TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

"Jangan menangis ibu..." Anak pengidap kanker mencoba menghibur ibunya

Bacaan 3 menit
"Jangan menangis ibu..." Anak pengidap kanker mencoba menghibur ibunya

Momen sedih ketika balita penderita kanker menenangkan ibunya yang menangis. Orangtua Junyang sedih karena tak punya biaya untuk pengobatan anaknya.

Orangtua mana yang tak hancur hatinya saat tahu anaknya yang masih balita divonis sebagai penderita kanker. Belum lagi biaya pengobatan yang tak sedikit, membuat banyak orangtua sedih karena tak bisa memenuhinya. 

Kisah sedih tentang anak penderita kanker berikut ini begitu menyentuh, melihat ibunya yang menangis karena sih tak memiliki dana untuk membiayai pengobatan anaknya, sang anak berusaha menghibur ibu dengan segala cara.

Artikel terkait: Kenali Gejala Kanker Pada Anak

Anak penderita kanker masih berusia 3 tahun

anak penderita kanker

Anak penderita kanker menghibur ibunya yang sedang sedih.

Li Junyang baru berusia tiga tahun, si kecil asal Tiongkok Timur ini menderita neuroblastoma, sebuah jenis kanker langka yang biasanya berawal dari perut. Dia didiagnosis menderita penyakit tersebut pada Oktober 2017.

Di usianya yang masih balita, Li Junyang sudah menjalani tujuh kali sesi kemoterapi, dua operasi bedah di bagian dada, dan tujuh  kali sesi radioterapi. Untuk semua perawatan itu, orangtua Lin Junyang menghabiskan seluruh tabungan mereka, dan terjerat hutang sekitar 39 ribu dolar atau setara 423 juta rupiah.

Dokter mengatakan, perawatan lanjutan dibutuhkan agara Li Junyang bisa bertahan hidup. Dan dana yang dibutuhkan sekitar 90 ribu dolar, atau tiga kali lipat dari jumlah hutang yang sekarang mereka miliki. Orangtua Li Junyang yang hanya berprofesi sebagai petani tidak mampu mendapatkan dana sebesar itu.

“Ibu jangan menangis…” Video mengharukan saat anak penderita kanker menenangkan ibunya

Mau tak mau, perawatan Junyang harus dihentikan karena tidak ada lagi orang yang bisa meminjamkan uang pada mereka. Sedih, terpukul dan marah bercampur aduk. Bahkan ayah dan ibu Junyang jadi sering bertengkar karena frustasi tak mampu lagi membiayai pengobatan anak mereka. 

Apalagi keduanya sudah berhenti bekerja sejak Junyang jatuh sakit demi merawat anak mereka.

Tak kuasa menahan tangis, sang ibu akhirnya terisak sambil memeluk Junyang. Si kecil Junyang ikut menangis dan berusaha menghibur ibunya. 

Momen sedih tersebut terekam dalam video berikut ini.

 

Kesedihan keluarga Junyang akhirnya didengar, mereka mendapatkan bantuan dari lembaga Dahe Charity. Sebuah yayasan penyalur dana sumbangan untuk mereka yang membutuhkan. Junyang kemudian dibawa ke  Xinhua Hospital di Shanghai untuk menjalani pengobatan.

Pemilik Dahe Charity mengatakan, memang sudah umum terjadi ketika anak menderita sakit parah, kedua orangtuanya akan berhenti bekerja. Sebab itulah, Dahe Charity membuat kampanye untuk mengumpulkan dana guna pengobatan Junyang. Dan Junyang akhirnya bisa kembali menjalani perawatan yang ia sangat butuhkan. 

Perjuangan Junyang belum berakhir, tubuh kecilnya masih harus bertahan melawan penyakit ganas dan efek samping dari kemoterapi yang dijalani. 

Semoga si kecil Junyang segera sembuh dan bisa membuat orangtuanya tersenyum kembali!

 

Disadur dari artikel Nalika Unantenne di theAsianparent Singapura

Baca juga: 

Perjuangan Ibu Tunggal dengan Anak Penderita Kanker

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • "Jangan menangis ibu..." Anak pengidap kanker mencoba menghibur ibunya
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti