Hati-hati naik wahana di pasar malam, anak 4 tahun alami patah kaki!

Hati-hati naik wahana di pasar malam, anak 4 tahun alami patah kaki!

Hati-hati saat mengajak anak Anda ke pasar malam ya Parents!

Parents, hati-hati saat Anda hendak mengajak anak jalan-jalan dan bermain pasar malam. Jangan sampai anak Anda mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti kasus anak patah kaki setelah mencoba salah satu permainan di pasar malam berikut ini.

Anak usia 4 tahun alami patah kaki saat naik wahan bianglala di pasar malam

Bertamasya sekeluarga ke pasar malam memang menyenangkan, ya, Parents. Apalagi tempat wisata ini sering kali memiliki harga tiket masuk yang terjangkau, bahkan beberapa ada yang menawarkan secara cuma-cuma alias gratis.

Sayangnya, itu bisa jadi tidak lagi menjadi menyenangkan ketika akhirnya justru berujung harus ke rumah sakit. Seperti pengalaman yang dialami oleh keluarga asal China berikut ini.

Artikel terkait : Bocah 5 tahun meninggal setelah terkunci di dalam kantor orangtuanya

Dilansir dari situs Asia One, orangtua dari si kecil Zhou Le Ying sedang bersiap untuk mengambil tindakan hukum terhadap seorang operator pasar malam. Sebab, putri mereka jatuh dari pintu bianglala yang terbuka dan akhirnya berdampak membuat kakinya patah.

Zhou mengunjungi pasar malam di Hutan Melintang, Perak pada hari Minggu, 22 September 2019 lalu. Ia pergi bersama orangtuanya dan saudara lelaki yang juga masih belia, yaitu berusia delapan tahun.

anak patah kaki 2

Kondisi Zhou yang jatuh dari pintu bianglala

Sang ibu, Chen Qiu Mei, mengatakan kepada Sin Chew Daily bahwa kapsul bianglala yang dinaiki si kecil Zhou tiba-tiba mulai naik bahkan sebelum anggota staf menutup pintu tempat duduk miliknya. Chen yang seharusnya ikut dalam perjalanan dengan Zhou, bahkan belum sempat naik sebelum roda bianglala itu mulai bergerak.

Keluarga itu hanya bisa menonton dengan ngeri ketika pintu kapsul terbuka dan Zhou terjatuh dari ketinggian sekitar 4,6 meter. Dapat dibayangkan, ya, Bun, bagaimana tragisnya kejadian yang dialami oleh Zhou?

“Saya segera menghubungi klinik pemerintah di Hutan Melintang tetapi mereka tidak memiliki dokter atau ambulans pada saat itu. Kami tidak punya pilihan lain, jadi suami saya menyetir sementara saya menggendongnya dan kami bergegas ke Rumah Sakit Teluk Intan yang berjarak 17,7 km,” ujar Chen dalam bahasa Mandarin.

Akibat kejadian itu, kini Zhou menderita karena mengalami patah kaki kanan dan lecet di wajah serta pergelangan tangannya.

Artikel terkait: Ibu bagikan foto kecelakaan anak 12 tahun yang menolak pakai helm, sebagai peringatan ke sesama orangtua

Penjelasan dari pihak pasar malam yang memakan korban anak patah kaki

anak patah kaki 1

Lokasi bianglala dan pasar malam yang memakan korban hingga alami patah kaki

Perwakilan dari pasar malam yang tidak disebutkan namanya mengkonfirmasi kejadian itu dan mengatakan kepada wartawan bahwa kontrol kerusakan roda bianglala yang harus disalahkan.

“Kapsul gadis itu mulai bergerak ke atas setelah dia naik sehingga salah satu pekerja mencoba menahannya, tetapi mereka gagal. Staf menemukan bahwa kontrol tidak berfungsi. Mereka tidak dapat menghentikan roda. Gadis itu membuka pintu dan jatuh,” jelasnya.

Keluarga Zhou, bagaimanapun tetap tidak senang dengan penjelasan yang telah disampaikan. Pihaknya tetap akan mengambil tindakan melalui jalur hukum.

“Kami akan mengambil tindakan hukum terhadap operator pasar malam. Kami tidak dapat menerima bahwa itu hanya kecelakaan. Ini adalah kelalaian serius,” tegas Chen.

Pasar malam itu diketahui telah beroperasi selama tiga hari sebelum kejadian tidak menyenangkan itu terjadi. Kini pasar malam tersebut telah ditutup setelah adanya kejadian yang menimpa Zhou.

anak patah kaki

Parents harus lebih berhati-hati saat anak ingin bermain bianglala ataupun wahana lain di pasar malam

Dari peristiwa ini, diharapkan dapat menjadi pelajaran untuk Parents agar lebih hati-hati jika mengajak si kecil mengunjungi pasar malam atau tempat wisata lain. Khususnya saat si kecil ingin menaiki wahana yang tersedia di sana.

Pastikan jika wahana yang akan si kecil naiki memiliki keamanan yang sesuai standar. Hal ini penting diperhatikan demi keselamatan buah hati tersayang.

Jangan lupa juga untuk selalu dampingi si kecil, terlebih saat menaiki wahana yang memang dirasa cukup ekstrem. Bahkan, Parents bisa melarang anak saat dia ingin menaiki wahana yang didesain bukan untuk usianya.

***

TAP ID APP BANNER NEW (6)

Sumber: Asia One

Baca juga

5 Benda yang Paling Banyak Menyebabkan Kecelakaan Anak Menurut Dokter UGD

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner