TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

6 Sikap Baik Kita yang Bisa Bikin Anak Mudah Cemas

3 May, 2016

Kasih sayang berlebihan bisa memicu anak tumbuh menjadi pribadi yang mudah cemas ketika menghadapi masalah.

25% Remaja alami gangguan kecemasan

25% Remaja alami gangguan kecemasan

Rasa cemas berlebihan bisa melumpuhkan kemampuan belajar anak, juga kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Tanpa kita sadari, cara mengasuh yang Anda terapkan bisa membuat anak mudah cemas.

1. Terlalu fokus pada kelemahan anak

1. Terlalu fokus pada kelemahan anak

Katakan kritik dengan cara yang bijaksana dan halus. Bila anak sering dicela dan dimarahi karena kelemahannya, ia akan menjadi pribadi yang tidak percaya diri dan selalu merasa cemas karena tahu dia punya kelemahan.

Coba ketahui apa kelebihan atau potensi tersembunyi anak Anda. Buat anak mengerti bahwa ia punya kelebihan, agar ia bebas dari rasa cemas berlebihan.

2. Terlalu ikut campur dalam masalah anak

2. Terlalu ikut campur dalam masalah anak

Anda langsung turun tangan mengerjakan tugas sekolah anak, saat tahu ia kesulitan menyelesaikannya. Anak akan menganggap Anda tidak percaya pada kemampuannya, dan itu membuatnya merasa kecewa.

Di kemudian hari anak bisa saja merahasiakan masalahnya dari Anda. Padahal belum tentu ia bisa menyelesaikan masalah itu seorang diri.

Hindarkan anak Anda dari konflik ini dengan memberi saran apa yang harus ia lakukan. Biarkan ia menyelesaikan tugasnya, meski hasilnya tidak sebagus keinginan Anda.

3. Menyembunyikan masalah Anda

3. Menyembunyikan masalah Anda

Memang, jadi orangtua musti setegar batu karang. Namun orangtua juga manusia dan punya batas kekuatan.

Hampir semua anak peka perasaannya. Mereka bisa tahu ada yang tidak beres. Ini karena Anda tidak bilang ada masalah apa, tapi mudah marah karena hal-hal sepele. Anak bisa gampang cemas jika hal ini berlangsung terus menerus.

Berceritalah pada anak tentang apa yang sedang terjadi, bila memang bisa dikatakan. Tentu saja Anda harus melakukannya dengan kata-kata yang mudah dipahami dan jenaka. Perasaan Anda pun bisa lebih baik setelah curhat pada anak.

4. Terlalu emosional

4. Terlalu emosional

"Anak-anak merasakan apa yang kita rasakan. Mereka akan lebih sedih saat kita sedih," kata penulis Karen Banes.

Orangtua mana pun pasti merasa khawatir saat tahu anak mengalami kesulitan. Jangan tunjukkan perasaan Anda pada anak, jika Anda tak mau ia jadi anak yang mudah cemas tanpa alasan jelas.

5. Berharap berlebihan

5. Berharap berlebihan

Begitu tahu kelebihan anak, kita memberinya dukungan dan berharap setinggi langit. Kita bermaksud baik, namun motivasi kita malah membuatnya tak bersemangat.

Anak mendengar Anda memamerkan kelebihannya pada para tetangga dan kerabat. Anda bilang, nilainya bagus dan selalu juara kelas. Anak bisa didera rasa cemas jika di semester berikutnya nilainya tidak sebaik sebelumnya.

"Beri anak pujian jika ia berhasil. Namun jangan jadikan keberhasilannya alasan untuk harapan yang berlebihan pada mereka," saran Banes.

6. Terlalu bangga

6. Terlalu bangga

Memiliki anak yang bisa membuat kita bangga memang harapan semua orangtua. Kebanggaan kadang membuat orangtua tak bisa melihat kenyataan. Mereka syok saat anak melakukan sesuatu yang dianggap memalukan, atau terlibat masalah.

Terimalah anak Anda apa adanya. Jangan sampai rasa bangga berlebihan membuat anak terjebak dalam kecemasannya sendiri.

Parents, mari kita bebaskan buah hati kita dari rasa cemas, demi terciptanya generasi yang lebih sehat jiwa raganya.

Selanjutnya
img

Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • 6 Sikap Baik Kita yang Bisa Bikin Anak Mudah Cemas
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti