TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak Korban Perang Indonesia-Belanda Mendapat Ganti Rugi Rp 86 Juta

Bacaan 4 menit
Anak Korban Perang Indonesia-Belanda Mendapat Ganti Rugi Rp 86 Juta

Anak-anak korban perang Indonesia-Belanda akan mendapatkan ganti rugi namun sejumlah kalangan menilai program ini tak akan berjalan efektif.

Meski telah berlalu, perang Indonesia masih menyisakan luka bagi sebagian orang. Keluarga korban perang masih menanggung luka lama. Namun, angin segar mulai memihak pada anak-anak korban perang Indonesia.

Pemerintah Belanda belum lama ini menyatakan akan menawarkan ganti rugi kepada anak-anak korban perang yang orangtuanya dieksekusi oleh pasukan Belanda di Sulawesi Selatan pada tahun 1946 hingga 1947. Seperti apa beritanya? Simak laporan lengkapnya berikut ini.

Anak Korban Perang Indonesia-Belanda Mendapat Ganti Rugi Rp 86 Juta

anak korban perang indonesia

Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima saat kunjungan ke Indonesia bulan Maret 2020 (Sumber: Tribunnews.com)

Angin segar berhembus dari Belanda menuju Indonesia. Pemerintah Belanda akhirnya mengumumkan akan memberikan ganti rugi kepada janda dan anak-anak korban perang selama masa setelah proklamasi.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok dan Menteri Pertahanan Belanda Ank Bijleveld belum lama ini.

“Anak-anak yang dapat membuktikan ayah mereka adalah korban dari eksekusi semena-mena sebagaimana diuraikan berhak mendapatkan kompensasi,” kata kedua menteri tersebut di Belanda, Senin (19/10/2020) seperti dikutip dari BBC Indonesia.

Sebelumnya, pada bulan Maret lalu pengadilan memutuskan pemerintah Belanda harus memberikan ganti rugi kepada janda dan anak-anak dari 11 pria yang dieksekusi di Sulawesi Selatan antara tahun 1946 hingga 1947.

Pemerintah Belanda tak berniat mengajukan banding atas putusan tersebut. Mereka sepakat untuk memberikan ganti rugi sebesar 5000 euro atau sekitar Rp 86 juta.

Baca juga: 50 Nama bayi perempuan Belanda populer untuk si buah hati

Anak Korban Perang Indonesia Dapat Ganti Rugi, Tapi Prosedur Sulit

anak korban perang indonesia

Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden

Kabar baik yang diberikan Belanda rupanya tak sepenuhnya membawa kabar baik. Pasalnya, janda dan anak-anak korban perang hanya akan memperoleh ganti rugi dengan prasyarat tertentu.

Mengutip BBC Indonesia, ahli waris yang akan mengajukan klaim atas ganti rugi harus bisa membuktikan bahwa ayah mereka memang terbunuh dalam ekseksekusi dengan adanya dokumentasi. Selain itu, mereka juga harus bisa membuktikan bahwa mereka adalah anak dari orang tua yang dieksekusi.

Selain itu, skema ganti rugi ini juga dibatasi waktu. Ketua Yayasan Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB), Jeffrey M. Pondaag mengatakan, tak banyak ahli waris yang akan mendapat ganti rugi karena dibatasi oleh masa kedaluwarsa dua tahun sejak kasus tersebut terungkap di pengadilan.

Sebagi contoh, ahli waris di Desa Rawagede yang kini berganti nama menjadi Balongsari di Karawang, Jawa Barat tak dapat mengajukan ganti rugi. Pasalnya, kasus yang mereka menangkan pada tahun 2011 hanya berlaku hingga 2 tahun setelahnya yaitu hingga 2013.

“Misalnya anak-anak Rawagede. Karena tunduk pada undang-undang kedaluwarsa maka anak-anak ini harus menuntut pemerintah Belanda setelah kasus Rawagede dimenangkan di pengadilan tahun 2011. Jadi batasnya hingga 2013,” jelas Jeffrey di Kota Heemskerk, Belanda, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Ingat Omran, Anak Korban Perang Suriah? Seperti ini Hidupnya Sekarang

Diduga Tak Banyak Korban Pembantaian Westerling yang Akan Mendapat Ganti Rugi

anak korban perang indonesia

Tentara Belanda menawan rakyat Indonesia pada perang periode 1945-1949 (Sumber: KITLV)

Ahli hukum dan pengacara yang mewakili para korban kekejaman Belanda, Prof. Dr. Liesbeth Zegveld mengatakan, ia pesimis bahwa tak akan banyak korban yang mendapatkan ganti rugi.

Liesbeth yang kini tengah mempelajari dokumen ganti rugi dari pemerintah Belanda bahkan mengatakan tak seorang pun anak yang memperoleh keuntungan dari program tersebut.

“Bagus mereka menaikkan jumlahnya, tetapi ini tidak banyak membantu. Bisa dibilang hampir tidak seorang pun anak yang memperoleh keuntungan,” katanya seperti dikutip dari BBC Indonesia.

Selain dirinya, Syamsir Halik, aktivis yang mendampingi korban pembantaian Westerling mengatakan, hingga kini ada sekitar 146 anak korban perang yang masih hidup. Sementara, total yang mengajukan ganti rugi hingga kini adalah 200 orang.

Sebagai informasi, Raja Belanda Willem-Alexander dalam kunjungannya ke Indonesia pada Maret lalu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada rakyat Indonesia. Ia mengakui adanya ‘kekerasan berlebihan’ yang dilakukan oleh pasukan Belanda khususnya setelah masa proklamasi.

Keluarga korban pembantaian Westerling menerima permintaan maaf tersebut namun mereka tetap meminta ganti rugi. Mereka meminta pemerintah Belanda menebus kesalahannya di masa lalu.

Pemerintah Indonesia menyebut sekitar 40.000 orang tewas selama pertempuran kemerdekaan. Namun, menurut sebagian besar sejarawan Belanda, pasukan yang tewas diperkirakan sekitar 1.500 orang.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Parents, kita doakan semoga anak-anak korban perang Indonesia segera mendapat ganti rugi ya. Kalau menurut Parents sendiri bagaimana, apakah program ganti rugi tersebut akan berhasil?

Baca juga:

30 Nama bayi bahasa Belanda bermakna indah dan agung untuk buah hati

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Anak Korban Perang Indonesia-Belanda Mendapat Ganti Rugi Rp 86 Juta
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti