TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Strategi dan Catatan Penting dalam Melatih Kedisiplinan Anak

Bacaan 3 menit
7 Strategi dan Catatan Penting dalam Melatih Kedisiplinan Anak

Memiliki anak yang disiplin adalah dambaan banyak orangtua. Namun, cara mendisiplinkan, nilai-nilai kedisiplinan, dan hal apa saja yang perlu didisiplinkan?

Setiap keluarga memiliki versi ideal soal kedisiplinan anak masing-masing. Namun, semua orangtua juga paham bahwa ada beberapa perilaku buruk anak yang harus didisiplinkan.

Strategi mendisiplinkan anak ini harus dicoba berkali-kali agar anak dapat mengingat dengan baik pelajaran kedisiplinan itu. Seringkali hukuman dianggap sebagai metode efektif untuk belajar disiplin, namun kedisiplinan bukanlah soal hukuman.

Kedisiplinan di sini adalah tentang harapan bahwa setiap orangtua ingin anaknya bisa menghargai diri sendiri, menghargai orang lain, dan dapat dihargai orang lain. Hal tersebut kelak akan menempatkan posisinya sebagai orang dewasa yang bertanggung jawab.

Berikut strategi yang patut dicoba agar anak bisa lebih disiplin :

1. Biarkan ia belajar mengenai konsekuensi dari apa yang diperbuatnya

Tahap awal mendisiplinkan anak bisa dimulai dengan cara sederhana. Saat anak melemparkan mainannya, jangan memungut mainan tersebut untuknya. Biarkan si kecil belajar dari pengalamannya sendiri.

Jika ia melemparkan mainannya, maka ia tidak bisa memainkannya lagi sampai ia memungut sendiri mainan tersebut. Hal ini berlaku untuk banyak kasus, terutama saat anak ngambek.

2. Beri dia apresiasi jika ia melakukan sesuatu yang baik

Biarkan anak belajar tentang standar perbuatan baik dan tidak baik lewat apresiasi dari orangtuanya. Anak yang tidak mendapat apresiasi yang cukup dari orangtuanya cenderung mengalami kebingungan tentang apa yang harus ia perbuat agar orangtua memperhatikannya.

3. Berikan peraturan yang jelas

Konsistenlah dalam aturan. Sebagai contoh, jika kita melarang anak bermain gadget terlalu lama, kita juga harus memberi contoh bahwa orangtua juga tidak terlihat bermain gadget terus menerus di depan anak.

Ini dapat melatih anak agar ia tidak bingung mengapa peraturan tersebut hanya berlaku untuknya saja.

4. Sesekali, hilangkan fasilitas yang biasa dia dapatkan

Misalnya, jika anak menolak untuk belajar, matikan televisi yang sedang ia tonton. Jika ia protes, beritahu bahwa ia harus melaksanakan kewajibannya dulu sebelum memperoleh fasilitas yang biasanya dia dapatkan.

Buat perjanjian yang jelas soal kewajiban apa saja yang harus ia lakukan untuk mendapatkan hal yang biasa ia nikmati. Namun, yang harus dicatat, jangan sampai menghilangkan hal yang memang harus dia dapatkan, misalnya menghukumnya agar tidak makan.

Pilihlah hal yang relevan dengan kesalahan anak. Pastikan bahwa Anda juga memenuhi janji untuk memberikan fasilitas itu jika ia telah melaksanakan tugasnya. Demikian seperti yang dikutip dari laman Healthy Children.

5. Jangan mengungkit kesalahan anak terus menerus

Jika anak sudah mengetahui kesalahannya, jangan terus menerus memhabasnya. Jika ini terjadi, anak akan berpikir bahwa sekalipun ia berusaha untuk jadi lebih baik, orangtua akan tetap mengingatnya sebagai anak yang bermasalah.

Bagi sebagian orangtua, mengingatkan kesalahan anak berulang-ulang sering dianggap sebagai cara untuk membuat anak hafal tentang apa yang seharusnya tidak ia perbuat. Tapi itu adalah cara mendisiplinkan anak yang keliru karena akan membuat anak cenderung jadi pendendam.

6. Luangkan waktu untuk mendengar alasan atas sikap yang si kecil dan Anda lakukan

Semakin lama, anak akan semakin kritis. Biarkan anak mengerti alasan di balik peraturan yang orangtua buat. Agar anak merasa bahwa apa yang diinstruksikan orangtua memang hal penting yang harus dilakukan.

Orangtua juga harus bertanya pada anak mengapa ia melakukan hal-hal tertentu. Ini membantu anak dan orangtua untuk saling mengerti keadaan masing-masing.

7. Jangan menggunakan hukuman fisik

Menurut Asosiasi Kesehatan Mental Amerika, memberikan hukuman fisik hanya akan membuat anak bersikap lebih agresif, melakukan kekerasan pada orang lain, dan berpikir bahwa melukai orang yang mereka cintai itu tidak masalah.

Itulah strategi mendisiplinkan anak yang patut parents coba. Cobalah strategi ini berulang kali pada anak agar anak dapat memahami pola aturan dan nilai yang keluarga tanamkan untuknya kelak.

Semoga tips ini bermanfaat, Parents!

 

Baca juga:

5 Kesalahan saat Mengajarkan Disiplin pada Anak

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • 7 Strategi dan Catatan Penting dalam Melatih Kedisiplinan Anak
Bagikan:
  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti