TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Kejam! Bocah 4 tahun ini dipukuli oleh ayahnya sendiri dan dikurung di kamar mandi

Bacaan 3 menit
Kejam! Bocah 4 tahun ini dipukuli oleh ayahnya sendiri dan dikurung di kamar mandi

Kisah tragis tentang seorang anak dipukul ayahnya telah menimbulkan kemarahan warganet. Saatnya bergerak untuk menghentikan kasus kekerasan terhadap anak.

Kita selalu menganggap ayah adalah pahlawan dan pelindung. Sedihnya, ada beberapa pria yang tidak pantas mendapat gelar ‘bapak’ seperti kasus anak dipukul ayahnya berikut ini.

Foto-foto memilukan dari anak perempuan berusia empat tahun yang disiksa ayahnya beredar viral. Beberapa warganet menyamakan kisahnya dengan Cinderella.

Artikel terkait: Marah pada suami, ibu ini tega menyiksa dan ancam bunuh anaknya

Anak dipukul ayahnya: Apa alasannya?

anak dipukul ayahnya 1

Anak dipukul ayahnya di bagian lengan hingga meninggalkan bekas luka.

Menurut laporan, salah seorang kerabat yang sedang berkunjung melihat kondisi anak dipukul ayahnya tersebut dan memotretnya.

Ayahnya mengikat anak perempuan itu di toilet dan memaksanya mencuci pakaian sang ayah. Mata bocah itu memar sehingga ia kesulitan untuk menjaganya agar tetap terbuka.

Selain itu, anak perempuan itu juga memiliki bekas sundutan rokok di punggungnya. Di bagian lengan juga terdapat tanda-tanda penyiksaan.

anak dipukul ayahnya 2

Luka di bagian punggung menunjukkan anak dipukul ayahnya dan disundut dengan rokok.

Ayah anak itu dilaporkan mengikatnya di kamar mandi sebelum meninggalkan rumah pada pukul 6 atau 7 pagi. Ia baru kembali sekitar pukul 10 atau 11 malam untuk memberi makan anak yang tak berdaya itu.

Menurut kerabat itu, sang ayah merupakan pecandu alkohol. Ia segera melaporkan kasus penyiksaan tersebut dan dalam waktu satu jam, pemerintah setempat segera menyelamatkan gadis kecil itu.

Sang ayah telah ditangkap dan “Cinderella” berusia empat tahun itu sekarang dirawat di rumah sakit.

Kami di theAsianparent berharap dengan segenap hati semoga gadis kecil itu mendapatkan perawatan dan perhatian yang ia butuhkan. Kami juga berharap ia mendapatkan tempat yang layak untuk tumbuh kembang serta dapat sembuh dari bekas luka dan trauma yang dialami.

Mencegah kasus penyiksaan terhadap anak

Sangat penting bagi anak untuk hidup di lingkungan yang sehat dan aman di mana mereka dapat tumbuh dan belajar. Anak-anak yang mengalami penyiksaan tidak berdaya dan berharap pada orang dewasa di sekitarnya untuk bergerak melakukan sesuatu.

Ini adalah tanggung jawab kita semua untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. Jangan ragu untuk melaporkan kasus penyiksaan karena tindakan Anda dapat menyelamatkan hidup seorang anak.

Melalui website resminya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengimbau seluruh masyarakat Indonesia agar melaporkan kejadian apa pun terkait kekerasan pada anak, entah itu menelantarkan anak, menyiksa, atau melakukan kekerasan seksual.

Susanto, Komisioner KPAI menyatakan, “Jika ada tindakan kekerasan namun tidak dilaporkan, maka telah melanggar UU perlindungan anak, apalagi jika pelapor telah memiliki bukti yang sah atas kasus kekerasan pada anak tersebut”.

Bukti bisa berupa keterangan saksi, foto maupun video yang dapat digunakan untuk memproses kasus kekerasan tersebut.

Lebih lanjut, Susanto menyampaikan bahwa hal terpenting untuk dilakukan selain pelaporan adalah pencegahan. Dengan begitu, tidak ada lagi kekerasan pada anak dalam bentuk apa pun.

KPAI sudah berusaha memberikan tindakan preventif dengan menggelar forum di RT/RW untuk menciptakan lingkungan ramah anak. Karena selain keluarga, orang terdekat seperti tetangga dan masyarakat sekitar juga berperan besar dalam menentukan anak bisa bertumbuh kembang dengan baik.

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
*Artikel disadur dari theAsianparent Singapura.

Baca juga:

Kejam! Dua ayah ini tega meracuni bayi mereka, ini alasannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kejam! Bocah 4 tahun ini dipukuli oleh ayahnya sendiri dan dikurung di kamar mandi
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti