TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Miris, TKW Indonesia meninggal di Malaysia karena dibiarkan tidur dengan anjing

Bacaan 3 menit
Miris, TKW Indonesia meninggal di Malaysia karena dibiarkan tidur dengan anjing

Seperti apa kisah seorang TKI meninggal di Malaysia yang meninggal karena ditelantarkan majikannya dan dibiarkan tidur dengan anjing?

Berita duka kembali mengingatkan kita untuk lebih baik lagi menangani Tenaga Kerja Indonesia. Baru-baru ini seorang TKI meninggal di Malaysia karena ditelantarkan majikannya dan dibiarkan tidur dengan anjing.

Adelina Lisao (26 tahun), tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia harus meregang nyawa lantaran dirinya ditelantarkan majikannya. Bahkan, Adelina dipaksa tidur di kandang anjing.

Dilansir dari media setempat, themalaymailonline, pemberitaan TKI meninggal di Malaysia bernama Adelina ini sudah sebulan tidur di kandang anjing.

Saat ditemukan oleh petugas penyelamat, perempuan asal Medan ini sudah duduk terkulai lemas. Tidak jauh dari Adelina ada dari anjing Rottweiler berwarna hitam yang terikat tali.

Dirinya tidak banyak merespon saat dimintai keterangan oleh petugas. Tidak hanya itu saja, dia terlihat sangat ketakutan untuk mengatakan apa yang telah terjadi padanya.

TKI meninggal di Malaysia

Awal mula diketahui kasus TKI meninggal di Malaysia

Terkuaknya kasus TKI meninggal di Malaysia ini bermula saat para tetangga melaporkan pada seorang jurnalis lokal juga yang parlemen daerah, Steven Sim. Sim pun mengutus asistennya untuk mendatangi rumah majikan Adelina.

“Kami datang dan menemukannya sedang duduk di beranda. Dia tidak merespons pertanyaan kami,” ucap Por Cheng Han, asisten Steven Sim. Saat ditemukan, kondisi Adelina sudah memprihatinkan, penuh luka-luka di tangan dan wajahnya dipenuhi memar.

“Saat tiba di rumah itu, kami juga bertemu dengan wanita berusia 60-an, yang ternyata adalah salah seorang pemilik rumah,” tambah Han.

Kepada Han, ia mengaku bahwa luka dan memar yang dialami Adelina lantaran ART malang itu tidak sengaja menumpahkan bahan kimia di kaki dan lengannya.

Namun, dari cerita para tetangga, mereka sering mendengar majikan Adelina berbicara dengan suara keras dari dalam rumah dan mengancam akan memecat Adelina.

Melihat fakta kalau kondisi Adelina  sudah sangat memprihatinkan akhirnya, Han bersama tugas kepolisian segera melarikannya ke Rumah Sakit Bukit Mertajam. Sayang, nyawanya tidak bisa tertolong, dan Adelina meninggal di sana.

Atas perbuatannya, majikan Adelina yang berusia 36 tahun dan saudara laki-laki majikannya yang berusia 39 tahun akhirnya ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut atas dugaan pembunuhan.

Pemerintah Indonesia meminta tanggung jawab Pemerintahan Malaysia

Melihat peristiwa ini Pemerintahan Indonesia tidak tinggal diam, seperti yang diberitakan oleh Kompas, Menteri Tenaga Kerja, M. Hanif Dhakiri mengatakan, majikan Adelina harus bertanggung jawab atas kematian tenaga kerja Indonesia yang mengenaskan.

Ia pun sudah mengutus beberapa jajaran di kementeriannya, dan berkoordinasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia yang berkedudukan di Kuala Lumpur. Semua pihak berjuang menyelesaikan permasalahan kasus TKI meninggal di Malaysia  ini.

Semoga bisa segera ditindaklanjuti agar kejadian ini tidak terulang lagi ya, Parents.

Sebagai pihak yang membutuhkan tenaga asisten rumah tangga (ART), tentunya kita juga tidak setuju dengan perlakuan di atas. Sebenarnya, bagaimana cara kita memperlakukan ART dengan baik?

Seperti dikutip dari Beritasatu.com, berikut cara tepat memperlakukan ART:

1. Mendapat gaji yang layak
Asisten rumah tangga sebaiknya diberi gaji yang pantas, setidaknya sesuai dengan standar kebanyakan ART.

Jika kerjanya baik, nggak ada salahnya diberi kenaikan gajinya sesuai kemampuan Anda. Begitu pula dengan THR atau bonus lain.

2. Perlakukan dengan ramah dan kekeluargaan

ART juga manusia yang harus dihargai oleh Anda dan angggota keluarga lain. Keduanya saling membutuhkan dan masing-masing mempunyai hak dan kewajiban.

Jam kerja dan deskripsi tugas pembantu juga harus jelas sehingga mereka mengetahui tanggung jawabnya. Anda sebaiknya tidak memforsir tenaga ART, karena mereka juga punya hak untuk istirahat, libur, bersosialisasi dan rekreasi.

Meski diperlakukan secara kekeluargaan, ART tetap harus diberi sikap tegas oleh Anda bila melakukan hal-hal negatif. Misalnya, ketahuan mencuri atau menyakiti anak.

Baca juga: Hati-hati memilih pengasuh! Kenali 5 tanda pengasuh yang buruk berikut ini!

Beri peringatan 1 hingga dua kali bila melakukan pelanggaran, tapi bila ART itu masih mengulangi perbuatannya, Anda bisa memberhentikannya.

 

Baca juga :

Tips Cari Pembantu Rumah Tangga yang Aman

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Miris, TKW Indonesia meninggal di Malaysia karena dibiarkan tidur dengan anjing
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti