TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

15 Gejala Adenoma Hipofisis, Tumor pada Kelenjar Hipofisis Otak

Bacaan 4 menit
15 Gejala Adenoma Hipofisis, Tumor pada Kelenjar Hipofisis Otak

Meski kerap tidak membahayakan, bukan berarti Adenoma Hipofisis, tumbuhnya tumor pada kelenjar hipofisis otak bisa dibiarkan.

Istilah adenoma hipofisis mungkin masih belum familiar terdengar. Di mana bisa diartikan sebagai kondisi tumbuhnya tumor pada kelenjar hipofisis otak, yang berperan penting dalam mengatur keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh.

Otak adalah organ yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi tubuh. Salah satunya, mengatur berbagai fungsi hormon di dalam tubuh melalui kelenjar hipofisis (pituitari), yang terletak di belakang mata dan di bawah otak depan.

Kelenjar hipofisis, yang sering disebut sebagai ‘master gland’, hanya berukuran sebesar kacang. Akan tetapi, perannya sangat penting dalam berbagai fungsi tubuh. Kelenjar hipofisis memproduksi hormon yang mengatur organ-organ penting dalam tubuh.

Di antaranya kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, dan organ reproduksi pria serta wanita. Kelenjar ini juga berperan dalam fungsi pertumbuhan dan pengaturan tekanan darah.

Tumor yang berasal dari kelenjar ini disebut dengan adenoma hipofisis. Angka kejadiannya memang tergolong jarang, dan umumnya bersifat jinak sehingga tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. 

Meski demikian, bukan berarti kondisi ini bisa dibiarkan apalagi didiamkan begitu saja.

Gejala Adenoma Hipofisis

15 Gejala Adenoma Hipofisis, Tumor pada Kelenjar Hipofisis Otak

Umumnya, adenoma hipofisis jarang menimbulkan gejala ketika ukurannya masih kecil. Namun seiring dengan semakin membesarnya ukuran tumor, dapat menimbulkan gejala-gejala seperti:

  1. Sakit kepala.
  2. Mual dan muntah.
  3. Gangguan penglihatan.
  4. Berat badan bertambah.
  5. Mudah memar.
  6. Kelemahan otot.
  7. Kebingungan.
  8. Detak jantung tidak beraturan.
  9. Tekanan darah tinggi.
  10. Tangan dan kaki membesar.
  11. Gairah seksual menurun.
  12. Disfungsi seksual.
  13. Rambut rontok.
  14. Kejang.
  15. Pada perempuan dapat terjadi perubahan siklus haid, keluar ASI pada saat tidak menyusui, atau sebaliknya ASI yang sedikit di masa menyusui.

Gejala yang timbul pada seseorang tergantung dari jenis tumor yang tumbuh. Jadi, tiap-tiap individu yang mengalami adenoma hipofisis dapat mengalami kombinasi gejala yang berbeda-beda.

Penyebab Adenoma Hipofisis

Adenoma Hipofisis

Penyebab tumbuhnya tumor pada kelenjar hipofisis belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli meyakini bahwa kemunculan tumor dipengaruhi oleh kelainan genetik atau adanya riwayat keluarga dengan kondisi serupa. 

Diagnosis Adenoma Hipofisis

15 Gejala Adenoma Hipofisis, Tumor pada Kelenjar Hipofisis Otak

Sayannya, adenoma hipofisis jarang terdiagnosis di awal kemunculannya karena gejala yang muncul mirip kondisi lain.

Bila dokter mencurigai adanya adenoma hipofisis, pemeriksaan-pemeriksaan berikut biasanya akan dilakukan untuk menegakkan diagnosis:

  • Tes darah dan urin untuk mengukur kadar hormon dalam tubuh.
  • Pemeriksaan radiologi dengan CT scan atau MRI untuk memeriksa ukuran dan lokasi tumor.
  • Pemeriksaan mata untuk menentukan apakah tumor hipofisis telah memengaruhi penglihatan.

Bila diperlukan, dokter akan merujuk ke ahli endokrin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Mengobati Adenoma Hipofisis

15 Gejala Adenoma Hipofisis, Tumor pada Kelenjar Hipofisis Otak

Umumnya, adenoma hipofisis tidak memerlukan pengobatan intensif. Dokter akan menyesuaikan pengobatan tumor dengan jenis, ukuran, dan seberapa jauh tumor telah tumbuh di dalam otak.

1. Obat-Obatan

Obat-obatan diperlukan untuk menghambat produksi hormon tertentu yang berlebihan. Kadang-kadang, obat-obatan juga membantu mengecilkan beberapa jenis tumor hipofisis.

2. Operasi

Operasi pengangkatan tumor diperlukan bila tumor menekan saraf optik (mata) atau ketika tumor memproduksi hormon tertentu secara berlebihan. Dokter akan mengangkat tumor melalui hidung tanpa sayatan (transsphenoidal transnasal endoskopi) atau dengan sayatan pada bagian atas kulit kepala (kraniotomi).

3. Radioterapi

Radioterapi menggunakan sumber radiasi berenergi tinggi untuk menghancurkan sel-sel tumor. Pengobatan ini dapat menjadi pilihan ketika tumor tetap ada atau muncul kembali setelah operasi dan menyebabkan gejala yang tidak dapat diatasi dengan konsumsi obat-obatan.

4. Penggantian Hormon Hipofisis

Bila tumor hipofisis atau operasi tumor menyebabkan turunnya produksi hormon, individu akan memerlukan hormon pengganti untuk mempertahankan kadar hormon yang normal. Beberapa orang yang menjalani pengobatan radiasi juga membutuhkan penggantian hormon hipofisis.

Selain berbagai pengobatan di atas, perubahan gaya hidup sangat disarankan selama dan setelah mendapatkan pengobatan dari dokter, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup. Beberapa di antaranya:

  • Tidak merokok.
  • Membatasi minum alkohol harian.
  • Mengonsumsi makanan sehat (terutama buat dan sayuran).
  • Segera beristirahat bila mulai merasa lelah saat beraktivitas.
  • Cukup tidur setidaknya 6 sampai 8 jam sehari.
  • Mengelola stres dengan meditasi dan yoga.

Pengobatan adenoma hipofisis dapat membuat Anda merasa lemah. Konsumsi makanan sehat disertai dengan mengelola stres dapat membantu Anda menjadi lebih berenergi dan positif selama menjalani pengobatan.

Apakah Kondisi Ini Bisa Dicegah?

Sampai saat ini, belum ada cara untuk mencegah adenoma hipofisis oleh karena tidak ada faktor gaya hidup atau lingkungan yang diketahui menyebabkan kemunculannya.

Cerita mitra kami
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Selembut Cinta Ibu: Rahasia Merawat Kulit Bayi Tetap Halus dan Sehat
Selembut Cinta Ibu: Rahasia Merawat Kulit Bayi Tetap Halus dan Sehat
5 Hal Ini Dukung Tumbuh Kembang dan Kecerdasan Si Kecil Optimal
5 Hal Ini Dukung Tumbuh Kembang dan Kecerdasan Si Kecil Optimal
Apa yang Harus Diketahui Orangtua Baru tentang Diare Rotavirus?
Apa yang Harus Diketahui Orangtua Baru tentang Diare Rotavirus?

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • TAPpedia
  • /
  • 15 Gejala Adenoma Hipofisis, Tumor pada Kelenjar Hipofisis Otak
Bagikan:
  • 5 Fakta Hormon Kortisol, Hormon Stres yang Memengaruhi Kenaikan Berat Badan

    5 Fakta Hormon Kortisol, Hormon Stres yang Memengaruhi Kenaikan Berat Badan

  • Waspada 8 Ciri Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

    Waspada 8 Ciri Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

  • Obat Ambroxol: Manfaat, Dosis untuk Anak, dan Efek Samping

    Obat Ambroxol: Manfaat, Dosis untuk Anak, dan Efek Samping

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • 5 Fakta Hormon Kortisol, Hormon Stres yang Memengaruhi Kenaikan Berat Badan

    5 Fakta Hormon Kortisol, Hormon Stres yang Memengaruhi Kenaikan Berat Badan

  • Waspada 8 Ciri Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

    Waspada 8 Ciri Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

  • Obat Ambroxol: Manfaat, Dosis untuk Anak, dan Efek Samping

    Obat Ambroxol: Manfaat, Dosis untuk Anak, dan Efek Samping

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti