TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Panen Padi Saat Hujan, Ayah dan Anak Meninggal Tragis Tersambar Petir!

Bacaan 3 menit
Panen Padi Saat Hujan, Ayah dan Anak Meninggal Tragis Tersambar Petir!

Awalnya, sekeluarga pergi untuk memanen padi. Karena cuaca buruk, nasib tragis pun menimpa seorang ayah dan anaknya yang masih 14 tahun ini. Berikut kronologinya!

Kabar mengenaskan datang dari Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Seorang ayah dan anak meninggal dunia akibat tersambar petir saat memanen padi di sawah. Mengapa bisa terjadi? Melansir berbagai sumber, berikut kronologi selengkapnya!

Artikel Terkait: Viral Perempuan Menikahi Kakak Ipar Sendiri, Bagaimana Hukumnya?

Tragedi Ayah dan Anak Meninggal Tersambar Petir Saat Panen Padi

Ayah dan anak yang menjadi korban tersambar petir adalah Suherman (52 tahun) dan Faisal Arif (14 tahun).

Melansir laman iNews, peristiwa ini awalnya terjadi ketika Suherman dan keluarga, yang terdiri dari istri dan kedua anaknya memutuskan pergi ke sawah untuk memanen padi pada Senin (8/1) sore. 

Saat itu, cuaca daerah sekitar memang mendung. Hujan sudah turun dan terjadi petir besar juga. 

Ketika sedang memanen padi, kejadian nahas pun menimpa mereka. Suherman dan anaknya, Faisal, tersambar petir. Keduanya sempat dibawa ke Puskesmas terdekat. Namun, nyawa keduanya tidak bisa diselamatkan. 

Sementara itu, istri korban dan anaknya yang lain bernama Agus selamat. 

Pihak keluarga sudah menganggap kejadian ini murni sebagai musibah sehingga menolak untuk visum. 

Kepala Desa Rejoso Lor Abdul Rahman pun mengimbau warga sekitar tidak berkegiatan saat cuaca buruk agar kejadian ini tak terulang lagi.

Artikel Terkait: Viral Bocah di Pasuruan Temukan Mayat Bayi, Warga: “Sempat Dikira Boneka!”

Tips Aman Berkegiatan Bersama Anak Saat Cuaca Buruk

Panen Padi Saat Hujan, Ayah dan Anak Meninggal Tragis Tersambar Petir!

Parents, kejadian tersambar petir seperti peristiwa nahas di atas bisa terjadi pada siapa saja. Maka itu, belajar dari kejadian tersebut, alangkah baiknya untuk menunda berkegiatan di luar terlebih dulu ketika cuaca buruk, ya. Terlebih, jika memang tidak ada kondisi mendesak yang membuat kita harus berkegiatan di luar. 

Ada cukup banyak kegiatan aman di dalam ruangan yang bisa dilakukan bersama keluarga saat hujan. Misalnya, menonton televisi, karaoke, menggambar, membaca buku, mendongeng, hingga memasak bersama. 

Lalu, Bagaimana Jika Anak Ingin Main Hujan?

Terkadang, anak-anak suka penasaran dan ingin merasakan main hujan-hujanan. 

Sebenarnya, main hujan-hujanan bagi anak boleh-boleh saja, kok. Hanya saja, anak disarankan sudah berusia 5 tahun ke atas dan sedang dalam kondisi fit. Hal ini disampaikan oleh dr. Reza Fahlevi, Sp. A. 

“Belum ada jurnal penelitian yang melarang main hujan. Namun, dilihat dari kondisi anaknya juga. Main hujan kan di tempat yang becek, tidak higienis. Kalau kekebalan tubuh anak sedang tidak bagus, dia bisa terkena infeksi bakteri yang bisa menyerang pencernaan, pernapasan, atau kulit,” ungkapnya dikutip dari laman KlikDokter.

Ayah dan anak tersambar petir

Selain itu, sebagai orang tua kita juga harus memerhatikan kondisi hujan yang turun. Apabila hujan turun sangat deras disertai petir dan angin, maka hindari main hujan-hujanan karena kondisi ini bisa berbahaya dan risiko tersambar petir sangat tinggi. 

Dokter Reza juga melanjutkan, orang tua perlu tahu bahwa tidak semua air hujan itu bersih. Air hujan bisa juga terkontaminasi oleh polusi, baik dari udara maupun dari pabrik yang bisa membuat kulit iritasi. 

“Jadi, kalau tinggal di daerah pabrik atau tingkat polusinya tinggi, lebih baik mengurungkan niat mengajak anak mandi hujan,” pungkasnya.

Artikel Terkait: Bertambah Lagi! Kemenkes Temukan 3 Kasus Lumpuh Layu Akibat Virus Polio

Parents, itulah berita seputar ayah dan anak tersambar petir saat panen padi serta beberapa tips aman berkegiatan saat cuaca buruk bersama anak. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, ya.

***

Baca Juga:

Viral Video Suami Menangis Saat Tahu Istrinya Positif Hamil, "Penantian Hampir 8 Tahun"

Ayah Ditinggal di Panti Jompo, Anak Mengaku Sakit Hati karena Diabaikan saat Kecil

Miris! Perempuan Ungkap Suaminya Selingkuh dengan Ibu Kandung, Padahal Baru Melahirkan!

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Panen Padi Saat Hujan, Ayah dan Anak Meninggal Tragis Tersambar Petir!
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti