Mitos Bayi Menangis Tengah Malam Diganggu Roh Gaib, Ini Faktanya

Makhluk halus konon ditengarai jadi sebab bayi menangis histeris di malam hari. Benarkah demikian?

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Di Indonesia, semakin populer mitos tentang bayi, tidak terkecuali mitos bayi menangis tengah malam. Ketiadaan bukti medis nyatanya tidak membuat mitos ini memudar.

Pada kenyataannya, tangisan bayi di malam hari bisa jadi karena aneka hal misalnya lapar, tidak nyaman, atau sakit. Agar tidak salah mengerti, dalam artikel ini kami akan mengeksplorasi bayi menangis di malam hari, apa yang dapat dilakukan untuk menenangkannya, dan bagaimana memastikan keamanannya. Jangan terlewat!

Mengenal Mitos Bayi Menangis Tengah Malam di Indonesia

Menurut mitos yang berkembang pesat di Indonesia, konon jika bayi menangis di malam hari, itu berarti ada makhluk halus yang mengganggunya. Padahal, kelainan ini bisa membuat bayi sakit jika dibiarkan.

Faktanya, hal ini tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Bayi menangis di malam hari bisa karena lapar, kedinginan, takut, ada rasa tidak nyaman, atau mungkin popoknya basah. Penting untuk diingat bahwa menangis adalah satu-satunya cara bayi mengomunikasikan kebutuhannya.

Jika tangisan bayi tidak diperhatikan, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, seperti kebiasaan tidur yang buruk, kurangnya kepercayaan dan keamanan, bahkan keterlambatan perkembangan. Orang tua tidak perlu takut meluangkan waktu untuk mendengarkan tangisan bayinya, karena itu penting untuk pertumbuhan yang sehat.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Mitos bahwa bayi menangis di malam hari karena gangguan makhluk halus dapat berdampak sangat buruk bagi kesehatan bayi jika dibiarkan. Orang tua mungkin berpikir bahwa anak mereka dihantui oleh roh dan ini dapat menyebabkan peningkatan tingkat kecemasan dan stres.

Jika orang tua tidak mencari pertolongan untuk masalah tersebut, maka bayi mungkin lebih rentan terhadap penyakit, seperti pilek, flu, dan infeksi lainnya.

Selain itu, jika anak tidak dihibur dan diasuh, perkembangan mereka secara keseluruhan dapat terpengaruh, menyebabkan keterlambatan fisik dan mental. Pada akhirnya, mitos ini berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan bayi jika tidak disikapi dengan baik.

Apa Kemungkinan Penyebab Tangisan Bayi?

Meskipun tidak mungkin untuk membuktikan secara ilmiah bahwa roh yang harus disalahkan atas tangisan bayi, ada beberapa penyebab umum dan dapat dijelaskan mengapa bayi menangis di malam hari.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Salah satu penyebab paling umum bayi menangis di malam hari adalah rasa lapar, karena bayi perlu diberi makan secara berkala untuk memastikan kesehatan dan pertumbuhannya.

Penyebab lain yang mungkin termasuk kurang tidur, sakit gigi, ketakutan atau ketidaknyamanan, dan penyakit atau infeksi. Penting bagi orang tua untuk tetap waspada dan mengidentifikasi penyebab tangisan bayi agar dapat memberikan dukungan dan perawatan yang tepat.

Ada juga Arsenic hour, istilah yang mengacu pada kondisi bayi hanya menangis 1,5 jam sebelum mereka makan malam. Arsenic hour ditandai dengan periode erangan berkepanjangan yang diselingi tangisan. Biasanya ini terjadi hingga bayi merasa lelah dan lapar, kemudian menyusu ke ibu. 

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Biasanya arsenic hour dimulai pada jam 3 sore hingga 11 malam. Pada waktu tersebut bayi akan menangis, sementara orang tua tak tahu apa yang diinginkan oleh bayi. Selain itu, pada jam-jam tersebut, bayi tidak suka menyusu atau tidak tidur dengan nyenyak. Ia hanya menangis.  

Hingga kini belum ada penelitian lebih lanjut terkait arsenic hour, sehingga hal yang bisa dilakukan orang tua ialah memiliki strategi untuk mengatasinya.

Sebagai orang tua, sangat memilukan mendengar bayi Anda menangis dan tidak tahu harus berbuat apa. Untungnya, ada beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu menenangkan bayi yang menangis.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan
  • Pertama, cobalah untuk memastikan bayi Anda nyaman, karena lingkungan yang tidak nyaman dapat menyebabkan lebih banyak air mata. Anda dapat membungkusnya dengan selimut, memastikan popoknya kering dan bersih, dan menyediakan dot atau barang kenyamanan lainnya.
  • Kedua, cobalah untuk memberikan lingkungan yang tenang untuk bayi Anda. Musik lembut, lampu redup, dan suara lembut dapat membantu bayi Anda rileks dan berhenti menangis.
  • Ketiga, coba kenali dulu apa yang menyebabkan bayi Anda menangis. Apakah bayi Anda lapar? Lelah? Kesakitan? Dengan mempersempit penyebabnya, Anda dapat mengatasi masalahnya dengan lebih baik dan membantu bayi Anda menemukan kelegaan.

Kesimpulannya, mitos bahwa bayi yang menangis di malam hari diganggu oleh makhluk halus tidak berdasar dan tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Sebaliknya, bayi menangis di malam hari dapat dikaitkan dengan faktor lainnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan kita tak lagi dihantui mitos yang masih sekedar rumor saja.

Baca Juga:

Mengapa Bayi Sering Kaget saat Tidur? Ini Fakta Sebenarnya

Benarkah Tali Pusar Bayi Cepat Lepas Berbahaya? Ini Faktanya

Mitos Bayi Jatuh dari Tempat Tidur Ini Jangan Lagi Dipercaya, Simak Faktanya

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan