TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

10 Sikap Orangtua yang Dibenci Anak

8 Jan, 2016

Mari kita perbaiki hubungan kita dengan anak dengan menjauhi sikap orangtua berikut ini.

Sikap orangtua pengaruhi kebahagiaan anak

Sikap orangtua pengaruhi kebahagiaan anak

Kita semua ingin anak hidup bahagia dan terpenuhi segala kebutuhannya. Di sisi lain, orangtua adalah manusia biasa yang memiliki sisi baik dan buruk. Padatnya aktivitas, rutinitas yang kurang bervariasi dan tekanan biaya hidup kadang mengubah kita jadi monster menakutkan bagi anak-anak kita.

Berikut adalah 10 sikap orangtua yang tidak disukai anak dan mungkin sering kita lakukan di luar kesadaran.

1. Ingkar janji

1. Ingkar janji

Berjanji itu mudah diucapkan, tapi tidak semua orang sanggup menepati janjinya. Sikap orangtua yang seperti ini bukan hanya akan membuatnya merasa kecewa, namun juga akan membuatnya tumbuh menjadi orang dewasa yang suka ingkar janji suatu hari nanti.
2. Ngomel melulu

2. Ngomel melulu

Coba tanyalah anak Anda, "Apa kamu senang kalo Mama mengomelimu?" Ada energi negatif yang terpancar dari tubuh seseorang yang sedang mengomel. Energi negatif itu tidak disukai siapapun, termasuk anak Anda.

Di samping itu, anak yang terlalu sering diomeli lama-lama menjadi kebal dan merasa apapun yang dilakukannya selalu salah.

3. Sering bertengkar

3. Sering bertengkar

Tidak ada yang lebih menyedihkan hati anak selain melihat ayah dan ibunya bertengkar. Memang benar pertengkaran merupakan proses suami istri saling mendewasakan diri, tapi anak-anak belum memahami hal-hal semacam itu.
4. Tidak memenuhi keinginannya

4. Tidak memenuhi keinginannya

Memang tidak semua keinginan anak perlu kita turuti. Kita ingin agar anak tumbuh menjadi mandiri, namun penyampaian yang salah bisa membuat anak membenci Anda. Sampaikan dengan bahasa yang baik dan rasional mengapa Anda menolak memenuhi keinginannya. Ia mungkin tetap merengut, tapi tidak akan lama.
5. Selalu sibuk bekerja/ tidak perhatian

5. Selalu sibuk bekerja/ tidak perhatian

Parents, wajar jika kita bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Bagaimanapun, kebahagiaan tidak bisa digantikan oleh melimpahnya materi. Anak akan merasa kesepian jika Anda terlalu sibuk bekerja, baik di kantor maupun di rumah. Jalinan emosional yang kurang kuat antara anak dan orangtua membuat anak mudah melupakan orangtuanya di saat ia sudah sukses.

Tataplah mata anak saat Anda berbicara padanya dalam situasi apapun agar ia merasa Anda memperhatikan dirinya.

6. Berbohong

6. Berbohong

Berbohong untuk tujuan apapun bukan perbuatan yang bijaksana. Anak akan merasa dirinya dikhianati dan tidak dicintai jika suatu saat ia berhasil membongkar kebohongan Anda. Akibatnya? Ia akan menjaga jarak, karena tak seorang pun di dunia ini yang nyaman berada di dekat seorang pembohong.
7. Terlalu banyak aturan

7. Terlalu banyak aturan

Mencuci tangan sebelum makan dan mencuci kaki sebelum tidur pada awalnya adalah peraturan. Hal-hal semacam ini akan menjadi kebiasaan seiring dengan bertambahnya usia anak.

Sikap orangtua yang terus menerus mengingatkannya untuk melakukan ini-itu akan membuatnya kesal, karena ia merasa sudah tahu mana hal yang baik dan yang buruk.

8. Over protective

8. Over protective

Di beberapa sekolah semua murid wajib mengikuti ekstrakurikuler Pramuka dan Persami (Perkemahan Sabtu Minggu). Ada orangtua murid bolak-balik datang ke sekolah karena khawatir akan kondisi anaknya.

Sikap orangtua yang over protective tidak membantu anak jadi mandiri. Bisa saja ia akan di-bully teman-temannya karena dianggap 'anak mama'.

9. Menuntut kesempurnaan

9. Menuntut kesempurnaan

Ada beberapa orangtua yang merasa khawatir anak mengalami kegagalan dan kehilangan gengsi di lingkungan sosialnya. Inilah yang sering kali memicu mereka memaksa anak berbuat sesuatu di luar kemampuannya.

Sikap orangtua yang semacam ini akan membuat anak merasa tertekan dan letih secara emosional. Bisa saja ia akan mengambil jarak dari orangtuanya saat telah remaja. Ia menganggap orangtua adalah sumber penderitaan sehingga perlu dijauhi.

10. Tidak mendukung cita-citanya

10. Tidak mendukung cita-citanya

Kisah anak punk yang lari dari rumah karena dilarang ngeband oleh orangtuanya sudah sangat sering kita dengar. Tidak ada yang menjamin tragedi ini tidak menimpa keluarga Anda suatu hari nanti.

Mendukung semua hal positif yang dilakukan anak tidak membuat kita kehilangan harta. Jadi mengapa tidak mencoba melakukannya sejak sekarang?

Selanjutnya
img

Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Usia Sekolah
  • /
  • 10 Sikap Orangtua yang Dibenci Anak
Bagikan:
  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

    8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

    8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti