopsi, jenazah pun kemudian dirujuk ke RS lain yakni RS Bhayangkara. Hasil otopsi tersebut pun baru akan terlihat 1 minggu setelahnya.

Pesan sang Bunda

Anak SMP Meninggal

Anak SMP Meninggal

Ibu mana yang hatinya tak terluka mengetahui buah hatinya berpulang untuk selamanya, begitu pun dengan Julian. Ibu Rumah Tangga tersebut mengaku terpukul akan kepergian putranya.

“Anak saya itu pendiam dan rajin ke sekolah. Ke sekolah ayahnya yang selalu antar. Dia juga tidak ada sakit,” cerita Julian

Hati kecilnya masih belum bisa menerima, namun ia berusaha tetap tegar di tengah musibah yang menimpanya. Ia berharap agar kejadian ini tidak terulang kembali pada anak lainnya.

“Cukup anak saya yang mengalami kejadian seperti ini. Kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini, agar pelaku bisa dihukum sesuai aturan,” ujarnya kembali.

Selain itu, menurutnya Dinas Pendidikan sebaiknya memerhatikan kejadian ini dan menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran.

Artikel terkait : Bikin meleleh! Pertama kali lihat ayahnya, bayi baru lahir ini langsung tersenyum

Bukan kali pertama

Ia pun menilai, hukuman yang diberikan pada putranya dianggap sudah sangat kelewatan. Apalagi melihat dampak yang sudah terjadi. Namun rupanya ini bukan kali pertama anak-anaknya menerima hukuman.

Sang kakak, Yulita, ternyata juga pernah mengalami hukuman dari sekolah tersebut walau tidak separah adiknya. “Kami tidak menerima ini. Apalagi guru yang menghukum anak saya Fanli, pernah juga menghukum anak saya yang tua (Yulita) dengan mencubit sampai biru,” ujar sang Bunda.

Jenazah Fanli dikebumikan pada Kamis (03/10) di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Manado. Semoga ia mendapat terindah di sisi-Nya, keluarga yang ditinggalkan pun bisa tabah. Selain itu, semoga tak ada lagi kabar serupa datang dari dunia pendidikan kita.

TAP ID APP BANNER NEW (5)

Sumber : Kompas

Baca Juga :

Anak meninggal mendadak, Parents harus waspada terhadap kejang demam

 

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Miris! Remaja ini meninggal setelah dihukum lari oleh gurunya, ini harapan sang Ibu
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti