TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Punya Suami Tukang Selingkuh? Ini 8 Hal Memuakkan yang Sering Jadi Alasannya

Bacaan 4 menit
Punya Suami Tukang Selingkuh? Ini 8 Hal Memuakkan yang Sering Jadi Alasannya

Suami tukang selingkuh selalu punya alasan yang membuat istri memaafkannya atau mencari pembenaran dari sikapnya. Berikut alasan yang sering dipakai mereka.

Seorang Profesor ahli perkembangan manusia dari Universitas Nevada, Las Vegas, Amerika Serikat bernama Kat Hertlein, Ph.D mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sejak tahun 1950, sekitar 40% lelaki punya kecenderungan untuk selingkuh. Saat ketahuan, ada banyak alasan yang biasa diungkapkan oleh para suami tukang selingkuh ini sebagai pembenaran atas perilakunya.

Tentu saja semua alasan itu memuakkan. Tukang selingkuh tetap salah dan harus menelan konsekuensi dari perbuatan yang telah ia perbuat.

Untuk mewaspadainya, simak 8 alasan yang biasa digunakan oleh si tukang selingkuh berikut ini:

1. Tidak bahagia dengan pasangannya

Tukang selingkuh

Psikolog asal universitas Texas bernama David Buss, Ph.D mengatakan bahwa ketidakbahagiaan dengan pasangan sering jadi alasan si tukang selingkuh. Hal ini sering dikatakan pada istri sahnya maupun pada pasangan selingkuhnya.

Apalagi, akses layanan seksual di jaman sekarang sudah semakin mudah. Bahkan, dari media sosial biasa yang tujuannya bukan untuk memperoleh layanan seksual pun kadang disalahgunakan beberapa pihak tidak bertanggung jawab untuk menjari jasa seks atau bertemu dengan selingkuhannya.

2. Khilaf

 

Tukang selingkuh

 

Hal ini biasa dikatakan pada istri sah si tukang selingkuh. Padahal, di balik khilaf ini ada kesempatan yang terbuka lebar bagi suami untuk berselingkuh.

Misalnya, tidak dapat membatasi diri saat bermain media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram maupun kehilangan kontrol saat bergaul dengan lawan jenis.

Artikel terkait: Jenis-jenis perselingkuhan yang sering dilakukan, namun tidak disadari.

3. Bosan

Tukang selingkuh

Bukannya mencari variasi atau solusi saat pernikahannya membosankan, si tukang selingkuh malah akan mencari jalan singkat dengan cari pasangan baru. Bukannya menyelesaikan masalah, tapi dia malah akan menambah masalah.

Mungkin dia memang berjiwa petualang sehingga tinggal menetap di dalam satu hubungan bukan gayanya. Namun, jika sudah berkomitmen di dalam pernikahan, maka apapun kondisinya, kesetiaan harus dinomor satukan.

4. Istri sudah berubah

Tukang selingkuh

Tentu saja, seorang wanita yang belum menikah tidak akan sama dengan seorang ibu yang sudah memiliki anak. Ada rutinitas dan prioritas yang dapat mengubah karakter seseorang.

Jika istri berubah, maka suami pun pasti juga berubah, Bukankah perubahan adalah keniscayaan? Perlu komunikasi lebih lanjut agar perubahan ini tidak mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Artikel terkait: Surat istri untuk suami: “Maaf, aku sudah banyak berubah.”

5. Tidak tahu mengapa ia selingkuh

 

Tukang selingkuh

Kadang si tukang selingkuh tidak tahu sebabnya mengapa ia berselingkuh. Hal itu terjadi begitu saja tanpa sempat ia sadari.

Biasanya hal ini terjadi pada pasangan yang menikah di usia yang terlalu muda. Sehingga secara psikologis ia belum matang. Namun, kadang kedewasaan seseorang juga tak ditentukan oleh usia berapa ia menikah. Barangkali ia adalah orang yang “terlambat” nakal.

Artikel terkait: Batasan berteman dengan lawan jenis.

6. Sudah kodrat

Tukang selingkuh

Banyak lho lelaki yang beralasan bahwa ia selingkuh seperti itu karena merasa sudah kodratnya jadi pemburu. Lalu, lelaki yang bersetia pada istrinya mau disebut apa?

7. Hanya tertarik secara seksual

Tukang selingkuh

Pernahkah Anda mendengar alasan lelaki berselingkuh yang berkata bahwa ia hanya tertarik dengan seks belaka dengan selingkuhannya. Tapi cintanya hanya untuk istri seorang.

Padahal, selingkuh ya selingkuh. Baik itu selingkuh hati, selingkuh tubuh, maupun yang lainnya.

Kalau benar cinta, seharusnya cinta secara lahir maupun batin. Jangan setengah-setengah.

8. Menyenangkan

Tukang selingkuh

 

Hal ini agak berbeda dengan sudah kodratnya. Jika sudah kodrat, maka ia beralasan sulit melawan keinginan selingkuh.

Tapi si tukang selingkuh di poin ini menganggap bahwa selingkuh adalah sesuatu yang menyenangkan. Jadi, ia selingkuh karena memang mau dan memang bisa selingkuh.

Jika suami sudah pada poin terakhir ini, sebaiknya jika tidak tahan, Anda bisa melangkah pergi daripada makan hati sampai mati.

***

Sebagai istri, pasti sakit hati jika suami selingkuh. Namun, Anda dapat memilih akan memaafkannya dan memberikan kesempatan kedua atau tidak.

Jika tidak, maka Anda adalah wanita bijak yang tahu kapan harus keluar dari zona yang tidak nyaman berikut. Adanya kemungkinan besar bahwa suami mudah berselingkuh ini adalah sebuah alasan mengapa Anda harus jadi wanita mandiri yang tidak bergantung secara finansial dan emosional dengan suami.

Pernahkah Anda diselingkuhi suami? Sampai sejauh mana kelakuan suami? Akankah Anda memaafkannya? Bagi cerita Anda di kolon komentar ya,

 

Referensi: Life Script, Esquire, Psikology Today.

Baca juga:

Ketegaran seorang istri di balik surat terbuka ‘Halo selingkuhan suami saya’

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Pernikahan
  • /
  • Punya Suami Tukang Selingkuh? Ini 8 Hal Memuakkan yang Sering Jadi Alasannya
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti