TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Terekam CCTV, balita ini diseret ibunya pakai motor sejauh 300 meter

Bacaan 3 menit
Terekam CCTV, balita ini diseret ibunya pakai motor sejauh 300 meter

Bila melihat atau memergoki anak disiksa ibu sendiri dengan cara diseret pakai motor atau cara apapun, apa yang bisa kita lakukan?

Anak adalah permata hati orangtua, yang semestinya dihujani dengan cinta dan kasih sayang. Namun apa jadinya bila seorang anak disiksa ibu sendiri?

Hal ini dialami oleh seorang anak berumur empat tahun berinisial DI. Bocah asal Klaten, Jawa Tengah ini merupakan korban kasus anak disiksa ibu sendiri.

Dia diseret sepanjang 300 meter dari rumahnya menggunakan sepeda motornya. Ibunya membawa motor sedangkan dia berdiri di samping motor dengan kondisi tangan dipegangi.

Melansir dari Suara.com, kejadian ini terekam kamera pengawas atau CCTV oleh seorang warga bernama Wahyanto. Wahyanto menuturkan, kamera pengawas berhasil merekam peristiwa anak disiksa ibunya di jalanan depan rumahnya.

Berikut adalah video anak disiksa ibu, dari rekaman kamera pengawas yang beredar luas di media sosial.

Artikel terkait:  Menyedihkan, pelaku kekerasan pada anak ini ternyata ibunya sendiri

Warga setempat yang melihat kejadian anak disiksa ibunya itu, segera meneriaki sang ibu untuk menghentikan aksinya. Anak malang itu kemudian dijatuhkan di perempatan dekat toko besi. Akibat peristiwa ini sang anak mengalami luka memar di lutut dan jari kaki.

Wargapun bergegas menolong bocah malang itu, dan membawanya ke puskesmas untuk diobati. Meskipun mengalami luka memar di lutut dan jari kaki, namun anak tersebut tidak menangis sedikitpun.

Kepada media, Wahyanto menuturkan bahwa peristiwa anak disiksa ibunya itu bukan yang pertama kali dilakukan pelaku. Warga pernah melihat sang ibu menyiksa anaknya yang lain hingga sang anak kabur dari rumah.

Sementara itu, pihak keluarga menolak memberi keterangan dengan alasan itu adalah urusan keluarga yang tidak bisa diceritakan.

Mengetahui kasus anak disiksa ibu, LAPOR KPAI!

anak disiksa ibu

Ilustrasi kekerasan pada anak.

Melalui website resminya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar melaporkan kejadian apapun terkait kekerasan pada anak. Entah itu menelantarkan anak, menyiksa, atau melakukan kekerasan seksual.

Susanto, Komisioner KPAI menyatakan, “Jika ada tindakan kekerasan namun tidak dilaporkan, maka telah melanggar UU perlindungan anak.”

Apalagi jika pelapor telah memiliki bukti yang sah atas kasus kekerasan pada anak tersebut. Bisa berupa foto, saksi hingga video. Agar kasusnya bisa segera ditangani, dan KPAI mendapatkan data yang valid untuk memprosesnya.

Lebih lanjut, Susanto menyampaikan bahwa hal terpenting untuk dilakukan selain pelaporan adalah pencegahan. Dengan begitu, tidak ada lagi kekerasan pada anak dalam bentuk apapun.

KPAI sudah berusaha memberikan tindakan preventif dengan menggelar forum di RT/RW, untuk menciptakan lingkungan ramah anak. Karena selain keluarga, orang terdekat seperti tetangga dan masyarakat sekitar juga berperan besar, dalam menentukan anak bisa bertumbuh kembang dengan baik.

 

Baca juga:

Kejam! Ibu ini mengikat dan menyeret anaknya pakai motor sebagai hukuman mencuri

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Terekam CCTV, balita ini diseret ibunya pakai motor sejauh 300 meter
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti