TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kejam! Bocah 7 tahun pengungsi dari Palu dicabuli 3 ABG di Makassar

Bacaan 3 menit
Kejam! Bocah 7 tahun pengungsi dari Palu dicabuli 3 ABG di Makassar

SH dititipkan keluarganya di Makassar setelah gempa Palu terjadi, malangnya SH malah jadi korban pencabulan.

Saat gempa di Palu dan Donggala terjadi, banyak korban yang mengungsi ke Makassar dan sekitarnya. Hal ini untuk melindungi mereka dari masalah pasca bencana. Namun, tidak akan ada yang menyangka bahwa di tempat mengungsi, terjadi tragedi lain terjadi. Seorang anak dicabuli oleh 3 orang remaja di Makassar.

Parahnya, korban merupakan korban gempa Palu yang dikirim ke Makassar oleh orangtuanya untuk tinggal bersama kerabat yang tinggal di sana.

Anak dicabuli di Makassar adalah korban gempa Palu yang sedang mengungsi

anak dicabuli

Anak dicabuli oleh tiga orang remaja masih duduk di kelas 1 SD.

Anak berinisial SH itu baru berusia 7 tahun, ia dititipkan oleh kedua orangtuanya kepada kerabat mereka di Sudiang, Biringkanaya, Makassar setelah gempa Palu terjadi. Pada hari Selasa, 16 Oktober 2018 lalu, SH bertemu dengan 3 remaja yang mengaku sedang mencari alamat. 

SH diminta untuk mengantarkan 3 pemuda tersebut ke alamat yang mereka cari. Dalam perjalanan mencari rumah, SH dibawa ke sebuah rumah kosong. Di sanalah SH dicabuli dengan paksa oleh 3 orang tadi. Setelah melaksanakan aksi bejatnya, para pelaku mengantarkan korban ke rumah pamannya yang berinisial H. 

SH menangis memeluk pamannya sambil menceritakan apa yang terjadi pada dirinya. Marah atas peristiwa yang menimpa keponakannya, sang paman langsung meminta bantuan warga untuk menangkap para pelaku. 

Salah seorang pelaku berinisial IN yang masih berada di dekat lokasi segera diamankan warga, dan dibawa ke Polsek Biringkanaya untuk melaporkan kasus anak dicabuli ini. Sementara dua pelaku lainnya berhasil kabur dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Anak dicabuli mengalami trauma 

anak dicabuli gadis remaja diperkosa ayah tiri, anak diperkosa ayah

Akibat peristiwa ini, SH mengalami trauma mendalam. Hasil visum di rumah sakit menunjukkan bahwa SH tidak hanya dicabuli, tapi juga diperkosa. Karena pihak rumah sakit mendapati selaput dara SH telah robek.

SH kini dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Makassar.

Kasus yang awalnya ditangani oleh Polsek Biringkanaya ini, telah dilimpahkan ke Polrestabes Makassar. Pihak Polres menghubungi orangtua SH yang berada di Palu untuk keperluan penyelidikan.

Setelah pihak Polres Makassar melakukan penyelidikan, pelaku yang awalnya diduga 3 orang, ternyata hanya satu yang melakukan tindak pencabulan. Yakni IN yang berusia 14 tahun. IN kini berada dalam pengamanan Mapolrestabes Makassar.

IN dijerat pasal 81 junto pasal 76 d, atau pasal 82 junto 76 e UU RI No 17 2016 tentang penetapan Perpu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman pidana kurungan penjara minimal 5 tahun dan maksimal 16 tahun.

Artikel terkait: Pemerkosaan siswi SMP di Bengkulu oleh 20 pelaku

Pelajaran dari kasus anak dicabuli di Makassar

anak dicabuli

Anak dicabuli menjadi trauma dan takut bertemu orang asing.

Semakin ke sini, kita makin sering mendengar kasus pelecehan, siswi diperkosa oleh guru atau orang yang dekat dengannya. Tentu saja hal ini membuat kita sebagai orangtua menjadi ketakutan.

Lalu bagaimanakah seharusnya kita mencegah anak supaya tidak menjadi korban? 

Anda bisa melakukan tindak preventif dengan cara berikut:

  • Ajarkan anak cara membela diri, seperti berteriak kencang jika ada orang asing mendekat.
  • Ajarkan anak mengenali sentuhan yang dibolehkan dan yang tak dibolehkan
  • Jangan pernah pergi sendirian ke toilet di tempat umum
  • Saat memasukkan anak ke sekolah atau daycare, pastikan Anda tahu sistem keamanan seperti apa yang mereka terapkan 
  • Lindungi anak dari konten-konten pornografi yang banyak tersebar di internet.

Semoga anak kita terhindar dari tragedi serupa

 

 
Referensi: Kompas, Merdeka, Okezone

Baca juga: 

Gadis Kecil ini Ungkap Kekerasan Seksual yang Terjadi Padanya Lewat Gambar

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kejam! Bocah 7 tahun pengungsi dari Palu dicabuli 3 ABG di Makassar
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti