TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak SD di Tangerang Nyaris Tewas Tenggelam Karena dibully oleh Temannya

Bacaan 4 menit
Anak SD di Tangerang Nyaris Tewas Tenggelam Karena dibully oleh Temannya

Lagi-lagi bullyng di Sekolah Dasar (SD) memakan korbannya. Anak SD di BSD hampir tenggelam setelah dibully oleh teman-teman sekolahnya di SD.

Kabar duka datang dari BSD (Bumi Serpong Damai), Tangerang Selatan. Seorang anak usia 12 tahun hampir tenggelam karena dibully oleh temannya. Kabar soal pembullyan itu ditulis oleh akun Facebook Yuli Supriyati. Seorang aktivis dari Dewan Kesehatan Masyarakat yang biasa mengadvokasi kasus-kasus serupa.

Berikut postingan Facebooknya:

Hari minggu niatnya pengin santai di rumah. Tapi pagi-pagi dihubungi warga masyarakat yang anaknya kena musibah, Aldi 12 tahun putra bapak Sartono warga Kademangan BSD. Sabtu kemarin 19 November 2016, sepulang sekolah dibully teman-temannya satu sekolah di MI Mathlaul Anwar Kademangan BSD. Dia dicemplungin ke empang, dipaksa berenang. Kalau tidak mau diancam dipukuli dan dilepas di tengah empang dengan kedalaman hampir 3 meter. Untung saja ada yg melihat dan menolongnya. Tapi kondisi Aldi yang mendapat penanganan dr Dr UGD RSUD Tangerang Selatan masih memprihatinkan. Dokter UGD memberi rujukan untuk mencari RS yang lebih besar untuk mengeluarkan cairan air dari empang yg masuk ke tubuh Aldi, Saat saya tiba di UGD, Alhamdulillah cairannya sudah mulai bening dan dokter sudah membolehkan untuk makan bubur. Tapi setiap terbangun Aldi selalu merintih kesakitan, Saya sangat prihatin dgn kondisi ini, Menurut pengakuan ibunya, Aldi memang pendiam dan sering dibully. Guru-guru sekolah yang sudah langsung datang ke RS berjanji akan menindaklanjuti kasus ini, Semoga kejadian ini mendapat perhatian dari para orang tua, guru-guru, dan semua elemen pendidikan, Bagaimana bisa usia 12 tahun dan masih di bangku SD anak-anak tersebut mampu membully temannya dengan hal yang membahayakan , Yang bahkan nyaris merenggut nyawa bocah yang sangat manis ini… Mohon bantuan sharenya sahabat-sahabatku.. pelecehan seksual

Kasus bullying yang masih terjadi di sekolah-sekolah Indonesia memang bisa sampai taraf yang mencemaskan. Sayangnya, pemerintah belum menanganinya secara serius dengan membuat nomer pusat pengaduan untuk melaporkan tindakan bullying.

Hampir tenggelam karena dibully ini hanyalah satu dari banyak akibat fatal kasus bullying di Indonesia.

Artikel terkait: Bullying di sekolah.

Kebanyakan korban bully atau perundungan di Indonesia tidak melaporkan kasusnya dan tidak mendapatkan penanganan psikologis yang memadai. Sehingga kondisi psikologis yang ikut terluka karena aksi tersebut tidak terpulihkan.

Hingga kini, baru pemerintah kota Bandung yang memiliki nomer pusat pelaporan atas kasus perundungan. Padahal, bentuk-bentuk perundungan masa kini sudah sangat beragam dan makin sulit ditangani.

Memahami apa yang disebut Bullying

Sebagaimana dikutip A Fine Parenting, bullying adalah bentuk pelecehan emosional atau fisik yang memiliki tiga karakteristik yang menentukan:

Disengaja – niat pelaku intimidasi adalah untuk melukai seseorang
Diulang – perilaku diulangi, atau berpotensi diulangi, seiring waktu
Power Imbalanced – seorang pengganggu memilih korban yang menurutnya rentan

Ada banyak perilaku yang terlihat seperti intimidasi tetapi membutuhkan pendekatan yang berbeda. Penting untuk menentukan bagaimana situasinya, untuk tahu apakah itu bentuk bulying atau sesuatu yang lain.

Penindasan terjadi dalam berbagai bentuk, dengan berbagai tingkat keparahan. Berikut jenis-jenisnya:

  • Bullying Fisik – menusuk, mendorong, memukul, menendang, memukuli
  • Verbal Bullying – berteriak, mengejek, menyebut nama, menghina, mengancam akan mencelakakan
  • Relational Bullying – menyebarkan rumor, membuat orang lain menyakiti seseorang
  • Cyberbullying – Mengirim pesan atau gambar yang menyakitkan melalui Internet atau ponsel
  • Bullying juga bisa merupakan kombinasi dari semua ini.

pelecehan seksual

Kenali Tanda-Tanda Bullying

Anak-anak memiliki banyak alasan untuk tidak memberi tahu orang dewasa tentang situasi intimidasi. Berikut tanda-tanda yang bisa diperhatikan ketika anak kita menjadi korban bullying

  • Enggan atau menolak untuk pergi ke sekolah
  • Menginginkan perubahan dalam rutinitas yang sudah berlangsung lama, seperti ingin diantar orangtua yang tadinya naik bus ke sekolah
  • Tidak ingin berpartisipasi dalam kegiatan setelah sekolah.
  • Kelihatan lebih lapar dari biasanya sepulang sekolah – mungkin itu pertanda bahwa seseorang mencuri uang makan siangnya atau bahwa dia tidak berani ke kantin saat makan siang.
  • Menunjukkan tanda-tanda tekanan fisik seperti sakit kepala, sakit perut, atau mual.
  • Sering pergi ke UKS untuk menghindari teman-teman kelas.
  • Nilai, pekerjaan rumah anak tiba-tiba menurun
  • Sering cemberut, marah, dan sering ingin dibiarkan sendiri
  • Secara tidak biasa menggunakan bahasa yang buruk
  • Memiliki memar atau cedera yang tidak dapat dijelaskan.

Semoga bermanfaat.

Anak SD di Tangerang Nyaris Tewas Tenggelam Karena dibully oleh Temannya

Jika ada perundungan di sekitar Bandung, Parents bisa menghubungi 1500-245.

Untuk pemulihan psikologis anak korban perundungan di Jakarta, Parents bisa menghubungi Yayasan Pulih yang beralamat di Jl.Teluk Peleng 63A, Komp. TNI AL Rawa Bambu. Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Nomer telepon (021) 78842580.

 

Baca juga:

9 Strategi Mengajari Anak Membela Diri saat Menghadapi Bullying (Perundungan)

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Anak SD di Tangerang Nyaris Tewas Tenggelam Karena dibully oleh Temannya
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti