TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Polisi Thailand Ajak Anak SD Membakar 8 Ton Ganja Sitaan, Ini Alasannya

Bacaan 4 menit
Polisi Thailand Ajak Anak SD Membakar 8 Ton Ganja Sitaan, Ini Alasannya

Untuk mengajarkan bahaya narkoba, anak-anak SD di Thailand ini diajak membantu polisi membakar ganja. Amankah untuk anak-anak?

Tak dapat dipungkiri bahwa peredaran ganja saat ini telah merajalela di berbagai negara. Seperti halnya peredaran ganja di negara Thailand. Bahkan pihak kepolisian salah satu provinsi di Thailand telah berhasil mengumpulkan berton-ton ganja lalu bersama anak-anak Thailand ikut melenyapkannya dengan membakar ganja tersebut.

Ya, ganja menjadi salah satu psikotoropika yang membuat pemakai bisa mengalami euforia. Di beberapa negara termasuk Thailand, penggunaannya pun dilarang.

Lalu, bagaimana kronologis kejadian dan alasan polisi mengikutsertakan anak-anak?

Anak SD di Thailand Bantu Aparat Kepolisian Membakar Ganja

anak-anak thailand

Dilaporkan oleh pihak Coconuts Bangkok, pemerintah provinsi Bueng Karn mengundang beberapa anak yang masih SD untuk ikut serta dalam pembakaran ganja-ganja tersebut. Anak sekolah dasar yang diundang sendiri juga merupakan para siswa dari provinsi pedesaan Bueng Karn. 

Pihak kepolisian melakukan kegiatan pembakaran tersebut di lapangan yang terbuka. Pada foto yang tertera juga memperlihatkan banyaknya orang yang meliput kegiatan yang ada tersebut. Para reporter melakukan peliputan ini agar mereka juga mempunyai bahan sebagai pemberitaan pada sebuah surat kabar maupun sebuah perusahaan berita acara.

Pada hari tersebut, para siswa SD yang diajak juga tidak belajar di sekolah. Mereka diajak untuk langsung datang ke lokasi untuk belajar melalui aktivitas yang dilakukan.

Jumlah ganja yang dibakar juga tidak sedikit. Anak-anak Thailand tersebut juga turut membantu menghidupkan api pertama yang dinyalakan untuk membakar ganjanya.

Terdapat ganja senilai 120 juta Bath yang dibakar. Jika dirupiahkan, ganja sitaan tersebut bahkan mencapai 45 miliar Rupiah.

Dengan mencapai jumlah uang yang sangat banyak tersebut, tentunya dengan membakar ganjanya seperti membuang-buang uang begitu saja. Akan tetapi, hal ini dilakukan untuk kebaikan negara Thailand Sendiri.

Artikel Terkait : Haru! Anak 2 tahun menyerahkan diri ke polisi agar tak berpisah dengan ayahnya!

Tujuan Polisi Mengajak Anak SD Membakar Ganja 

Polisi Thailand Ajak Anak SD Membakar 8 Ton Ganja Sitaan, Ini Alasannya

Pada dasarnya, tujuan dari pihak kepolisian saat mengajak anak SD di Thailand ini mempunyai nilai yang baik di dalamnya. Tujuan tersebut antara lain adalah untuk mengajarkan kepada para siswa SD tersebut akan bahaya yang dihasilkan dari mengonsumsi ganja. 

Namun, dilihat dari aspek yang lainnya, pembakaran ganja sendiri juga memiliki efek yang kurang baik untuk kesehatan tubuh seseorang. Hal ini juga diungkapkan oleh profesor kimia organik di Universitas Kasetsart.

Profesor Dr. Weerachai Putthawong mengakatan bahwa bernapas dalam kepulan asap hasil pembakaran ganja dapat diartikan sebagai menghirup dan menggunakan ganja. Hal ini tentu saja sangat menuai banyak komentar dari masyarakat setempat yang juga turut menyetujui akan hal tersebut.

Akan tetapi, Pongsak Preechawit selaku gubernur di Bueng Karn juga mempunyai alasan tersendiri terkait aktivitas pembakaran ganja yang mengajak anak-anak Thailand tersebut.

Artikel Terkait : Viral foto polisi video call dengan anaknya saat kerusuhan semalam, netizen terenyuh

Anak-anak Hanya Berpartisipasi di Awal

Polisi Thailand Ajak Anak SD Membakar 8 Ton Ganja Sitaan, Ini Alasannya

Pongsak Preechawit menjelaskan bahwa para siswa yang diundang juga tidak mengikuti rangkaian acara tersebut sampai selesai. Pihak kepolisian mengundang mereka hanya untuk berpartisipasi di awal kegiatan saja, yaitu saat melakukan pembakaran ganja dengan nyalanya api yang pertama. 

Pada saat itu, juga ada sesi berfoto sebagai dokumentasi. Setelah sesi foto tersebut selesai, para siswa yang ada langsung dibawa pergi dari lokasi kegiatan pembakaran ganja ini demi kebaikan mereka sendiri.

Oleh karena itu, anak-anak tersebut tidak akan menghirup asap ganja yang berlebihan. Selain itu, pada akhirnya mereka juga dapat ilmu pengetahuan yang baru.

Pembelajaran tak hanya bisa dilakukan di dalam kelas saja, melainkan anak SD juga dapat belajar mengenai hal-hal tertentu secara langsung di luar sekolahnya. Seperti halnya adalah belajar mengenai larangan penggunaan ganja bersama aparat kepolisian. Diharapkan dengan cara tersebut akan membuat pembelajaran akan benda terlarang itu menjadi lebih melekat di pikiran. 

Artikel Terkait : Mengharukan! Bayi korban penculikan tersenyum pada polisi yang menyelamatkannya

Itulah cerita menarik dari negeri Thailand mengenai pemusnahan ganja yang melibatkan anak-anak untuk bahan edukasi. Semoga saja anak-anak sebagai generasi penerus tidak terjebak dalam penggunaan psikotropika sejenis yang membahayakan kesehatan.

Baca Juga :

Aksi Heroik Para Ayah Saat Selamatkan Nyawa Buah Hatinya

Viral! Aksi heroik seorang wanita selamatkan bayi jatuh di lubang

Heroik! Dua bocah selamatkan sang nenek setelah diajarkan teknik CPR

 

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Polisi Thailand Ajak Anak SD Membakar 8 Ton Ganja Sitaan, Ini Alasannya
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti