TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

3 Cara Mendidik Anak Laki-laki Agar Ia Lebih Berperasaan

Bacaan 4 menit
3 Cara Mendidik Anak Laki-laki Agar Ia Lebih Berperasaan

Cara mendidik anak laki-laki yang mengutamakan 'kejantanan' tidak selalu baik. Mari ajarkan ia agar lebih berperasaan.

Cara mendidik anak laki-laki agar menjadi pribadi yang dicintai dan mampu mencintai

Mungkin Anda sudah muak mendengar berita tentang semua hal buruk yang dilakukan remaja pria pada lawan jenisnya. Apa boleh buat, itulah kenyataan. Adakah kesempatan bagi kita mengubah keadaan ini?

Tentu ada, Parents.

Joanna Schroeder, penulis dan feminis, menawarkan solusi buat mengatasi hal ini.

“Ketika saya menjadi ibu, fokus saya lebih condong pada apa yang terjadi pada anak laki-laki saat ini,” jelasnya. “Maka saya memilih gaya parenting ala feminis sebagai cara mendidik anak laki-laki kami.”

Wow, cara mendidik anak laki-laki ala feminis? Kedengaran terlalu idealis dan mengada-ada?

Kita menginginkan dunia yang lebih baik untuk anak dan cucu kita. Kita juga ingin mereka bahagia, bahkan saat kita telah tiada. Itu semua bisa kita wujudkan mulai saat ini, dengan memperbaiki cara mendidik anak laki-laki.

1. Anak laki-laki dan anak perempuan itu setara

cara mendidik anak laki-laki

Joanna menganjurkan agar orangtua tidak memberi toleransi pada kebiasaan anak laki-laki yang dianggap wajar oleh masyarakat, padahal kebiasaan itu berdampak negatif bagi orang-orang di sekitarnya.

Misalnya, wajar seorang suami/ ayah duduk-duduk membaca koran saat istri sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

Dengan melatih anak laki-laki melakukan ‘pekerjaan perempuan’, ia akan tahu apa yang dihadapi seorang wanita setiap hari. Pekerjaan rumah tangga itu berat, tapi wanita mau melakukannya tanpa mengeluh.

Inilah yang akan menumbuhkan rasa menghargai lawan jenis dalam diri anak laki-laki. Jika ia bisa menghargai wanita, maka tak akan timbul niatnya untuk mem-bully, melecehkan apalagi melakukan kekerasan pada perempuan.

2. Biarkan ia menangis

cara mendidik anak laki-laki

“Saat mereka masih kecil, kita bilang pada anak laki-laki agar ia jadi lelaki kuat. Dan kita larang mereka menangis,” kata Joanna.

“Kata-kata semacam itu membuat anak laki-laki diam saat mereka merasa sakit. Kata-kata itu sama artinya dengan melarang anak laki-laki meminta tolong di saat-saat sulit.”

Ini juga membuat anak laki-laki hanya mengenali tiga jenis emosi, yaitu bahagia, nafsu birahi dan marah. Ia tidak mampu merasakan kesedihan, sehingga perasaannya pun menjadi tumpul.

Siapapun berhak merasakan kesedihan, apapun jenis kelamin mereka.

Menurut penelitian terbaru, hanya 19% pria yang merasa nyaman saat curhat dan menceritakan masalahnya pada orang lain.

Sedihnya, 75% pelaku bunuh diri adalah kaum pria. Kasus bunuh diri umumnya terjadi karena pelaku tidak mampu menjelaskan apa yang ia rasakan.

Jadi, jangan merasa malu ketika teman-teman sekolah si kecil bilang ia sering menangis di sekolah.

Lebih baik ubah cara mendidik anak laki-laki yang Anda terapkan saat ini. Cari tahu apa yang membuat anak laki-laki Anda menangis. Lalu beri arahan tentang kapan ia boleh menangis dan kapan ia tidak boleh menangis.

Katakan padanya, ia boleh menangis jika berpisah dengan teman sebangkunya yang pindah ke kota lain. Namun ia tidak boleh menangis jika dihukum Ibu Guru karena tidak mengerjakan PR.

 3. Peka pada perasaannya

cara mendidik anak laki-laki

Suatu hari nanti anak laki-laki akan menjadi ayah. Ia akan punya tugas seperti Anda, membesarkan anak-anak agar menjadi generasi yang lebih baik.

Seperti apa sih generasi yang lebih baik? Apakah generasi yang lebih pintar, lebih kaya atau lebih berkuasa? Generasi yang bisa memberi manfaat bagi kehidupan generasi selanjutnya, itulah generasi yang lebih baik.

Anak laki-laki yang terbiasa bertanggung jawab, sekaligus memelihara dengan kasih sayang bisa jadi figur ayah yang baik. Ayah yang akan membangun dasar bagi tumbuhnya anak-anak berkarakter baik dan dicintai banyak orang.

Anda bisa tumbuhkan sikap tanggung jawab dengan menanamkan disiplin. Bagaimana cara mendidik anak laki-laki agar ia peka pada perasaan orang lain?

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Yah, Andalah yang harus memulainya. Jadilah orang yang paling dekat dengan anak laki-laki Anda. Orang yang paling dekat dan bisa merasakan kesedihannya, sebelum ia mengatakannya pada Anda.

Anda tak perlu jadi paranormal, cukup kenali saja ekspresi wajah dan tubuhnya saat putra Anda sedih atau gembira.

Parents, selamat mengasuh dan membesarkan generasi yang lebih baik.

 

Baca juga:

3 Manfaat Bermain Boneka untuk Anak Perempuan Maupun Laki-laki

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • 3 Cara Mendidik Anak Laki-laki Agar Ia Lebih Berperasaan
Bagikan:
  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

    Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

    Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti