5 Alasan yang Biasa digunakan Ketika Seorang Istri Berselingkuh

5 Alasan yang Biasa digunakan Ketika Seorang Istri Berselingkuh

Tak hanya lelaki, fenomena perselingkuhan pun juga kerap dilakukan wanita. Inilah 5 alasan para istri yang berselingkuh dari suaminya,

Banyak orang yang menyatakan bahwa perselingkuhan istri justru jauh lebih ‘dalam’ daripada yang dilakukan oleh suami. Karena istri yang berselingkuh tak hanya melakukannya dengan tubuh, melainkan juga hatinya.

Beda dengan lelaki yang bisa berselingkuh secara fisik, namun belum tentu hatinya. Istri yang berselingkuh biasanya memiliki alasan khusus atas perbuatannya.

Misalnya sebagai berikut:

1. Suami abusive

Jika memiliki tipe suami yang sering melakukan tindakan abusive seperti memukul, meneror, mengontrol istri di dalam setiap aspek kehidupannya, dan terlalu pencemburu, maka hal itu dapat membuat istri jenuh. Karena, sekalipun istri tak melakukan hal-hal tersebut, suami sudah mencemburuinya dan seolah ia selalu salah.

Jadi, selingkuh adalah salah satu cara istri untuk lari dari keadaan tersebut. Apalagi jika pada akhirnya ia bertemu dengan lelaki yang memperlakukan dirinya lebih baik dari suaminya.

Jika suami memang melakukan kekerasan secara fisik dan psikis, ada baiknya untuk menghentikan perlakuan kasar tersebut dan mengajak istri untuk terapi bersama. Tak hanya untuk meredakan kekhawatiran dan tindakan kasar yang dilakukan, namun juga untuk menyembuhkan trauma istri.

Namun, kebanyakan lelaki tak sadar jika dirinya melakukan kekerasan fisik maupun mental pada istri. Karena seseorang dengan perilaku abusive biasanya selalu merasa benar.

2. Saling mengkhianati

Hubungan pernikahan yang sudah berjalan bertahun-tahun memang sering menemui berbagai kejenuhan. Hal ini seringkali membuat suami dan istri jadi bertengkar dan saling benci.

Dalam keadaan seperti ini, suami istri yang tidak menemukan jalan komunikasi yang baik hanya akan sibuk saling membenci. Karena sudah saling tak peduli, maka suami dan istri berlomba untuk menyakiti hati pasangannya.

Istri yang berselingkuh karena hal ini seringkali melakukannya untuk membalas dendam pada suaminya. Beberapa malah sengaja melakukan hal ini untuk merebut perhatian suaminya.

Jika anak Anda tahu apa yang ibu dan ayahnya lakukan, hal ini akan sangat berbahaya secara psikologis untuknya.

Apabila situasi ini terjadi di dalam rumah tangga Anda, maka ada baiknya terus terang tentang akan di bawa kemana ikatan pernikahan yang terasa bagai neraka ini. Karena, membalas dendam dengan saling berselingkuh jelas bukan solusi terbaik.

Saat awal pernikahan, Anda memang berkomitmen untuk menjadi suami istri yang baik. Namun kadang beberapa orang memang butuh perceraian agar berhenti untuk saling menyakiti pasangannya.

3. Bosan dan tidak bahagia

Beberapa istri mungkin berselingkuh hanya karena bosan dan tidak bahagia. Meski suami adalah orang yang baik, namun sifat yang kurang romantis, cuek, kurang perhatian, atau sering sibuk dengan dunianya sendiri membuat istri ingin mencari hal baru.

Cara selingkuh seperti ini akan membuat istri merasa sangat bersalah. Karena ia tahu bahwa suaminya bukanlah orang jahat.

Jika Anda berada di dalam kondisi ini, maka komunikasi adalah kunci untuk mencegah perselingkuhan. Apabila saat komunikasi terjadi istri masih saja tidak berubah, katakan sejujurnya bahwa Anda tak mampu lagi menjalani pernikahan ini.

Cobalah untuk mengubah pola hubungan dan rutinitas. Bulan madu kedua atau bertanya hal apa yang diinginkan sang istri.

Sehingga kalian berdua bisa berkomunikasi tentang solusi terbaik untuk pernikahan. Sembari bertanya-tanya, akankah pernikahan ini selamanya tak akan bahagia?

4. Suami terlalu workaholic

Sudah bukan jadi rahasia lagi bahwa suami yang workaholic membuat istri sangat kesepian. Bekerja memang dilakukan demi keluarga, tapi kalau sampai kebutuhan batin tak terpenuhi, maka berapapun harta yang dikumpulkan tak akan membuat pernikahan bahagia.

Hal ini membuat istri merasa kesepian secara fisik dan emosional. Bahkan, kesepian yang dialaminya jauh lebih parah dari saat ia single dulu. Karena istri tahu bahwa mestinya ia tak merasa sesepi ini.

Selain rentan godaan, kondisi ini memunculkan pembenaran-pembenaran. Apalagi jika suami memang melakukan hal-hal yang membuat istri makin curiga.

5. Tidak percaya diri

Istri yang tidak percaya diri dan terjebak di dalam rutinitasnya membutuhkan pengakuan dari orang lain bahwa ia bukanlah wanita yang buruk. Ia butuh pujian dan merasa rendah diri dengan keadaannya sendiri sehingga ia jadi seorang istri yang berselingkuh.

Sekalipun sepele, memuji istri bahwa ia cantik, seksi, baik, dan berguna untuk keluarga akan membuat kepercayaan dirinya tumbuh. Perasaan dihargai yang muncul di dalam hatinya atas apresiasi suami akan mencegah istri dari perselingkuhan yang terlintas di pikirannya.

Jika istri tak nyaman dengan suami, biasanya ia akan curhat ke orang lain. Kadang, inilah celah istri untuk curhat dengan lawan jenis yang menimbulkan benih cinta di hatinya. Apalagi jika suami tidak bisa jadi tempat untuk berkeluh-kesah.

Sebagai suami, tugas Anda untuk membuat istri senyaman mungkin. Namun, beberapa suami baik memang tidak beruntung mendapatkan istri yang setia.

Namun bagaimanapun, jadilah suami yang baik dan berusahalah mengedepankan kepentingan keluarga. Urusan lain di luar keluarga bisa menunggu nanti.

 

Referensi: Womansday, Huffington Post, Divorce Support.

Baca juga:

Punya Suami Tukang Selingkuh? Ini 8 Hal Memuakkan yang Sering Jadi Alasannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner