TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Jalani operasi selama 50 jam, balita kembar siam ini akhirnya berhasil dipisahkan

Bacaan 3 menit
Jalani operasi selama 50 jam, balita kembar siam ini akhirnya berhasil dipisahkan

Anak kembar siam berusia 2 tahun ini berhasil dipisahkan setelah melalui operasi selama lebih dari 50 jam. Begini penampilan mereka kini!

Bisa memandang wajah saudara sambil berhadapan bisa jadi adalah hal biasa bagi kebanyakan orang, sayangnya bagi anak kembar siam hal itu sulit dilakukan.

Kembar siam adalah kasus di mana saudara kembar memiliki anggota tubuh yang berdempetan, dan hanya bisa dipisahkan melalui jalan operasi. Salah satu anak kembar siam yang kisahnya mencuri perhatian ialah Safa dan Marwa.

Safa dan Marwa adalah anak kembar siam asal pakistan, kepala mereka saling menempel di bagian ubun-ubun, sehingga menyulitkan orangtua mereka saat ingin menggendong salah satu dari mereka.

Proses operasi pemisahan Safa dan Marwa pun tidak bisa dilakukan sembarangan, karena bukan hanya kepala mereka saja yang menyatu, namun ada bagian otak mereka yang menyatu. Satu kesalahan kecil saja bisa membuat mereka cacat atau bahkan meninggal dunia.

Anak kembar siam berhasil dipisahkan

Dilansir dari The Guardian, anak berusia dua tahun, Safa dan Marwa Ullah, dari Charsadda di Pakistan, menjalani tiga operasi besar untuk memisahkan kepala mereka di rumah sakit Great Ormond Street (GOSH), Landon.

Anak kembar siam

Safa dan Marwa merupakan anak kembar siam craniopagus, yaitu kondisi tengkorak kepala dan pembuluh darah mereka menyatu bersama. GOSH sebelumnya telah berhasil memisahkan kembar craniopagus pada tahun 2006 dan 2011.

Untuk memastikan operasi berjalan lancar, para ahli menggunakan realitas virtual untuk membuat replika anatomi kepala Safa dan Marwa. Hal ini memungkinkan ahli bedah untuk memvisualisasikan struktur kompleks tengkorak mereka serta posisi otak dan pembuluh darah mereka.

Tim dokter juga menggunakan pencetakan 3D untuk membuat model plastik untuk latihan. Panduan pemotongan dibuat sehingga ahli bedah dapat bekerja lebih tepat.

Operasi yang menegangkan pun dimulai

 
Lihat postingan ini di Instagram
  Sebuah kiriman dibagikan oleh BBC News (@bbcnews) pada 16 Jul 2019 jam 8:18 PDT

Selama operasi, dokter pertama-tama bekerja untuk memisahkan pembuluh darah mereka dan kemudian memasukkan selembar plastik ke dalam kepala mereka untuk menjaga otak dan pembuluh darah terpisah.

Operasi pemisahan Safa dan Marwa ini berjalan lebih dari 50 jam, dan melibatkan 100 anggota staf GOSH.

“Kami berhutang budi kepada rumah sakit dan kepada staf dan kami ingin mengucapkan terima kasih atas segala yang telah mereka lakukan. Kami sangat gembira dengan masa depan anak kami,” tutur Zainab Bibi (34), Ibu dari Safa dan Marwa.

Artikel terkait: Sepasang balita kembar siam yang punya satu hati ini berhasil dipisahkan

Anak kembar siam

Ayah dari Safa dan Marwa meninggal karena serangan jantung ketika ibu mereka mengandung. Safa dan Marwah serta sang ibu dijemput dari GOSH pada 1 Juli oleh kakek mereka, Mohammad Sadat dan seorang pamannya, Mohammad Idrees. Namun, Safa dan Marwah harus tetap menjalani fisioterapi setiap hari sebagai bagian dari rehabilitasi mereka.

“Kami senang kami bisa membantu Safa dan Marwa dan keluarga mereka. Itu merupakan perjalanan yang panjang dan kompleks bagi mereka. Iman dan tekad mereka sangat penting dalam membawa mereka melewati tantangan yang mereka hadapi. Kami sangat bangga dengan mereka,” ungkap Ahli bedah saraf Noor Ul Owase Jeelani dan ahli bedah kraniofasial Prof David Dunaway.

Semoga Safa dan Marwa bisa tumbuh menjadi anak yang sehat dan bahagia seperti anak lainnya setelah menjalani semua prosedur operasi ini.

Baca juga:

Bayi lahir kembar siam, apakah penyebab yang sebenarnya?

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Jalani operasi selama 50 jam, balita kembar siam ini akhirnya berhasil dipisahkan
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti