TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bocah 5 tahun koma setelah bermain di inflatable bouncer, Parents wajib waspada!

Bacaan 3 menit
Bocah 5 tahun koma setelah bermain di inflatable bouncer, Parents wajib waspada!

Parents, awasi anak saat melompat-lompat di inflatable bouncer agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.

Sabtu, 29 April 2017, kegembiraan seorang ibu berubah menjadi duka saat anaknya harus terbaring dan berjuang hidup. Syarul Arief Rifqi Mohd Azriq (5) mengalami koma setelah jatuh saat bermain inflatable bouncer alias bouncer tiup di rumahnya di Persiaran Sungai Gelugor, Georgetown.

Syahrul anak koma karena inflatable bouncer

Menurut ibu korban, Norsyaliza Yahaya (32), anaknya kini terbaring koma di Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Lam Wah Ee akibat terjatuh dari ketinggian hampir 10 meter. Ia jatuh saat bermain inflatable bouncer yang disewa dari sebuah perusahaan katering.

Norsyaliza menyewa mainan tersebut untuk anak-anak bermain saat hari ulang tahun suaminya. Alat tersebut dipasang oleh pekerja katering pada pukul 3 sore.

Namun, setengah jam kemudian anaknya terjatuh dan kepalanya membentur aspal.

Syarul segera dilarikan ke rumah sakit dan dokter terpaksa melakukan operasi karena ada pembekuan darah di kepalanya. Pasca operasi yang pertama, dokter menyatakan ada masalah karena terdapat pembekuan darah juga di kepala bagian kiri, maka operasi kedua pun dilakukan.

Setelah itu, Syarul pun koma.

Norsyaliza sempat kesal karena insiden tersebut terjadi akibat inflatable bouncer dipasang terbalik oleh pekerja katering. Akibatnya, mainan itu pun menjadi tidak stabil.

Apa yang perlu Parents ketahui tentang inflatable bouncer?

inflatable bouncer melompat-lompat

  • Bila Parents memasang sendiri, pastikan untuk membaca dan mengikuti semua instruksi yang diberikan.
  • Jika Anda menyewa dari pihak lain, pastikan perusahaan tersebut memiliki asuransi. Pekerja yang terlatih akan memasang dan memantau anak-anak saat bermain.
  • Tidak ada hukum yang mengatur penggunaan inflatable bouncer. Meski tempat penyewaan mainan tersebut memiliki asuransi, Ayah dan Bunda tetap perlu memastikan sendiri bahwa bouncer sudah terpasang dengan baik.

Bila dipasang di luar rumah:

  • Mainan ini harus dipasang di permukaan yang datar dan rata serta terbebas dari batu, kayu, selang air, serta benda-benda lain yaang dapat mengganggu.
  • Jangan dipasang dekat dengan pohon beranting, stop kontak, atau pagar. Mainan ini harus dipasang di area terbuka.
  • Bila dipasang di permukaan yang keras, tambahkan alas yang lembut di area pintu masuk dan pintu keluar bouncer.
  • Pastikan mainan terpancang ke dalam tanah (Jangan biarkan anak berada di sekitar  bouncer saat sedang memasang pancang besi).

Bila dipasang di dalam rumah:

  • Jauhkan dari dinding. Pastikan ada area kosong di sekitar inflatable bouncer.
  • Jauhkan dari kkipas angin, lampu, dan benda berbahaya lainnya.
  • Letakkan alas lembut pada pintu masuk dan pintu keluar.

Keamanan menggunakan inflatable bouncer:

  • Hanya anak-anak usia 6 tahun ke atas yang boleh bermain di bouncer. Anak-anak yang lebih kecil belum memiliki keseimbangan, koordinasi yang baik serta kekuatan yang dibutuhkan saat bermain bouncer.
  • Pastikan selalu ada orang dewasa yang mengawasi. Jika tempat bermain di dalam gedung, pastikan mereka memiliki karyawan yang selalu siaga menjaga.
  • Anak-anak harus membuka sepatu, aksesori, dan kacamata sebelum bermain. Pastikan juga mereka mengosongkan kantong dari benda yang tajam untuk mengurangi potensi terluka.
  • Buat kesepakatan dengan anak sebelum bermain, misalnya tidak boleh berkelahi dengan anak lain, harus bermain dengan baik dan tidak kasar.
  • Jika bouncer  mulai mengempes atau kekurangan angin, segera minta anak-anak berhenti bermain dan menjauh dari bouncer.

Lakukan tindakan pencegahan yang diperlukan agar momen menyenangkan ini tidak berubah menjadi duka. Kisah ini menjadi peringatan bagi para orangtua seperi apa tindakan pencegahan yang dapat diambil.

Semoga dek Syarul dapat segera pulih lagi.

*artikel disadur dari tulisan Aqma di theAsianparent Malaysia.

 

Baca juga:

Anak 3 tahun cedera parah saat main trampolin, peringatan keras bagi para orangtua

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bocah 5 tahun koma setelah bermain di inflatable bouncer, Parents wajib waspada!
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti