Jangan ada kata cerai, simak 10 tips rumah tangga harmonis menurut Islam

lead image

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga keharmonisan rumah tangg, begini caranya menurut ajaran Islam

Hubungan perkawinan adalah berkat yang luar biasa dan tanda ilahi, sebagaimana Allah subḥānahu wa ta’āla berkata dalam Al-Qur’an: “Dan dari tanda-tanda-Nya adalah bahwa Dia menciptakan untuk Anda dari diri Anda sendiri sehingga Anda dapat menemukan ketenangan di dalamnya; dan Dia menempatkan di antara Anda kasih sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya di dalamnya ada tanda-tanda bagi orang-orang yang memberi pikiran. ” [Qur’an: Bab 30, Ayat 21]

Suami memasangkan cincin tanda sah perkawinan

Suami memasangkan cincin tanda sah perkawinan

Nah Bun, berikut ini tips rumah tangga harmonis menurut Islam yang bisa diterapkan dalam pernikahan Anda:

  1. Suami istri saling mencintai demi Allah

Saat Bunda dan pasangan mencintai satu sama lain demi Allah, maka cinta dan ketaatan pada Allah akan menjadi landasan hubungan kita dengan orang lain.

Itu berarti Anda sangat mencintai seseorang sehingga Anda ingin cinta Anda akan bertahan melampaui masa hidup ini dan menuju Akhirat, di mana Anda dapat hidup dalam kebahagiaan abadi bersama mereka setelah mendapatkan kesenangan Allah bersama. Itu berarti Anda mencintai seseorang semata-mata karena betapa mereka mengingatkan Anda tentang Allah dan membantu Anda lebih dekat kepada-Nya.

Orang yang selalu bersyukur adalah orang yang bisa bersabar. Mengapa demikian? Cek jawabannya di sini.

 Bisa selalu bersyukur setiap hari

2. Suami istri bisa bersyukur satu sama lain

Tips rumah tangga harmonis menurut Islam yang kedua adalah adanya rasa syukur satu sama lain. Bahkan dalam setiap hubungan suami istri ada kebutuhan untuk merasa relevan dan dihargai. Namun terkadang hubungan ini dilupakan dan disalahgunakan, seperti dalam pernikahan.

Mengapa ini terjadi? Apakah karena manusia cenderung menganggap remeh, terutama ketika mereka bersama orang-orang terdekat mereka. Saat Anda baru menikah, setiap hal yang dilakukan pasangan Anda untuk Anda terasa begitu istimewa.

3. Berkomunikasi seperti teman baik

Apa yang terjadi pada perilaku orang yang sudah menikah, minat, antusiasme, dan yang paling penting asumsi yang baik ketika berbicara dengan pasangan kita. Apakah boleh berbicara dengan cara ini karena Anda begitu terbiasa dengan seseorang? Mengapa kita tidak berbicara seperti ini kepada orang-orang yang sudah berteman dengan kita selama bertahun-tahun?

Pasangan yang telah belajar berkomunikasi secara efektif menghapus sebagian besar tekanan perkawinan. Mereka tidak pernah meninggalkan cinta dan menghormati satu sama lain dalam konflik: ini, adalah kunci untuk tetap bahagia dalam pernikahan Anda.

mengobrol dengan pasangan, lalu jatuh tertidur

Berkomunikasi dengan pasangan sebelum tidur

4. Tidak kehilangan fokus dari kebutuhan primer satu sama lain

Jangan sampai Anda terus menerus stres hingga terjadi perpecahan perkawinan. Pasti sudah membaca tentang kebutuhan utama pria dengan rasa hormat dan kepuasan fisik, dan bahwa wanita memprioritaskan kebutuhan untuk cinta, ekspresi verbal, dan kepuasan emosional.

Cara lain untuk mencari tahu dan fokus pada pemenuhan kebutuhan utama pasangan Anda yaitu tanyakan kepada pasangan akan hal yang dibutuhkan.

5. Adanya kenyamanan satu sama lain

Pasangan Muslim yang bahagia akan berusaha untuk memiliki kenyamanan satu sama lain. Tersenyumlah pada pasangan Anda, utamanya saat suami pulang bekerja dan lelah mencari nafkah di luar rumah. Hal ini terlihat sederhana, namun menjadi obat terbaik agar pernikahan selalu bahagia.

6. Suami istri bisa menjadi mitra

Pernikahan mulai tak henti-hentinya menjadi ketidakbahagiaan terus ketika salah satu atau kedua pasangan melupakan fakta fundamental ini : pernikahan membuat dua orang menjadi mitra, bukan bagian dari satu sama lain yang harus dikendalikan dan dikuasai.

Jadilah orang luar biasa yang memotivasi, mendorong, dan selalu membantu pasangan Anda dalam menemukan dan menggunakan potensi dan sifat yang diberikan Tuhan untuk berkembang dan menjadi sumber sukacita dan belas kasih bagi dunia. Jangan hentikan pasangan Anda dari bersikap baik.

Meluangkan waktu untuk anak-anak dan pasangan juga sama pentingnya dengan bekerja.

Meluangkan waktu untuk anak-anak dan pasangan juga sama pentingnya dengan bekerja.

7. Meluangkan waktu satu sama lain

Tujuan menikah bukan hanya untuk bekerja keras sepanjang hari dan mendapatkan uang untuk keluarga  di rumah. Pasangan sebaiknya juga meluangkan waktu untuk anak dengan cara apapun. Hal ini tentu akan membuat jalinan hubungan anggota keluarga semakin erat, rumah juga terasa nyaman.

8. Suami istri harus bisa melawan ego

Tips rumah tangga harmonis menurut islam yang kedelapan berkaitan dengan tahun-tahun pernikahan Anda.

Tahun pertama pernikahan: salahkan semua konflik pada pasangan. Tahun ke-2 pernikahan: menyalahkan semua konflik pada pasangan. Tahun ke-3 pernikahan: menyalahkan pasangan karena ‘menyebabkan’ konflik dan menerima kesalahan nominal karena bereaksi tidak masuk akal. Tahun ke-4 pernikahan: pastikan pasangan mengambil setidaknya separuh kesalahan untuk konflik. Tahun pernikahan ke-5: setujui bahwa pasangan Anda benar selama ini dan ada sesuatu yang perlu Anda ubah tentang diri Anda

Jika Anda bertanya kepada setiap pasangan yang bahagia yang berhasil melewati lima tahun pertama, mereka akan memberi tahu Anda bahwa tidak ada musuh yang lebih besar untuk kebahagiaan pernikahan daripada ego.

suami tidak menghargai istri.

9. Suami istri merasakan stres masing-masing

Tips rumah tangga harmonis menurut islam yang selanjutnya adalah suami istri sebaiknya tetap tenang meski sedang mengalami stres. Stres yang ada bisa berasal dari adanya masalah di tempat kerja atau anak mengalami kesulitan dengan tugas sekolah. Bicarakan semua masalah dengan tenang dan kepala dingin agar bisa menemukan jalan keluar.

10. Tetap ingat Allah ketika terjadi konflik rumah tangga

Tidak ada pernikahan tanpa adanya konflik. Hanya saja cara mengelola konflik yang membedakan keharmonisan satu perkawinan dari yang lain. Dari semua cara untuk mengelola dan meminimalkan konflik perkawinan, cara yang paling tepat adalah tetap mengingat Allah.

Referensi : Productive Muslim

Baca juga : 

Sehatkah pernikahan Anda? Kenali tandanya menurut psikolog

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

theresia