TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

3 Dampak Buruk Bermain Smartphone Saat Mengasuh Anak

Bacaan 3 menit
3 Dampak Buruk Bermain Smartphone Saat Mengasuh Anak

Terlalu asyik bermain smartphone kadang membuat kita 'melupakan' Si Kecil. Ternyata dampaknya cukup besar bagi perkembangan anak.

Bermain smartphone bersama anak lebih menyenangkan daripada bermain smartphone sendiri.

Bermain smartphone bersama anak lebih menyenangkan daripada bermain smartphone sendiri.

Bermain smartphone sambil mengasuh anak, baik di rumah, di taman atau restoran, bukanlah sesuatu yang aneh dan telah dianggap sebagai sebuah kewajaran oleh orangtua masa kini.

Entah itu saling bertukar emoticon di aplikasi chatting, nge-tweet atau membalas email, semua aktivitas yang berkaitan dengan smartphone sebenarnya kurang baik karena berpotensi mengganggu perkembangan bahasa anak dan merusak ikatan sosial antara anak dan orangtua.

1. Smartphone dan kecelakaan anak usia dini

Pemakaian smartphone sambil mengasuh anak sedang menjadi sebuah masalah pelik yang dihadapi masyarakat Amerika Serikat belakangan ini. Sejumlah kalangan menilai smartphone telah mengurangi fokus dan perhatian orangtua untuk mengasuh dan menjaga keselamatan anak.

Memang benar bahwa hingga saat ini belum diadakan riset ilmiah yang mengungkap korelasi antara pemakaian perangkat berteknologi canggih dengan meningkatnya jumlah kecelakaan yang dialami anak usia dini.

Namun pihak berwajib, seperti rumah sakit dan kepolisian, membenarkan terjadinya peningkatan jumlah kecelakaan yang dialami anak usia batita ketika mereka bermain di taman dan kolam renang.

Mulai dari terjatuh dari tangga, berkeliaran di jalan raya, bahkan tenggelam di kolam renang dan meninggal. Semua itu diduga sebagai akibat orangtua terlalu sibuk bermain smartphone dan kurang mengawasi anak-anaknya.

Masa sih harus begini?

Masa sih harus begini?

2. Orangtua sibuk bermain smartphone membuat anak sedih

Bayangkan saja, seorang anak yang sedang BT berat karena nilai ulangannya jelek dan ingin curhat dengan Mamanya sepulang sekolah.

Apa boleh buat, ternyata sang Mama tidak menyambut kepulangannya dengan senyuman dan sapaan, karena beliau sibuk bermain Candy Crush Saga.

Dr. Sherry Turkle, psikolog sosial dari MIT (Massachusets Institute of Technology) mengatakan, anak merasa diabaikan ketika orangtua lebih memilih smartphone-nya daripada dia.

Tingkat sensitivitas perasaan anak memang berbeda-beda, namun mereka tetap merasakan ketiadaan hubungan emosional dengan orangtuanya, meski mereka bukan tipe anak perasa.

3. Menggangu perkembangan emosi dan bahasa anak

Demikian juga kecakapan bahasa anak tidak akan berkembang manakala orangtuanya jarang mengajaknya berbicara, dan hanya memperhatikan kebutuhan fisik anak seperti makan dan minum.

Karena jarang berbicara, maka anak akan kesulitan mengungkapkan perasaannya dan cenderung memendam kesedihan atau kekecewaan yang ia rasakan.

Anak dengan tipikal semacam ini berpeluang mengalami ledakan emosi dengan perilaku destruktif, merasakan kecemasan berlebihan dan mudah mengalami depresi ketika ia telah dewasa.

Teknologi yang kita gunakan untuk memudahkan hidup sehari-hari ternyata membawa dampak yang tidak sepele pada anak-anak yang sedang kita besarkan sebagai bagian dari generasi mendatang.

Oleh karena itu, Ayah, Ibu, batasilah penggunaan telepon pintar Anda ketika Anda sedang bersama anak-anak dan jangan balas pesan singkat apapun, kecuali benar-benar penting atau menyangkut pekerjaan.

Referensi : Texting While Parenting : What Effect Can It Have On Children – www.forbes.com
Cerita mitra kami
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Balita
  • /
  • 3 Dampak Buruk Bermain Smartphone Saat Mengasuh Anak
Bagikan:
  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

    Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

    Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti