TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

4.982 Anak di Jawa barat Terpapar COVID-19, Peringatan Bagi Parents!

Bacaan 4 menit
4.982 Anak di Jawa barat Terpapar COVID-19, Peringatan Bagi Parents!

"Belum ada penyakit yang begitu, 10 bulan yang meninggal sudah 3 jutaan, yang sakit sudah 30 juta."

Kasus Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Penyakit yang disebabkan oleh virus corona ini menginfeksi segala usia mulai dari dewasa hingga anak-anak. Hingga Kamis (5/11/2020) sebanyak 4.982 anak di Jawa Barat terpapar Covid-19. Angka ini perlu disikapi dengan serius mengingat tren kasus Covid-19 masih terus meningkat. Simak laporan terbaru kami mengenai penyebaran Covid-19 di kalangan anak-anak dan remaja berikut ini.

Ribuan Anak di Jawa Barat Terpapar Covid-19, Paling Banyak Usia 6-18 Tahun

anak di Jawa Barat terpapar covid-19

Sumber: Shutterstock

Sebanyak 4.982 anak di Jawa Barat hingga Kamis (5/11/2020) terinfeksi Covid-19. Mereka terdiri dari berbagai rentang usia mulai bayi yang masih berumur beberapa hari hingga remaja yang menginjak usia 18 tahun.

Namun, jumlah kasus terbanyak berasal dari golongan anak-anak berusia 6-18 tahun, yakni sebanyak 3.877 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.085 adalah anak laki-laki dan 1.791 anak sisanya adalah perempuan yang rata-rata berasal dari kelompok usia anak sekolah.

Sementara itu, jumlah terbanyak kedua dari golongan anak-anak adalah kelompok usia pra sekolah dengan rentang usia 5-6 tahun yang berjumlah 185 anak. Sisanya, terdapat 709 kasus positif Covid-19 dari kelompok usia balita 1-5 tahun dan 211 bayi berusia 0-1 tahun yang terinfeksi virus corona.

Jumlah ini sangat memprihatinkan mengingat anak-anak adalah golongan rentan yang membutuhkan perawatan lebih ketika terpapar Covid-19 dan kondisinya menurun.

Baca juga: 99 Anak di Probolinggo Positif COVID-19, Orangtua Diimbau Waspada

Ribuan Anak di Jawa Barat Terpapar Covid-19, Diduga Tertular dari Keluarga

anak di Jawa Barat terpapar covid-19

Sumber: Shutterstock

Banyaknya kasus positif Covid-19 pada anak di Jawa Barat menjadi catatan tersendiri bagi sejumlah kalangan. Mereka menilai anak-anak tertular Covid-19 dari lingkungan sekitar dan anggota keluarga. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh seorang dokter spesialis anak dari Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin Bandung, Kusnandi Rusmil.

Menurutnya, kelompok usia anak sekolah adalah yang paling rentan terpapar virus corona. Mereka sangat mungkin tertular dari orang-orang di lingkungan sekitar yang kontak dekat dengannya atau dari anggota keluarga di rumah.

“Di [RS] Hasan Sadikin banyak yang diisolasi usia remaja karena dia paling aktif ke mana-mana, main bola segala macam,” kata Kusnandi di rumahnya di Bandung, Kamis (5/11/2020) seperti diberitakan oleh Detik.com.

Sementara itu, untuk tingkat kesembuhan pada anak, hingga kini tim dokter masih terus mempelajarinya. Namun, ia menekankan bahwa ini tergantung dengan ketahanan tubuh pasien.

“Untuk tingkat fatalitasnya tergantung ketahanan tubuhnya sendiri. Kita sedang belajar, kita belum banyak [informasi] mengenai ini, sedang belajar,” lanjutnya.

Baca juga: Ini Perbedaan Gejala COVID-19 dan Flu Pada Anak Menurut Ahli, Parents Wajib Tahu!

Orang Tua Diminta Waspada Penyebaran Covid-19 di Rumah

anak di Jawa Barat terpapar covid-19

Sumber: Shutterstock

Kondisi ini membuat Kusnandi merasa prihatin. Ia pun meminta para orang tua bersikap waspada dengan kemungkinan penyebaran virus di dalam rumah. Sebab, hingga kini penyakit Covid-19 masih belum ada obatnya. Belum lagi penyebarannya yang begitu mudah hingga jumlah kasus yang positif terinfeksi virus corona terus meningkat setiap hari.

Ia meminta agar orang tua dan anggota keluarga lainnya disiplin menjaga kebersihan di dalam rumah. Selain itu, anak-anak juga diminta untuk mematuhi protokol kesehatan apabila berkegiatan di luar rumah.

Kusnandi mengakui bahwa virus corona adalah virus yang berbahaya. Sebab, ini adalah virus baru yang dalam rentang waktu 10 bulan telah menginfeksi puluhan juta orang di seluruh dunia. Selain itu, tak sedikit juga yang meninggal dunia karena terpapar virus ini.

4.982 Anak di Jawa barat Terpapar COVID-19, Peringatan Bagi Parents!

“Saya mohon kepada semua masyarakat bahwa virus ini baru kita kenal baru kita kenal 10 bulan. Penyakit ini baru mulai pada bulan Januari di Wuhan [Cina]. Sampai sekarang baru 10 bulan dan yang sakit sudah 30 juta [orang] di seluruh dunia, yang meninggal sudah 3 juta [orang]. Itu belum ada penyakit yang begitu. 10 bulan yang meninggal sudah 3 jutaan, yang sakit sudah 30 juta. Jadi ini benar-benar virusnya sangat ganas,” terangnya.

Sementara itu, hingga kini kematian akibat Covid-19 pada anak di Jawa Barat berjumlah 10 kasus yang terdiri dari kelompok usia sekolah dan 1 orang bayi berjenis kelamin laki-laki. Jumlah kesembuhan hingga Kamis (5/11/2020) mencapai 3.389 anak.

Parents, semoga laporan di atas bisa membuat kita semakin waspada dengan bahaya Covid-19 ya. Dengarkan apa kata dokter Kusnandi dan patuhi protokol kesehatan. Semoga pandemi segera berlalu dan kita bisa segera beraktivitas tanpa dihantui rasa takut.

Baca juga:

Waspada Parents! Angka Kematian Anak Akibat COVID-19 Mengkhawatirkan

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • 4.982 Anak di Jawa barat Terpapar COVID-19, Peringatan Bagi Parents!
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti