Bolehkah Anak Laki-laki Mandi Bersama Ibu?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Supaya cepat dan menghemat waktu, terkadang ibu dan anak sering mandi bersama. Namun sebenarnya bolehkah anak laki-laki mandi bersama ibu?

Pekerjaan rumah yang menumpuk membuat seorang ibu dituntut serba cepat. Termasuk dalam hal memandikan anak. Tidak jarang, Anda mandi bersama dengan si kecil untuk efisiensi waktu. Tapi adakah dampaknya jika anak laki-laki mandi bersama ibu?

Semakin besar usia anak, rasa ingin tahunya akan semakin tinggi. Karena itulah, psikolog anak Efnie Indrianie menegaskan usia 5 tahun merupakan batas waktu Anda dan jagoan kecil mandi bersama.

Kesiapan ibu yang utama

Semakin anak bertambah besar, organ tubuhnya juga sudah mulai berkembang.

Perlahan, ia menyadari ada yang berbeda antara tubuhnya dengan tubuh Bunda dan mulai mengajukan pertanyaan.

Bagi beberapa orangtua, momen ini dimanfaatkan untuk mengajarkan pendidikan seks sejak dini.

Namun jika Anda merasa belum siap untuk menjawab pertanyaan anak mengenai perbedaan anatomi tubuh ini, jauh lebih baik Anda berhenti mandi bersama si kecil dan mulai mencari jawaban bijak atas pertanyaannya.  Baca juga: Pendidikan Seks Untuk Anak

Untuk mengawalinya, Anda bisa memberi penjelasan yang sederhana seperti, “Bunda ini wanita, makanya memiliki buah dada. Kalau anak laki-laki, buah dadanya tidak membesar. Anak laki-laki yang baik tidak boleh sembarangan menyentuh buah dada yaa.” Lalu perlahan berikan pemahaman seksual sesuai dengan usianya.
Bagaimana dengan anak perempuan yang mandi bersama ayahnya? Temukan di halaman selanjutnya!

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Balita