Minum air putih jangan tunggu haus, ini alasannya!

Minum air putih jangan tunggu haus, ini alasannya!

Mengapa perlu minum air putih sebelum merasa haus?

Sudah berapa gelas minum air putih hari ini?

Seperti yang kita ketahui, rata-rata komposisi air dalam tubuh kita ini mengandung air. Bahkan untuk orang dewasa, 60-65% tubuh mengandung air, sementara komposisi air dalam tubuh bayi 80%.

Maka tak mengherankan jika setiap harinya, kebutuhan air setiap individu harus terpenuhi. Salah satunya, tentu saja dengan cara mengonsumsi air putih. 

Faktanya, tidak semua air putih baik untuk dikonsumsi. Oleh karena itulah, Parents perlu waspada dan lebih jeli memilih air yang sehat untuk keluarga.

Hal ini pun ditegaskan oleh dr. Boy Abidin Sp.Og, ia memaparkan bahwa air putih memiliki peran yang sangat penting untuk kesehatan. 

“Cairan tubuh itu sangat penting untuk kesehatan tubuh, alasannya tentu saja karena tidak terlepas dari komposisi tubuh kita itu komposisinya memang air. Air merupakan sarana transportasi di dalam tubuh untuk mengirimkan zat-zat gizi ke semua sel. Kebayang tidak, bagaimana jika tubuh kurang cairan? Jarang minum air putih?”

Dokter kandungan ini juga mengingatkan, bahwa idealnya mengonsumi air putih sebelum merasa haus. “Kalau sudah haus, itu tanda-tandanya sudah mulai dehidrasi. Kalau sudah merasakan haus, baru minum, sebenarnya sudah terlambat. Karena tubuh memiliki mekanisme, jika merasakan kekurangan seperti kekurangan cairan, tubuh akan teriak atau memberi tanda, seperti salah satunya dengan merasakan haus.”

Oleh karena itulah, kecukupan cairan dengan mengonsumsi air putih yang cukup perlu terpenuhi dengan baik. Kebutuhan air putih pada setiap individu tentu saja berbeda satu sama lain.

Umumnya, pria akan memiliki kebutuhan air lebih banyak dibandingkan wanita. Kebutuhan air anak-anak akan lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Sedangkan usia lanjut cukup mengonsumsi 1 – 1.5 Liter/hari.

Sementara orang dewasa membutuhkan sekitar 2 – 3 Liter air per hari nya. Kebutuhan air pada wanita hamil dan menyusui memiliki porsi tersendiri.

Bagaimana dengan anak-anak? 

air putih

Ternyata kebutuhan cairan yang bisa didapatkan lewat mengonsumsi air putih untuk anak sudah berusia lebih dari satu tahun, maka perlu disesuaikan dengan angka kecukupan gizi 2013 yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI, yaitu:

  • 1-3 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1200 ml (4-5 gelas) per hari.
  • 4-6 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1500 ml (6 gelas) per hari.
  • 7-9 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 1900 ml (7-8 gelas) per hari.
  • 10-18 tahun: membutuhkan cairan sebanyak 2000 ml (8 gelas) per hari.

dr. Boy Abidin juga menegaskan, para orangtua perlu lebih jeli memilih air putih yang bisa dikonsumsi keluarga. Jangan sampai air putih yang diberikan sudah terkontaminasi atau sudah tercemar.

Seperti yang sudah direkomendasikan Kementrian Kesehatan tahun 2010, air yang bisa dikonsumsi memiliki beberapa syarat. Tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasam dan tentu saja tidak mengandung bahan kimia atau telah tercermar dengan radioaktif.

“Efeknya memang tidak didirasakan dalam jangan waktu yang cepat. Tapi beberapa tahun ke depan. Bila anak minum air putih yang tidak sesuai sebenarnya bisa berisiko sebabkan diare. Dalam jangka waktu yang lebih panjang juga bisa berisiko sebabkan penyakit lainnya,” tutur. dr. Boy yang ditemui di acara peluncuran Cuckoo, produk pemurni air yang bebas kontaminasi, yang diadakan di Cohive D.Lab, Menteng.

 

Baca juga:

7 Manfaat tak terduga anak minum air putih hangat setiap pagi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner