TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Berpisah Sejak Tahun 1979, Seorang Warga Belanda Cari Ibu Kandung di Indonesia

Bacaan 4 menit
Berpisah Sejak Tahun 1979, Seorang Warga Belanda Cari Ibu Kandung di Indonesia

Meski informasi keberadaan orangtua kandungnya tidak begitu jelas, tapi Widya pantang menyerah untuk tetap mencarinya.

Seorang WN Belanda cari ibu kandung di Indonesia, lantaran mereka telah berpisah sejak tahun 1979. Dia adalah Widya Astuti Boerma, perempuan berusia 44 tahun yang telah diadopsi pasangan warga Belanda saat usianya masih 5 tahun.

Sayangnya, ia tak yakin dengan tanggal kelahirannya dan nama orangtua kandungnya. Hal itu lantaran dokumen adopsi, termasuk akta kelahiran telah dipalsukan oleh pihak Panti Asuhan Kasih Bunda.

Kisah WN Belanda Cari Ibu Kandung setelah Berpisah Lama

wn belanda cari ibu kandung

Menurut dokumen panti asuhan tempat ia dititipkan kala itu, Widya lahir pada 6 November 1975 di Jakarta dari pasangan Sunarti dan Kartono. Namun, Widya yakin jika lahir di Yogyakarta dan orangtuanya bekerja di Keraton Yogyakarta. Sebab, ia ingat saat kecil pernah berlutut di depan Sultan.

“Saya masih ingat orangtua saya berlutut di hadapan Sultan,” ujarnya.

Artikel Terkait : Bagaimana Langkah yang Sah Adopsi Anak Menurut Hukum Indonesia?

Sebelum diadopsi, Widya juga ingat ia dan orangtuanya pindah ke Metro, Lampung. Ia berasumsi keluarganya pindah ke Lampung dalam program transmigrasi pemerintah. Salah satu kenangan yang masih menempel di ingatannya yaitu ketika terjadi kebakaran di rumah yang ia tinggali bersama orangtuanya.

“Setelah itu saya tidak yakin apakah ayah saya meninggal saat insiden itu,” ceritanya.

Setelah itu, Widya dan ibunya hijrah ke Jakarta dan hidup di jalanan, bahkan tidur di kolong jembatan. Dahulu, ibu Widya sering menitipkan dirinya kepada orang lain setiap berangkat kerja.

Pernah Dititipkan ke Panti Asuhan

Suatu hari di sebuah stasiun di Jakarta, ibu kandungnya meminta Widya ikut bersama perempuan keturunan Tionghoa bernama Utari (bukan nama sebenarnya). Awalnya, Widya mengira dirinya dititipkan sementara seperti biasa.

“Ibu kandungku tidak pernah bilang kalau hari itu menjadi pertemuan terakhir kami,” tutur Widya.

Utari kemudian membawa Widya ke Panti Asuhan Kasih Bunda. Tak banyak kenangan yang diingat Widya saat tinggal di sana. Dia hanya ingat pernah dihukum karena banyak menangis dan mengompol.

Sekitar tiga pekan berada di Panti Asuhan Kasih Bunda, Utari mengajak Widya ke sebuah penginapan di Jalan Raden Saleh, Jakarta. Di sana Widya bertemu dengan orangtua angkatnya. Hingga pada Agustus 1979, Widya dan orangtua angkatnya terbang ke Belanda.

Kembali ke Indonesia dan Bertemu Ibu Kandung

wn belanda cari ibu kandung 4

Foto Widya Astuti tahun 1991 (paling kanan) dengan perempuan diduga ibu kandungnya

Widya mengatakan, dari keterangan ibu adopsinya, dia sering menunggu ibu kandungnya. Sampai akhirnya pada tahun 1991, orangtua adopsinya membawa Widya berkunjung ke Indonesia dan mengunjungi panti asuhan tersebut.

“Saya tanya apakah saya bisa bertemu dengan ibu kandung saya. Panti asuhan bilang ‘oh, bisa. Gampang’,” katanya.

Widya lantas dipertemukan dengan seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai ibu kandungnya di Bandung.

Artikel Terkait : Kasus adopsi anak ilegal, keluarga histeris saat serahkan anak ke dinas sosial

Menurut informasi pihak panti, ibu kandungnya sudah menikah kembali dan memiliki tiga anak. Namun, Widya ragu jika perempuan itu ibu kandungnya.

Ia merasa tak memiliki ikatan batin dengan perempuan tersebut, begitu juga wajahnya yang tidak mirip. Di akun Twitter sahabatnya, Tazia Teresa, bahkan mengunggah video pertemuan Widya saat itu.

Hal yang semakin membuatnya ragu yaitu perempuan yang mengaku sebagai ibu kandungnya memberikan sebuah surat berisi permintaan uang.

“Saya merasa tidak nyaman dan sedikit tersinggung. Benar-benar waktu yang sulit untukku saat itu,” ucap Widya.

Meski puluhan tahun terpisah, Widya tak pernah lupa dengan kenangan bersama ibu kandungnya. Ia kerap bertanya-tanya apakah saat itu ibunya tak mampu merawatnya, hingga ia diadopsi oleh orangtua lain.

Widya, WN Belanda yang Cari Ibu Kandung, Tidak Pantang Menyerah 

wn belanda cari ibu kandung 4

Dalam pencarian ibu biologisnya, Widya bergabung dengan My Roots, komunitas yang beranggotakan orang-orang Indonesia yang diadopsi ke Belanda, baik saat bayi maupun balita.

Sejak 2018, Widya sekali mengunjungi Indonesia dan mencari informasi ibu kandungnya ke Keraton Yogyakarta. Namun, hasilnya nihil.

“Staf keraton menyarankan saya mencari informasi ke Dinas Transmigrasi, dan saya berencana mengunjungi Lampung,” tutur Widya.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Rencananya, Widya akan mencari tiga anak perempuan dalam foto yang ditemuinya di Bandung pada 1991. Ia ingin melakukan tes DNA untuk memastikan apakah perempuan tersebut benar ibu kandungnya atau bukan.

Widya menulis surat terbuka, berjudul surat untuk ibu. Surat itu diutlis Widya dan telah dialihbahasakan oleh temannya, Tazia Darryanto. Surat ini berisi sedikit kenangan yang dapat diingat Widya tentang hidupnya dahulu bersama sang ibu di Indonesia.

Demikian kabar WN Belanda cari ibu kandungnya di Indonesia. Semoga Widya Astuti segera bisa dipertemukan dengan orangtuanya.

Referensi : Twitter @taziateresa

Baca Juga :

3 Hal yang Perlu Diketahui ketika Melakukan Adopsi Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Berpisah Sejak Tahun 1979, Seorang Warga Belanda Cari Ibu Kandung di Indonesia
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti