TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Tanda Pasangan Anda Alami Depresi, Pahami Agar Bisa Membantunya

Bacaan 4 menit
7 Tanda Pasangan Anda Alami Depresi, Pahami Agar Bisa Membantunya

Banyak orang mengalami depresi namun tidak mau mengakuinya, atau bahkan dia sendiri tidak tahu kalau sedang mengalami depresi.

Depresi adalah suatu kondisi mental yang tidak sehat, hingga membuat penderitanya selalu gelisah dan tak tenang. Bila tidak segera ditangani, bisa berakibat fatal dan membahayakan nyawa penderitanya. Karena itu, kenali tanda pasangan mengalami depresi berikut ini agar Anda bisa menolongnya.

Banyak orang menyalahartikan depresi sebagai emosi sesaat yang akan segera hilang dalam waktu singkat. Padahal, depresi jauh lebih serius dibandingkan perasaan galau atau sedih semata.

WHO menyatakan bahwa depresi menimpa lebih dari 350 juta orang di seluruh dunia.

Ken Robbins, Psikiater di Universitas Wisconsin ini mengungkapkan, “Kesedihan adalah emosi, sedangkan depresi adalah sebuah penyakit.” Melihat betapa seriusnya depresi bisa memengaruhi kehidupan seseorang, kita tidak bisa acuh dan merasa bahwa hal itu tidak mungkin terjadi pada orang di sekitar kita.

Karena depresi bisa menimpa siapa saja, termasuk pasangan kita. Oleh sebab itu, kenali 7 tanda depresi berikut ini agar bisa membantu pasangan Anda sembuh dari depresinya.

1. Mengisolasi diri

tanda pasangan mengalami depresi

Saat seseorang mengalami depresi, biasanya dia akan merasa enggan untuk berada di depan orang lain. Sebagian karena dia tidak tertarik, sebagian lagi karena ia takut bahwa kondisinya yang mengalami depresi diketahui orang lain.

Penderita depresi juga memiliki ketakutan bahwa dirinya akan menerima penolakan dari yang lain, yang membuatnya semakin enggan untuk bersosialisasi.

Karakter khusus di bawah ini biasanya dimiliki oleh orang yang mengalami depresi.

  • Memiliki sedikit teman, atau malah tidak punya teman sama sekali
  • Diberi cap orang yang anti sosial
  • Membatalkan keikutsertaan di acara sosial pada menit terakhir
  • Menghindari kontak face-to-face dengan orang lain
  • Pesimis
  • Merasa rendah diri
  • Teman, keluarga dan yang lainnya merasa cemas dengan kurangnya interaksi sosial yang dimiliki

2. Kurangnya rasa tertarik pada hal-hal yang disukai

Hal ini bisa menjadi perhatian besar, karena penderita depresi akan kehilangan rasa tertarik pada hal-hal yang dulunya ia senangi.

Bahkan penderita juga bisa kehilangan rasa tertarik pada orang-orang yang ia sayangi, seperti suami/istri atau anak-anak. Dan hal ini bisa memicu masalah yang lebih besar.

Orang yang mengalami depresi, juga akan merasa bahwa aktifitas yang sebenarnya mudah menjadi sulit hingga membuatnya enggan untuk melakukannya.

Bila sudah parah, sekedar mandi atau bangun dari tempat tidur pun ia tak bisa.

3. Penyalahgunaan obat atau alkohol

tanda pasangan mengalami depresi

Menangani masalah yang ada dalam hidup akan menjadi semakin berat bagi orang yang mengalami depresi. Hingga seringkali dia melarikan diri pada obat-obatan atau alkohol untuk melupakan masalahnya, atau mematikan rasa sakit yang menderanya.

Akan tetapi, tentu saja obat-obatan dan alkohol hanya bersifat sementara. Pada akhirnya penderita depresi akan kecanduan pada alkohol dan obat-obatan tersebut, dan inilah yang harus dihindari.

4. Perubahan mood

Ketidakseimbangan hormon di dalam otak membuat perubahan mendadak pada mood penderita depresi. Dia bisa tertawa kemudian menangis hanya dalam waktu jeda beberapa menit.

Dia menjadi super sensitif, bahkan candaan atau olok-olokan sesama teman yang biasanya diabaikan, bisa membuatnya tersinggung dan marah besar.

Bila pasangan Anda menunjukkan gejala ini, pahamilah bahwa ia mengalami depresi. Jangan terlalu cepat menghakiminya, bisa jadi dia sendiri sedang berjuang mengatasi depresinya seorang diri.

5. Nafsu makan berubah

tanda pasangan mengalami depresi

Orang yang depresi bisa mengalami perubahan nafsu makan yang drastis. Dia bisa menjadi orang yang memiliki nafsu makan sangat tinggi, karena ia mencari kenyamanan di dalam makanan.

Atau malah sebaliknya, dia tidak memiliki nafsu makan sama sekali, karena terlalu sibuk dengan pikirannya yang melayang kemana-mana.

Bagaimanapun, perubahan drastis pada pola makan sepatutnya diwaspadai sebagai tanda depresi.

6. Merasa lelah

Perasaan lesu dan tidak bergairah menghadapi sesuatu akan normal terjadi pada orang yang telah melewati banyak hal sebelumnya. Bagi penderita depresi, ia memiliki perdebatan yang tak kunjung selesai di dalam pikirannya hingga ia selalu merasa lelah setiap saat.

Perang batin yang tak berkesudahan bisa membuat mental seseorang menjadi lelah, yang kemudian memengaruhi kemampuan fisiknya untuk bekerja. Karena itu waspadai jika pasangan Anda terus menerus merasa lelah padahal dia tidak melakukan pekerjaan berat.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

7. Susah tidur

tanda pasangan mengalami depresi

Meski penderita depresi selalu merasa lesu setiap saat, bukan berarti dia akan mudah tidur. Justru sebaliknya, penderita depresi akan mengalami masalah tidur yang cukup parah.

Dia bisa tidur sepanjang hari tanpa bangun sama sekali, atau hanya bisa tidur selama beberapa jam setiap harinya. Perubahan pola tidur yang drastis bisa menjadi tanda yang jelas bahwa pasangan Anda mengalami depresi.

***

Bila pasangan Anda menunjukkan tanda-tanda di atas, sebaiknya ajak dia ke psikolog atau psikiater untuk mendapatkan pertolongan. Bila ia menolak, bujuk ia dengan lembut, karena paksaan justru akan membuatnya semakin parah.

Mengetahui sejak dini gejala depresi bisa membantu Anda mencari bantuan lebih awal, sehingga mengurangi risiko pasangan mengalami gejala yang lebih parah, yang bisa membahayakan dirinya dan membuat khawatir orang-orang di sekitarnya.

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga:

Bunda, kenali 4 tanda depresi paska melahirkan atau postpartum depression ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • 7 Tanda Pasangan Anda Alami Depresi, Pahami Agar Bisa Membantunya
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti